Lipbalm

Fresh-Sugar-Petal-lip-balm-review-swatches

by O Ranges

.

Regis berani bersumpah karyawan wanita di hadapan Estelle melempar sorotan penuh arti yang menyebabkan bulu kuduknya berdiri.

.

Manik cokelat dan biru Regis yang tersembunyi oleh kacamata berbingkai merah tua menyapu deretan benda warna-warni yang terdapat di etalase toko dengan ketertarikan mendekati nol. Sesekali lelaki berambut hitam itu akan membenarkan letak kacamatanya. Ia tengah berdiri sabar menunggu Estelle yang sibuk membolak-balik tabung kecil mungil di tangan dengan ekspresi serius.

Regis mencondongkan tubuh, bahunya bersentuhan dengan bahu kekasihnya. “Elle, apa yang ada di tanganmu itu?”

Lipbalm,” jawab si gadis berambut pirang pucat, tanpa menoleh.

Sementara kerutan halus menghiasi dahi Regis. Ia ingat betul Estelle baru saja membeli benda keramat itu seminggu lalu–ia sendiri yang menemaninya belanja. Masa sudah habis?

“Bukannya kau baru saja membeli lipbalm?” tanya si lelaki berambut hitam, heran.

“Jangan konyol, Reg,” tukas Estelle, atensinya masih terpaku pada lipbalm di tangan. “Yang kubeli seminggu lalu itu lipgloss. Lipbalm ini untukmu.”

Satu momen hening terlewati. Regis berani bersumpah karyawan wanita di hadapan Estelle melempar sorotan penuh arti yang menyebabkan bulu kuduknya berdiri.

“… excuse me?

You’re excused,” sahut Estelle pendek. Ia mengacuhkan Regis dan berbicara pada si karyawan wanita yang tersenyum kemudian mengangguk, mengambil lipbalm dari tangan gadis bermata abu-abu itu dan berjalan menghampiri etalase lain. Estelle melenggang melewati Regis yang masih membeku di tempat, mengikuti si karyawan wanita.

“Elle,” tukas Regis kemudian, bergegas menghampiri kekasihnya, “aku tidak butuh lipbalm.

Estelle berbalik–nyaris saja Regis menabraknya–dan tiba-tiba saja lelaki itu merasakan usapan halus ibu jari Estelle pada bibirnya. Ia membelalak.

“Bibirmu kering,” kata si gadis berambut pirang pucat serius, tampak mengacuhkan kenyataan bahwa ia baru saja mengusap bibir kekasihnya di depan umum. “Kau harus merawatnya, tahu. Aku meminta produk Fresh tadi.

Fresh pro–” Lelaki itu menggeleng, dan mundur beberapa langkah–menjaga jarak dari jangkauan tangan Estelle. Wajahnya merah sekali. “Elle, aku tidak butuh lipbalm. Lagipula–”

“Kalau kau tak mau memakai ini, aku tidak akan menciummu lagi,” potong Estelle, menjulurkan lipbalm yang baru saja diambilkan oleh si karyawan wanita.

Regis tersedak. Dari sudut matanya ia melihat karyawan wanita yang melayani Estelle mencoba bertahan dengan senyum profesionalnya, namun Regis menangkap kilat geli yang terpantul di mata si karyawan. Ia  melempar pandang penuh ketidakpercayaan pada kekasihnya yang hanya membalas dengan tatapan datar.

Well, datar dan mengancam.

Lelaki berambut hitam itu menelan ludah. Setidaknya kini ia tahu mengapa Elliot, kakak Estelle, tidak pernah bisa berkata tidak pada gadis ini. Kekasihnya bagaikan air tenang menghanyutkan jika situasi memaksa. Ia lalu memandang benda kecil berwarna cokelat di tangan Estelle dengan keengganan yang jelas terlihat. Meringis kecut, Regis pun mengulurkan tangan dan mengambil lipbalm tersebut.

“… tidak adakah aroma lain selain jeruk?” protes Regis kala membuka tutupnya dan mencium aroma jeruk merebak dari lipbalm berwarna putih susu itu.

Si gadis bermata abu-abu menggeleng. “Tidak, tapi ada pilihan lain selain untinted,” kata Estelle. Ekspresinya inosen–dan oh dear Lord, apakah itu harapan? Regis tidak ingin tahu. “Kau mau?”

Regis langsung bungkam. Ia menghela napas panjang dan mendongak, seolah meminta ketabahan pada apa pun yang ada di atas sana. Membenarkan letak kacamatanya, ia pun berkata pasrah. “Either way, I really have no choice, hmm? No, thanks. I’ll pick this one.”

Bibir pink Estelle meliuk. Ada kilat kemenangan yang melintas di manik abu-abunya. Gadis itu lantas mengecup lembut pipi Regis.

“Great. Let’s pay for it then.”

Regis menggulirkan mata dan mengikuti Estelle berjalan menuju kasir.

“Honestly, Elle, the things that I’d do for you,gerutunya.

Estelle pura-pura tak mendengar.

.fin

Notes:

  1. Jika tertarik, lipbalm yang ada di cerita ini bisa dicek di sini.
  2. Manik cokelat dan biru – ini bukan typo. In case you are unaware or forgot, Regis memiliki kelainan heterochromia iridium – yang mana warna mata kanan dan kirinya berbeda.
Advertisements

6 thoughts on “Lipbalm

  1. Wah, aku tau ada kelainan mata kayak gitu. Tapi baru tahu istilahnya. Makasih lho udah berbagi ilmu 🙂

    Itu si Elle jujur banget jadi cewek. Tapi sifatnya yang kayak gitu yang bikin orang lain ga bisa nolak keinginan dia 😀
    Tapi emang laki-laki tuh sering gak peduli sama hal-hal kecil kayak gitu deh. Pake lotion biar kulit ga kering aja ga mau.

    Like

    1. ahayy, sama-sama 🙂 senang bisa berbagi ilmu ❤

      huhu, memang kadang Elle suka main blak-blakan kaya gitu sih x)
      dan yup yup, cowok tuh kadang ga peduli sama bibir kering dan kawan-kawannya, padahal apa salahnya sih dirawat :"

      thanks uda mampir dan komen yha ❤ ❤

      Liked by 1 person

  2. TITAAAAAN firstly first aku minta maaf kalo misal komenku bakal pendek dan apa banget heuu :” TAPI TAPI TAPI OMG ESTELLE IS BAAAACK x) OMG DAN REGIIIIS ARRGGHHH. tan, serius deh aku berhasil bayangin mereka berdua pake foto yang kamu share di blog kamuuu heuu. omg dan bayangin regis (yang yasalam udah minta dikarungin gitu) dengan kelainan matanya ADUH TITAAAN x) are you planning to make me squealing everytime i read about him heuuu :” aku sukaaa semuanya. karakternya, suasananya, dan dialognyaaaa x) aku suka sifatnya estelle btw. tipe tipe karakter perempuan yang strong gituuu hahaha (abaikan ini aku ngomong apa sih). titaan deuh aku doain kamu dapet ide terus buat nulis tentang mereka semuaaa huhuhuhu. keep writing titaaaan iluvu~~ ❤

    Like

    1. wah gapapa kafika, sependek apapun komen itu komen dan kubahagya membacanya x)
      thankies, kak ❤ ❤ regis is truly something, huh? pls join me in regis' fan club. hahah XD
      and estelle has to be strong bikos it is regis we are talking about heu '-') /slaps/

      aamiin. dan semoga titan bisa megang karakter mereka baik-baik ya ahay XD

      me love u too, kafika ❤ ❤

      Like

  3. HALO REGIS NICE TO MEET YOU AGAIN!!!
    BERSYUKURLAH KARENA PACARMU BELANJAIN LIPBALM BERAPA DOLLAR ITU AKU GAPAHAM SAMA ESTELLE BYE!

    NICE FIC ORENJI NICE FICCCCC!!!
    TERIMA KASIH TIDA ADA SHOCK TERAPI DI SINI :” DA FLUFF IS REAAAAAAAAAAAAAAAAAAAL!!! ❤ THANKIES A LOTSIE AND KEEP WRITING!!

    Like

    1. DEM KEPSLOK KAPANG PLS DON’T EVER STOP HAHAHA XD /slaps/

      estelle gapaham juga, tau-tau pengen aja tuh ngurusin regis sampai ke detail macem beliin lipbalm segala ._.

      ahay, thankies kapang ❤ i've got a lot of shock therapy stored, so just enjoy the ride for now bruh. and fluff is layf, it must be protected at all cost! ❤ ❤

      you're welcome btw ❤

      ps: REGIS SAYS HI

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s