Riddle: Alex Behind The Window

46ce40de001325e6471179cd6c36ad20

a Riddle by Keii

Alex Behind The Window

pic source : pinterest.

Cerita ini tentang Alex Summer, tapi Alex Summer yang ini, tidak akan pernah muncul di X-Men : Apocalypse.

.

.

Tidak semua orang percaya cerita hantu. Salah satunya aku. Bukan lantaran aku tidak pernah bertemu mereka, tapi, aku tidak sepenakut itu untuk menggigil semalaman pasca melihat sekelebat cahaya ganjil melintas di lorong kampus, atau kencing berdiri setelah dipertemukan dengan sosok office boy yang lupa membawa kakinya. Bagiku, masih banyak hal memalukan yang patut dicoba kala gentar, dan aku yakin, menjadi pengecut karena makhluk yang bahkan tak bisa kaubeli di Walmart, tentu bukan pilihan.

Jika ada sesuatu yang bisa mengubah cara pandangku, itu adalah saat di mana aku dan keluarga pindah ke rumah baru. Oh, tidak, tidak, jangan membayangkan rumah besar seperti yang sering kaulihat di film-film besutan James Wan. Bisnis ayahku memburuk dan itu memaksa kami untuk meninggali sebuah rumah dua lantai yang menurutku bisa ambruk kapan saja. Dindingnya ditumpuk asal dari tumpukan batu bata murahan yang dilapisi semen—aku bisa melihat gumpalan campuran semennya yang diaduk amatiran. Kalau aku bisa melihat dinding batanya dengan mata telanjang, maka sudah pasti tak ada banyak cat tembok tersisa untuk dilihat. Atapnya kurang layak untuk dilihat—bolong di sana-sini lantaran kayunya mulai habis dimakan rayap. Dan kalau kaumau membicarakan lantainya… ah, sudahlah.

Rumah baruku kuno, tapi tidak seram. Aku tidak percaya pada hantu dan keluargaku juga tak begitu peduli pada hal-hal mistis. Seharusnya semua baik-baik saja.

Namun, pada hari kedua setelah kami pindah rumah, berturut-turut secara bergantian tiap anggota keluargaku berjatuhan sakit. Keluhannya beragam, tapi hal ini terlalu kebetulan. Aku—dengan insting remajaku—mulai mencari tahu di internet soal fenomena ini. Sebagian besar berkata bahwa rumahku berhantu—atau dikutuk. Peggy—salah satu teman kampusku—bersedia mengantarku ke salah satu paranormal kenalannya, tapi pada akhirnya kami tidak pergi.

Maksudku, aku mau, tapi kakiku tidak mengizinkan. Aku baru saja jatuh dari tangga rumah tadi pagi, saat terburu-buru keluar kamarku dan menuruni tangga untuk menghampiri Peggy yang sudah menunggu di ruang tamu. Saat aku tersungkur di bawah tangga, di dalam pikiranku cuma, “Oh, akhirnya giliranku!”

Jadi, begitulah mulanya aku kenal Alex Summer.

Lho, kenapa tiba-tiba Alex Summer?

Sampai paragraf ini, kau pasti bingung. Sama, aku juga. Soalnya, Alex Summer datang begitu saja dalam hidupku—eh… tidak juga, sih, Alex bilang kami bertetangga. Pertama kali aku bertemu dengannya, ia tengah sibuk mengejar bola voli plastik yang melayang masuk ke kamarku lewat jendela. Alex menemukan bolanya, dan aku menemukannya.

Waktu itu, karena aku baru saja ditimpa musibah—kakiku digips dan badanku susah digerakkan—jadi kami cuma mengobrol lewat jendela kamarku dengan aku yang terbaring lemah di atas kasur. Setiap petang menjelang, wajah Alex akan muncul di sana, terbingkai jendela putihku, menanyaiku macam-macam dalam satu jam singkat, lalu buru-buru menyudahinya saat langit semakin gelap—selalu seperti itu polanya.

Aneh, sih, tapi aku tidak pernah menceritakan tentang Alex pada siapa pun. Ayah dan ibuku tidak memperbolehkan anak-anak gadisnya bergaul dengan pria sembarangan—meskipun aku tidak begitu yakin detail dari “sembarangan” yang mereka maksud—sedangkan adik-adikku, well, kami tidak pernah cukup peduli satu sama lain untuk bercerita tentang rahasia pribadi.

Meski demikian, saat gipsku dilepas dan aku sudah bisa berjalan pelan, aku minta ayahku menukar kamarku dengan salah satu yang berada di lantai satu, sambil berharap Alex Summer tidak tahu kamar baruku.

.

.

Fin.


Hallllloooooooooo!

Hehe, jadi aku ceritanya akan mengembangbiakkan Riddle lagi, nih. Ini warming up, jadi itung-itung latihan biar aku dapet ilham yang lebih banyak buat nge-riddle. Nah, kalau ada ide yang mau disumbangkan, silakan komentar aja di boks yang udah disediakan di bawah ya, aku pasti baca (dan membalas, tapi biasanya kalo soal reply aku suka borongan di waktu senggang, hehe). Untuk selanjutnya, kalau ada riddle yang jawabannya rumit, aku akan menggunakan pastebin (as usual). Terus, terus, kalau ada yang masih penasaran sebenernya bapkyr masih aktif apa gak, jawabannya, aktif! cuma untuk beberapa alasan, aku lebih suka posting as Keii, sih. Hehehehehehe. Tapi kualitasnya sama, kok, hehehehehehehehe.

Ya udah, sebentar lagi ada event, tolong siapa pun yang baca karyaku dalam event WS kali ini jangan muntah. Sekian.

Cheers,

nyun.

Advertisements

25 thoughts on “Riddle: Alex Behind The Window

  1. Alex itu hantu ya? Soalnya tokoh utamanya ini tidur di lantai dua sedang mereka bercakap2 lewat jendela nah jd mungkin dia melayang(?)

    Cmn itu aja sih kak yg kepikiran ehehe. Ditunggu jawabannya: 3

    Like

    1. Betul. kurang lebih bagitu.
      aku lengkapin yah, si “aku” sudah menjelaskan kalau kamarnya di lantai dua melalui kalimat “…Aku baru saja jatuh dari tangga rumah tadi pagi, saat terburu-buru keluar kamarku dan menuruni tangga untuk menghampiri Peggy yang sudah menunggu di ruang tamu…” tersirat di situ. Karena sudah jelas kalau kamar si “aku” di lantai dua, maka aneh kalau Alex bisa muncul di jendela apalagi ngobrol lama-lama. Berarti kesimpulannya si Alex itu makhluk gaib, setan, hantu, atau apa pun yang jelas bukan manusia atau individu nyata.

      Liked by 1 person

    1. Betul. kurang lebih bagitu.
      aku lengkapin yah, si “aku” sudah menjelaskan kalau kamarnya di lantai dua melalui kalimat “…Aku baru saja jatuh dari tangga rumah tadi pagi, saat terburu-buru keluar kamarku dan menuruni tangga untuk menghampiri Peggy yang sudah menunggu di ruang tamu…” tersirat di situ. Karena sudah jelas kalau kamar si “aku” di lantai dua, maka aneh kalau Alex bisa muncul di jendela apalagi ngobrol lama-lama. Berarti kesimpulannya si Alex itu makhluk gaib, setan, hantu, atau apa pun yang jelas bukan manusia atau individu nyata.

      Like

  2. Akhirnya sekarang dia percaya kalo hantu itu ada xD ya ampun, gak bisa bayangin kalo terus-terusan ada Alex mampir ke jendela kamar yang ada di lantai 2, sayangnya saya gak seberani dia yang berani lihat office boy lupa bawa kakinya 😄 eh, bener ‘kan Alex itu hantu? Bisa aja, sih kalau dia setiap hari manjat ke jendela kamar, ya tapi…. masa aja._.

    Like

    1. Betul. kurang lebih bagitu.
      aku lengkapin yah, si “aku” sudah menjelaskan kalau kamarnya di lantai dua melalui kalimat “…Aku baru saja jatuh dari tangga rumah tadi pagi, saat terburu-buru keluar kamarku dan menuruni tangga untuk menghampiri Peggy yang sudah menunggu di ruang tamu…” tersirat di situ. Karena sudah jelas kalau kamar si “aku” di lantai dua, maka aneh kalau Alex bisa muncul di jendela apalagi ngobrol lama-lama. Berarti kesimpulannya si Alex itu makhluk gaib, setan, hantu, atau apa pun yang jelas bukan manusia atau individu nyata.

      Liked by 1 person

  3. Apa cuma diri ini yang mikir si Alex Summer ini hanya seorang dokter gila yang kebetulin nanganin kakinya si pemeran utama? Kok di otakku dia itu dokter yang terobsesi sama gips gitu ya. Atau nggak dia kan tetanggaan tu, siapa tau si Alex Summer ini sama-sama penghuni lantai 2 kaya si pemeran utama, jadi buat ngobrol dia tinggal bikin jembatan kecil untuk nyebrang bolak-balik kamar dia-kamar cewe. Bisa jadi sih. Soalnya kan ya masa dia main bola voli dari tanah bisa sampe masuk ke kamar di lantai dua, pas masuk jendela lagi. Siapa tahu dia main voli sendiri di kamarnya yang mungkin di lantai dua juga. Aku meracau.

    Ditunggu yaa jawabannya kak nyun~
    Zyan

    Like

    1. Hae Zyaaan lama tak jumpaaa
      Jawabannya betul. kurang lebih bagitu.
      aku lengkapin yah, si “aku” sudah menjelaskan kalau kamarnya di lantai dua melalui kalimat “…Aku baru saja jatuh dari tangga rumah tadi pagi, saat terburu-buru keluar kamarku dan menuruni tangga untuk menghampiri Peggy yang sudah menunggu di ruang tamu…” tersirat di situ. Karena sudah jelas kalau kamar si “aku” di lantai dua, maka aneh kalau Alex bisa muncul di jendela apalagi ngobrol lama-lama. Berarti kesimpulannya si Alex itu makhluk gaib, setan, hantu, atau apa pun yang jelas bukan manusia atau individu nyata.

      Like

    1. Betul. kurang lebih bagitu.
      aku lengkapin yah, si “aku” sudah menjelaskan kalau kamarnya di lantai dua melalui kalimat “…Aku baru saja jatuh dari tangga rumah tadi pagi, saat terburu-buru keluar kamarku dan menuruni tangga untuk menghampiri Peggy yang sudah menunggu di ruang tamu…” tersirat di situ. Karena sudah jelas kalau kamar si “aku” di lantai dua, maka aneh kalau Alex bisa muncul di jendela apalagi ngobrol lama-lama. Berarti kesimpulannya si Alex itu makhluk gaib, setan, hantu, atau apa pun yang jelas bukan manusia atau individu nyata.

      Liked by 1 person

  4. Menurut daku, Alex beneran hantu dari kalimat ini ‘Jika ada sesuatu yang bisa mengubah cara pandangku’

    soalnya waktu baca kalimat ini ‘wajah Alex akan muncul di sana, terbingkai jendela putihku’, zy cuma bisa mikirin jendela kamar yang menghadap ke depan rumah, apalagi sama bagian waktu si alex main bola dan gol ke jendela kamar si ‘aku’. Gimana caranya si alex bisa mejeng di belakang jendela si ‘aku’?

    nah, sepertinya daku mulai meracau. ditunggu jawabannya kak ❤

    Like

    1. Hai haiiii
      jawabannya betul. kurang lebih bagitu.
      aku lengkapin yah, si “aku” sudah menjelaskan kalau kamarnya di lantai dua melalui kalimat “…Aku baru saja jatuh dari tangga rumah tadi pagi, saat terburu-buru keluar kamarku dan menuruni tangga untuk menghampiri Peggy yang sudah menunggu di ruang tamu…” tersirat di situ. Karena sudah jelas kalau kamar si “aku” di lantai dua, maka aneh kalau Alex bisa muncul di jendela apalagi ngobrol lama-lama. Berarti kesimpulannya si Alex itu makhluk gaib, setan, hantu, atau apa pun yang jelas bukan manusia atau individu nyata.

      Liked by 1 person

  5. Nyuuuun!! Ini berapa kali pun aku baca kayaknya kesimpulan aku cuman satu deh: Alex Summer ini hantu. Hahahaha. Abisan yha penasaran sama kalimat: mengejar bola voli yang jatuh ke lantai kamar. Buset doi ngejar sambil “terbang” mungkin????? Terus di paragraf awal juga si Aku bilang ga takut/ga suka cerita hantu, dan next dia bilang tapi ada yang bikin dia ngubah cara pandang. Okey. Dan kata-kata Alex muncul pas petang tiba, tapi pas udah malem selesai ngobrolnya. Oke sip kalo kata aku, si Alex hantu pokoke (lah maksa). Either dia hantu kamar si Aku atau hantu tetiba nyangsang kenal si Aku gegara “ngejar” bola wkwkwk.

    Yosh semoga bener tebakannya wakaka. Keep writing nyun!!

    Like

    1. PIKAAAAA
      jawabannya sudah betul hahahahaha
      aku lengkapin yah, si “aku” sudah menjelaskan kalau kamarnya di lantai dua melalui kalimat “…Aku baru saja jatuh dari tangga rumah tadi pagi, saat terburu-buru keluar kamarku dan menuruni tangga untuk menghampiri Peggy yang sudah menunggu di ruang tamu…” tersirat di situ. Karena sudah jelas kalau kamar si “aku” di lantai dua, maka aneh kalau Alex bisa muncul di jendela apalagi ngobrol lama-lama. Berarti kesimpulannya si Alex itu makhluk gaib, setan, hantu, atau apa pun yang jelas bukan manusia atau individu nyata.

      Like

  6. bentar, ini kan si aku kamarnya di lantai dua. kalo bola voli bisa masuk ke sana lewat jendela sih gapapa, but kalimat ‘alex menemukan bolanya’ tanpa masuk lagi ke rumah??? apa dia manjat? atau … mengambang di udara? jadi kupikir si alex ini semacam makhluk jejadian???
    ditunggu jawabannya nyun ini aku bela-belain nggak lirik ke jawaban tepat di atasku hahaha (gataunya salah kan jawabanku) (akan dilihat setelah ini)

    Like

    1. Hai Kak ECIIIII
      jawaban kakak betul. kurang lebih bagitu.
      aku lengkapin yah, si “aku” sudah menjelaskan kalau kamarnya di lantai dua melalui kalimat “…Aku baru saja jatuh dari tangga rumah tadi pagi, saat terburu-buru keluar kamarku dan menuruni tangga untuk menghampiri Peggy yang sudah menunggu di ruang tamu…” tersirat di situ. Karena sudah jelas kalau kamar si “aku” di lantai dua, maka aneh kalau Alex bisa muncul di jendela apalagi ngobrol lama-lama. Berarti kesimpulannya si Alex itu makhluk gaib, setan, hantu, atau apa pun yang jelas bukan manusia atau individu nyata.

      Like

  7. Tapi tapi, kak, nama Alex Summer is too good to be hantu ;;; (trus pengennya apa? kuntilanak?!)
    Alex Summer, hantu rumah sebelah yg seneng main voli. Geli juga bayangin hantu main voli sambil melayang2. Btw, Alex bukan penyebab keluarga pindahan ini kena musibah melulu, kan? Cuz Alex Summer is too good to be kerusuhan maker (halah) X,D

    Like

    1. HAHAHAHA sumpah ini kamu salah fokus ke nama, (tapi aku juga suka namanya hahahaha)
      anyway jawabannya aku lengkapin yah, si “aku” sudah menjelaskan kalau kamarnya di lantai dua melalui kalimat “…Aku baru saja jatuh dari tangga rumah tadi pagi, saat terburu-buru keluar kamarku dan menuruni tangga untuk menghampiri Peggy yang sudah menunggu di ruang tamu…” tersirat di situ. Karena sudah jelas kalau kamar si “aku” di lantai dua, maka aneh kalau Alex bisa muncul di jendela apalagi ngobrol lama-lama. Berarti kesimpulannya si Alex itu makhluk gaib, setan, hantu, atau apa pun yang jelas bukan manusia atau individu nyata.

      Liked by 1 person

  8. Kalau baca riddle terutama punya kaknyun, nabil harus perhatiin per katanya bener-bener fokus. Sebelum baca ini aja nabil jauh jauh dari tv hehe.

    Yang nabil pikirin, si Alex kok bisa ke kamar si Aku? Masuknya gimana? Naiknya gimana? Masa main nerobos aja ga sopan amat. Bukan tipe tetangga yang bakal ditaksir pasti. Pertamanya nabil pikir dia manjat pohon, tapi kok bolanya ga nyangkut di pohon? Daaan begitulah nabil gatau harus jawab apa. Pokonya mah si Alex ga mungkin orang biasa. Udah, gitu aja. Jawaban ga mutu emang.

    Like

  9. Woaahh baca komen di atas ternyata bener tebakanku wkwkwk xD
    Sempet baca ulang buat mastiin sih,tapi aku ga teliti soal yang jatuh dari tangga itu hahaha xD
    Aku sadar kalo ada yang nganu pas si “aku” minta pindah kamar ke lantai satu hohoho
    Aku suka cara kakak nyampeinnya ♡ ringan tapi bikin merinding wkwkwk
    Keep nulis kak nyun ^^

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s