[Special Event: The Inauguration] Every Little Thing

tumblr_static_onpic12

Author: seara_park

Published: Dec 25, 2012

All the birds in the sky, all the fish in the sea, will never explain what you mean to me.

(*)

“Malam ini… aku tidak bisa pergi denganmu. Maaf.”

Satu helaan nafas terdengar dari arah seorang yeoja dengan rambut bergelombangnya. Matanya mencoba untuk memandang ke arah lain, yang bukan tertuju pada seorang namja di depannya.

Sebuah senyum hangat ia coba tunjukkan, walaupun sebersit rasa kecewa mencoreng perasaannya. Tangannya bergerak, mengelus bahu namja itu halus, seperti sentuhan yang biasa ia berikan padanya.

“Tugas lagi?” tanyanya pelan, tidak lupa dengan senyuman. Yap. Yeoja itu hanya tidak ingin namja di depannya menjadi lebih merasa bersalah atas tuntutan pangkat yang dimilikinya di sekolah itu.

Namja itu mengangguk. Terpampang jelas ekspresi tidak rela di wajahnya. Sentuhan yeoja itu masih terasa di bahunya, walaupun kini tangannya sudah sibuk pergi entah kemana. Lagi-lagi namja itu harus membiarkan kekasihnya sendiri pulang diantar orang lain.

Tanpa komando, tangan namja itu menghentikan tangan sang yeoja, dan menggenggam jemarinya yang lentik. Tatapannya tertuju langsung pada sepasang pupil kecoklatan gelap yang diselimuti keheranan itu.

“Kau… tidak marah padaku, kan?”

Yeoja itu lagi-lagi tersenyum. “Tidak apa, Jinki-ya. Kerjakanlah tugasmu itu yang benar,” sahut yeoja itu pelan.  “Baiklah, aku pulang dulu, kau pergilah ke ruang klub-mu itu, yang lain pasti sudah menunggumu.”

Namja berambut coklat yang dipanggil Jinki itu menghela nafasnya. “Hn. Hati-hatilah, Chaerin-ah.”

Satu anggukan singkat menjadi sebuah jawaban bisu bagi seorang Lee Jinki, sebelum yeoja berambut agak keriting itu berbalik dan melangkah menjauhi dirinya. Kakinya belum juga membawanya pergi dari tempat itu.

Sedetik kemudian, sesuatu melintas pada pikirannya, yang membuat kedua kakinya itu bergerak mendekati sosok yang tengah berjalan menjauh dari tempatnya berdiri.

“Chaerin-ah!” panggilnya dari kejauhan.

Yeoja itu menoleh. “Ne?”

“Obatmu. Ingat, itu antibiotik. Harus kau habiskan,” ujarnya singkat, sebelum berbalik dan berjalan memasuki gedung sekolah berdominasi warna putih. Terkadang, namja itu memang ingin sekali melepas jabatan yang diberikan padanya secara sepihak oleh kepala sekolah. Namun mengingat siapa orang tuanya, dan dedikasinya terhadap sekolah itu, sepertinya yah, memang tidak mungkin.

***

Alunan musik memenuhi seluruh sudut ruangan berdominasi warna biru pastel. Karpet merah berbentuk lingkaran menutupi lantai berubin di sekitar tempat tidur berukuran single yang ditutupi sprei bergambar tokoh Bubble dari geng Powerpuff Girls.

Sebuah meja berwarna hitam polos, menyender pada dinding, yang diatasnya terdapat CD player yang memainkan lagunya. Sementara itu, sepasang bola mata coklat gelap tengah memandang serius pada layar laptop di depannya.

Jari telunjuknya berkali-kali menekan tombol ‘backspace’ lalu mulai mengetik kalimat-kalimat berikutnya. Tidak jarang jika dia kembali menekan tombol yang gunanya untuk menghapus itu lagi.

Sebuah helaan nafas panjang keluar. “Ayolah, tinggal sedikit lagi,” katanya sambil menenggelamkan wajahnya ke dalam lipatan tangan. “Ide… datanglah.”

Rupanya, tugas essay pemberian guru bahasa inggrisnya mampu membuatnya mengisi malam itu dengan terjaga di depan layar laptop.

Jam weker yang terdapat di atas meja kecil di samping tempat tidurnya itu sudah menunjukkan pukul sebelas lewat lima belas. Suara jangkrik yang terdengar makin keras, seiring dengan satu-persatu lampu yang dimatikan di areal komplek perumahan tersebut.

Yeoja itu kini mengganti posisinya menjadi berbaring. Matanya memandang langit-langit kamar yang berwarna putih, dengan tempelan-tempelan berbentuk bintang yang dapat menyala dalam gelap.

Lucu. Itu adalah pemberian Jinki saat hubungan mereka mencapai lima bulan dahulu. Daripada memberikan kalung, gelang, atau sebagainya, hiasan-hiasan itulah yang diberikan padanya.

“Agar kau selalu melihatnya setiap ingin tidur,” ujar Jinki waktu itu.

Chaerin menutup kedua matanya, ingin mengistirahatkan pandangannya itu sejenak. Namun, sedetik kemudian, ia rasakan telepon genggam di sampingnya bergetar.

“Siapa malam-malam begini…”

Sender: Jinki-oppa

Film kartun favoritmu, Tom and Jerry the Movie. Channel 12.

Satu alis Chaerin terangkat. Sebuah senyum hangat terukir di wajahnya. Perlahan, jemarinya bergerak untuk menekan tombol ‘reply’ dan dengan segera mengetik pesan balasan untuk Jinki.

Alunan lagu yang mengalir dari CD playernya, seakan cocok untuk menjadi back sound baginya saat itu. Tidak terlalu lama yeoja itu mengetik. Pesan balasannya hanya berisi ucapan terima kasih dan sebuah pertanyaan singkat yang menanyakan tentang tugas miliknya.

Yeoja itu menekan tombol ‘send’ dan menaruh telepon genggamnya di samping laptopnya yang tengah memperlihatkan slide-slide foto sebagai screensaver. Sementara itu, ia mengangkat tubuhnya untuk berjalan mengambil remote TV.

Layar TV menyala, dan tanpa membuang waktu, jari telunjuk yeoja itu segera menekan tombol angka satu dan dua secara berbarengan. Gambar bergerak itu berganti, menampilkan tokoh Tom yang sedang menggenggam Jerry, sementara tubuhnya tergantung di dahan pohon.

Sebersit senyum mewarnai wajahnya. Tingkahnya dapat berubah seratus delapan puluh derajat, ketika sedang menonton film kartun, apalagi kartun yang satu ini.

Scene pada layar berganti lagi. Sebuah getaran kecil menggelitik kaki yeoja itu. Dilihatnya layar telepon genggamnya menunjukkan ada sebuah pesan masuk. Segeralah ia menekan tombol ‘show.’

Sender: Jinki-oppa

Ya. Jangan tidur malam. Tugas biasa, tidak terlalu penting.

“Hhh… dasar irit kata-kata.”

Lagi-lagi sebuah perasaan sedikit kecewa mencoreng perasaannya. Entah kenapa, setelah hampir setahun mereka menjalin hubungan, sifat Jinki yang tidak terlalu peka belum terasa cocok baginya.

Yeoja itu lantas menaruh telepon genggamnya di meja kecil di samping tempat tidur, dan mematikan laptopnya. Setelah itu, ia menarik selimut dan mematikan lampu utama. Dalam keadaan TV masih menyala, matanya mulai terpejam.

***

So hold, on another day

‘Cause love is on its way

You’ll find it’s gonna be okay

‘Cause love is on its way

(**)

***

Suara decitan sepatu converse dapat terdengar di lorong-lorong sekolah berubin putih mengkilat. Seorang yeoja  yang tengah berjalan terburu-buru bahkan semakin mempercepat langkahnya menuju suatu ruangan yang terletak di ujung lorong.

Dari kejauhan, dapat dilihatnya seorang namja berperawakan tinggi tegap, yang ia ketahui sebagai ketua kelasnya, Choi Minho. Sebuah helaan nafas keluar dari bibirnya. Dengan Minho dan beberapa murid namja yang berada di luar kelas, menandakan songsaengnim jam pertama mereka belum hadir di kelas.

Chaerin sedikit memperlambat langkahnya. Ia melewati toilet perempuan, dan hanya tinggal satu ruangan lagi ia lewati untuk bisa mencapai kelasnya.

Ruangan kelas 2-A terletak di ujung koridor lantai tiga. Agak menyeramkan memang, lantaran kalau hari gelap lampu yang terletak di koridor itu selalu mati. Ditambah dengan ruang kurikulum di depannya yang terkenal angker.

Chaerin melangkahkan kakinya memasuki kelas. Beberapa dari mereka yang sudah datang, berkumpul menjadi beberapa grup. Ada yang tengah bermain panco, mengerjakan PR, bahkan ada juga yang mencuri waktu untuk sekedar tidur sebentar.

Papan absen hari itu bertuliskan tanggal 24 September. Di daftar siswa yang tidak hadir, namanya tertulis karena terlambat. Yeoja itu segera mengambil penghapus dan menghapus namanya. Tersisa dua orang temannya yang belum hadir.

Kakinya menuntunnya untuk berjalan ke meja di baris ketiga, dimana ia duduk. Ia segera menaruh tasnya dan duduk di samping yeoja berkuncir dua yang tengah tertidur. ‘Tuh kan, pasti Miyoung begadang lagi semalam. Dasar Minho. Yang benar saja, kenapa  minta ditemani nonton bola dengan seorang yeoja?’ batin Chaerin sambil menggelengkan kepalanya.

“Chaerin-ah…! Ayam mencarimu!”

Yeoja itu menghela nafas, sebelum mengangkat tubuhnya dan berjalan menuju pintu kelas. Disana, ia mendapati seorang Lee Jinki tengah menunggunya dengan bersandar pada pintu.

Ia melihat jelas lingkaran hitam pada kedua mata berpupil hitam itu, dan ekspresi kelelahan terpampang jelas disana. Pandangan Chaerin melembut dengan hanya melihat wajah kekasihnya itu, serasa perasaan tadi malam hilang begitu saja.

“Telat? Tidur pukul berapa?” tanya Jinki, dengan ekspresi datar.

Chaerin mengangkat alisnya. “Tidak tahu. Aku tidak melihat jam. Kau?”

“Jam tiga,” jawab Jinki, yang langsung membuat yeoja itu membulatkan matanya. “Sudah sarapan?”

Yeoja berambut gelombang yang ditanya itu inginnya menjawab sudah, karena tidak ingin membuat Jinki cemas lantaran penyakit maag yang sering mengganggu dirinya. Namun, rasa lapar langsung menyergap ketika disadarinya, ia belum makan nasi sejak kemarin siang.

Chaerin akhirnya menggeleng pelan. Jinki menghela nafas.

“Sudah kuduga,” katanya. “Ini, kubelikan roti untukmu. Makanlah.”

Ia menatap sebuah roti yang disodorkan Jinki padanya. Padahal, jarang bagi namja itu untuk repot-repot datang ke kelas hanya untuk bertanya pukul berapa tidur, sarapan, apalagi membawakan sebuah roti untuknya.

Ditambah lagi, itu adalah roti kesukaannya. Roti coklat keju, dengan taburan keju setengah matang di atasnya.

“Kau sudah sarapan?” tanya Chaerin balik.

Jinki mengangguk. “Makanlah. Aku tidak mau maag-mu kambuh lagi.”

***

“Chaerin-ah! Chaerin-ah!”

Langkah kecil-kecil yang dibuat oleh seorang yeoja terpaksa berhenti, ketika didengarnya suara seorang namja memanggilnya. Ia yang tengah melewati sebuah kelas kosong membalikkan tubuhnya.

Alisnya mengangkat satu ketika dilihatnya Kim Jonghyun, anggota satu klub dengan Jinki tengah berlari-lari ke arahnya dengan nafas yang tersengal-sengal dan ekspresi cemas terpampang di wajahnya.

Namja berambut jabrik itu berhenti tepat satu langkah di depan Chaerin, dan lantas bertumpu pada lututnya. Sementara itu, sembari mengatur nafas, mengambil lebih banyak oksigen ke dalam paru-parunya.

“Ada apa, Jonghyun-ah?” tanya Chaerin heran.

Perlahan-lahan, Jonghyun mengangkat tubuhnya. Bulir keringat yang merembes terlihat jelas pada kaus putih yang ia kenakan di bagian sekitar lehernya. Latihan basket sore itu dan di hawa yang panas mungkin yang menyebabkannya, tentu saja ditambah dengan berlarian sepanjang lorong.

“Itu… itu…” Jonghyun menunjuk-nunjuk ke arah lapangan basket yang dapat terlihat jelas dari lantai dua bangunan sekolah tersebut.

Chaerin mengangkat alisnya. “Hah? Memang ada apa dengan lapangan basketnya?” tanyanya heran. Sesungguhnya, ia benar-benar tidak mengerti dengan apa yang dimaksud Jonghyun saat itu.

Namja berambut jabrik itu menggelengkan kepalanya gemas. “Bukan lapangan basketnya! Tapi tentang Ayam!” teriaknya frustasi.

Air muka yeoja itu berubah, ketika didengarnya kata ‘Ayam’ ditambah ekspresi wajah Jonghyun yang menunjukkan kecemasan. Ia berjalan mendekat dan meremas kaus Jonghyun, meminta penjelasan lebih. Mau bagaimanapun, siswa yang mendapat panggilan ‘Ayam’ di sekolah itu hanya ada seorang saja.

“Yaa… Jonghyun-ah katakan yang benar! Kenapa dengan Jinki?!” tanyanya tidak sabar.

Jonghyun menghela nafas panjang, dan setelah itu ia menarik lagi nafasnya dalam-dalam. “Asma. Asmanya Ayam kambuh. Cepat kau temui dia sekarang, dan antarkan pulang,” katanya berusaha tenang.

Sepasang mata coklat Chaerin membulat. Ia meremas kaus Jonghyun lebih kuat. “Lalu? Apa Jinki membawa inhalernya saat ini?”

Namja berambut jabrik itu mengangguk. “Iya. Sekarang cepat kau ke bawah.”

***

Namja berambut coklat gelap kehitaman itu tengah menyender pada tiang keranjang basket, sementara beberapa orang dari teman satu tim-nya duduk mengelilingi. Berkali-kali ia mendekatkan inhaler tersebut ke mulutnya, dan bernafas lagi.

Kakinya diluruskan ke depan, sementara handuk putih melingkar di sekitar lehernya. Satu tangannya yang bebas sedari tadi tengah mencengkram kaus birunya yang setengah basah karena keringat.

Suara derap kaki yang berasal dari seseorang yang berlari mengisi indera pendengarannya. Ia mengangkat wajahnya yang sedari tadi mengarah ke lantai lapangan. Dahinya mengernyit ketika dilihatnya seseorang yang tengah berlari.

“Chaerin-ah?” gumamnya pada dirinya sendiri.

Senyuman tipis yang tulus terbentuk pada wajah seorang namja berambut gelap, yang merupakan anggota satu tim dengan Jinki. Ia menepuk bahu kiri Jinki, sebelum mengangkat tubuhnya untuk segera beranjak.

“Ayo semuanya. Tuan putri yang akan menjaga pangeran sekarang,” candanya.

Namja yang tengah menyender tersebut memutar bola matanya. “Kau ini terlalu puitis, Minho-ya,” komentarnya.

Sedikit demi sedikit dari anggota satu timnya mengangkat tubuh mereka dan bersiap untuk beranjak, meninggalkan teman satu tim mereka yang sepertinya mengalami perubahan ekspresi pada wajahnya.

Chaerin menghela nafasnya dalam-dalam, ketika dilihatnya Jinki sudah bernafas seperti biasa, dan tengah duduk menyambut kehadirannya. Ia duduk di samping figur namja tersebut dan wajahnya meminta penjelasan.

Jinki menyeringai atas kelakuan kekasihnya itu. Ia yang mengerti dengan ekspresi yang diberikan, berusaha untuk mengubah posisi duduknya.

“Mungkin aku terlalu lelah,” ujar Lee Jinki membuka pembicaraan. Terasa aneh memang, dengan ekspresi cemas yang masih menempel di wajah Chaerin.

Yeoja itu memutar bola matanya. “Kenapa kau masih latihan? Memang Park songsaengnim tidak mengizinkanmu untuk tidak latihan? Ya tuhan, biasanya kan kau selalu lupa membawa inhalermu,” cerocos Chaerin tanpa berhenti.

“Sudahlah. Kau kenapa belum pulang?” tanya Jinki sambil mengacak-acak rambut kekasihnya.

Chaerin mengangkat bahunya. “Tidak tahu. Sepertinya sesuatu menahanku untuk pulang lebih lama.”

Yeoja itu mungkin tidak dapat mempercayai penglihatannya, karena sedetik kemudian ia bersumpah melihat kekasihnya itu tersenyum. Tulus. Sudah lama sekali sejak pengakuan cinta Jinki padanya, baru sekarang ia lihat Jinki tersenyum lagi.

“Mungkin kau ditakdirkan untuk pulang bersama denganku,” ujar namja itu, sambil berdiri dan menawarkan tangannya untuk Chaerin. “Mau ke taman?”

Chaerin tersenyum dan menerima tangan Jinki. “Baiklah, kalau kau masih kuat berjalan.”

“Apapun untukmu.”

***

If raindrops were kisses, I could send you showers

If hugs were seas, I’ll send you oceans

And if love was a person, I’ll send you me

(***)

Sender: Jinki-oppa

Selamat ulang tahun, Jagiya. Maaf aku tidak bisa datang ke acaramu. Pembina memaksa kami untuk rapat sampai malam.

Yeoja itu membaca teks pesan yang dikirimkan padanya berkali-kali. Ini adalah kali pertama baginya untuk merayakan ulang tahunnya bersama Jinki, namun lagi-lagi urusan Jinki menahan semua keinginannya itu.

Chaerin menarik nafas dalam-dalam demi mencegah bulir air mata yang sudah menggenang di sudut-sudut matanya. Saat itu dirinya tengah berada di dapur, ketika ia rasakan telepon genggamnya bergetar.

Sesungguhnya ia sudah dapat merasakan cikal bakal ketidakhadiran Jinki pada malam ulang tahunnya tersebut. Tiga perempat acara sudah berjalan, dan sosok kekasihnya belum juga muncul. Beberapa teman dari sekolahnya pun satu-persatu sudah pamit.

Hanya tinggal beberapa teman dekatnya yang masih berada di rumahnya kala itu. Miyoung, Minho, Taemin, Luna, dan Sulli. Sepertinya, Minho dan Taemin juga sedang bersiap-siap untuk pulang.

Yeoja berambut pirang yang sadar kalau sahabatnya tiba-tiba menghilang, segera menemukannya di dapur. Saat itu, Chaerin masih terpaku pada tulisan teks di telepon genggamnya, membuat Luna memutuskan untuk mencuri baca.

Matanya membelalak, dan segera ia sadari kalau ia sudah tidak dapat menahan air matanya lagi.

“Kau kuat, kau kuat. Ingat, Jinki itu namja yang akan selalu membahagiakanmu,” ujar Luna pelan, mencoba untuk menenangkan hati sahabatnya yang tengah terisak itu.

Yeoja itu menempelkan matanya yang berair ke blus ungu yang dikenakan oleh sahabatnya. “Tak bisakah aku di utamakan, Luna? Aku hanya ingin dia hadir, tidak lebih,” ujarnya.

Luna mengusap-usap punggung sahabatnya dengan bentuk lingkaran yang besar-besar. “Sudahlah, kau tidak perlu menangis. Sekarang ayo keluar, kami akan mempersembahkan hadiah terbaik untukmu. Khusus,” ujar Luna bercanda sambil menyeka air mata Chaerin dengan ibu jarinya.

Yeoja itu melepaskan pelukannya dengan Luna, lalu tersenyum. “Gamsahamnida. Kalian memang teman-temanku yang terbaik,” katanya.

Ting Tong!

Chaerin menoleh kearah pintu dimana belnya berbunyi. “Biar kubukakan dulu. Kau duluan saja,” ujarnya pada Luna.

Luna menganggukkan kepalanya, dan berjalan duluan menuju ruang tengah tempat dimana diadakannya pesta tadi. Sementara itu, Chaerin melangkahkan kakinya menuju pintu depan.

Keinginan pertama dalam dirinya adalah Jinki-nya yang tiba-tiba datang kala itu. Namun, semua permintaannya sirna ketika dilihatnya seorang namja berbaju biru muda keseluruhan dan memakai topi dengan warna yang sama.

“Hm… Shin Chaerin-ssi?” tanya lelaki yang memiliki tulisan Park Jungsoo yang dijahit pada kain di bagian dada kanannya.

“I-iya, benar saya sendiri.”

Namja itu tersenyum, seraya mengeluarkan sesuatu bermahkota merah dari balik punggungnya. Chaerin me

nyipitkan matanya untuk melihat benda itu lebih jelas. Hatinya terasa jumpalitan ketika dilihatnya setangkai bunga mawar yang tergenggam di dalam tangan namja tersebut.

Namja itu juga mengeluarkan sebuah kertas putih kecil dari dalam saku bajunya. Dengan satu tangan ia memegangnya, sementara tangan yang lain memegang bunganya. Ia berdeham.

“Sekitar sejam yang lalu, namja ini bertanya padaku, ‘Pak, anda tahu bunga mana yang cocok mengekspresikan perasaan cinta seseorang?’…”

Chaerin terpaku disana, tidak mengerti dengan apa maksud dari namja yang seolah sedang menceritakan dongeng padanya dengan suara merdu. Ia hanya berdiri disana, berpegangan pada pintu dan mendengarkan cerita yang tengah diutarakan.

“…lalu aku menjawab. ‘Mawar merah adalah bunga yang pas, Tuan. Mengirimkan banyak, artinya kau serakah. Namun, mengirimkan satu tangkai artinya kau romantis dan benar-benar mencintainya.’ Lalu, namja ini terdiam…”

“Pak, maksud anda―” Chaerin hendak bicara namun terpotong.

“…’kirimkan satu tangkai padanya. Dan sampaikan ini.’ Lalu, namja ini memberikan secarik kertas ini pada saya,” ujar si pengantar bunga itu sembari menunjukkan secarik kertas putih yang sedari tadi digenggamnya.

Selamat ulang tahun. Semoga kau menyukai bunganya. –Lee Jinki

***

Waktu sudah menunjukkan hampir mencapai tengah malam, namun Chaerin memilih untuk duduk di balkon kamarnya memandang ke seberang jalan, dimana cahaya kunang-kunang terlihat di dekat semak-semak. Kaus bergambar abstrak yang dipakainya tidak mampu menahan dinginnya malam.

Angin yang bertiup tiba-tiba sukses membuatnya bergidik. Perhatiannya agak teralih ketika dilihatnya mobil yang ia kenal berhenti di seberang jalan.

Chaerin memicingkan matanya saat sosok yang keluar dari mobil tersebut berdiri dan menatap kearah balkon kamarnya. Tapi, sedikit aksen di kepala sosok itu membuatnya berbisik.

“Jinki-ya?”

***

All the small things

True care, truth brings

(****)

“Tidak kukira kau akan datang kesini,” ujar Chaerin, yang duduk sambil memeluk lututnya.

Namja di sampingnya tersenyum. “Itu menjadikan aku sebagai tamu terakhir untukmu,” katanya. “Kau suka bunganya?”

Senyum terlukis di wajah Chaerin. “Sangat,” katanya sambil memeluk lengan kiri Jinki. “Kau tidak lelah?”

Namja itu menggeleng. “Aku punya tebakan untukmu.”

“Apa itu?” tanya Chaerin, yang tengah memandang jauh ke langit.

“Kenapa ayam menyebrang jalan?”

Yeoja itu terkikik. “Itu kan ada di dalam kartun SpongeBob. Hm… karena ingin sampai di seberang. Ya kan?”

Jinki menyeringai mendengar jawaban yang dilontarkan Chaerin. “Salah.”

Yeoja itu mengernyitkan dahinya. “Lalu jawabannya apa?”

Jinki menolehkan kepalanya dan memandang Chaerin dalam. “Karena… Ayam ingin bertemu denganmu.”

***

Don’t force me to change, dear

Because, I can only love you this way

(*****)

Fin


  • Cobaan banget gaes ngedraftnya aku pun butuh kantong kresek. Mual. Yang mau muntah dan nyumpah serapah silakan gapapa. Pake toa mesjid juga gapapa.
  • makasih yang ngevote. makasih.
  • ANJAY NAMA PENA AING!
  • Sampis dalam arti sebenar-benarnya. Kampret.
  • Ya allah…………………………
  • Bhay.
  • Maafin fika guys. Maafin.
Advertisements

70 thoughts on “[Special Event: The Inauguration] Every Little Thing

    1. 😀 😀 😀 😀 😀
      jinki-ya?
      yeoja-namja. duh, please kak fik, aku seriusan kaget ternyata kak fika pernah nulis gini juga. aku pikir cuma aku aja yang punya masa-masa kelam nulis fanfic.

      “Karena… Ayam ingin bertemu denganmu.”
      heuheuu, kok aku ngakak ya, kak?

      udah, ah. kalau aku perpanjang komennya, kutakut kak fika malah muntah beneran.
      keep writing, kak fikaaaaa ❤ ❤ ❤

      Like

    2. HAHAHAHAHA AMPUN IM SORRY FOR MY YOUNGER SELF VAN xD beneran lah kenapa harus kumasukin yeoja-namja sih ya allah apa salahku…

      HAHAHAHA emang ih tebak-tebakannya forever sampis banget issshhhh aku aja sampe geuleuh :”< makasi banyak vanaaa sudah meluangkan waktu baca fanfic hina ini :") hahahaha. vana keep writing too yaaaa ❤

      Like

  1. sehina-hinanya fic ini seperti yg kak fika bilang, di awal aku masih terkesima, lho. *di luar namja yeojanya tentu saja* tenang saja kak fic pertamaku jauh lebih nista kok.
    tapi lucu! berasa lihat kak fika yg masih muda hahahaha
    sepertinya tujuan Q utk menyadarkan penulis junior ttg tidak adanya sistem senpai di dunia ini tercapai deh :p thanks ya Q buat eventnya *di blkgku author tetap ws garuk tembok semua
    PS sesungguhnya aku lupa kalo ada event ini lah terus di WP reader ada author namanya seara_park nugu? dan astagaaaa baru inget XD
    PS (2) ampuni saya kak fika atas kekurangajaran ini.

    Liked by 1 person

    1. emang nih ah namja yeoja astaga gangerti lagi kenapa dulu aku kepikiran masukin namja yeoja sih ah :” omg fika mudaaaa hahahaha xD im sorry for my younger self yha liii wkwk. iya tujuannya emang bagus sih menurutku tapi tapi huft………………seara_park emang forever harus dinuguin wkwkwkwk. shantay aja liiii hahaha. makasi yaaa udah meluangkan waktu baca ini wkwkwk.

      Like

  2. HE HE HE (sebenernya mau ketawa setan macem HAHAHAHAHAHA tiada akhir, tapi mengingat ficku lebih ampas….). Ini eydnya masih mayan lho kak, bisa dibaca, punyaku minta dibakar LOL.

    Pen namenya kayak nama koreaku btw LOL ((jaman kapan ya Allah ada nama korea 😭😂😭😂😭)).

    Eonni daebak ffnya, keep writing ya chingu! HAHAHA.

    Like

    1. HAHAHAHAHA GAPAPA SHER KETAWA IBLIS JUGA GAPAPAAA HAHAHAHA emang fanfic ini dipublikasikan untuk diketawakan wkwk xD ya allah ini pun juga minta dibakar, diinjek, didudukin t-rex huft. geli banget, apalagi bagian tebak-tebakannya ih.

      hah sumpaaaah hahahaha xD nama koriya wkwk. dulu tuh mesti ada nama koriya sama western name yha sher hahaha.

      gamsahamnida chinguyaaa! hahaha. semangat sher buat nanti re-debutnyaa ehey!

      Like

  3. Aku mau ketawa niatnya, tapi pas baca malah terkesima. Ya gimana dong, ini sebenernya ga hina2 banget di luar namja yeoja-nya fik….
    Aku yang awalnya ga mau malu, jadi malu beneran sekarang.. Rasanya mau ngumpet di selokan bareng fic ospek aku.. beuh-

    AKU GA KUAT NGEBAYANGIN DRAFKU FIK… wkwkwk

    Tapi aku tetep ngakak sama ini di akhir….. karena tebak2an ayam menyeberang…. 😂😂😂😂

    Congratulations fikaaa!

    Like

    1. MALAAAAA OMG xD tapi mal endingnya tuh apabanget astaga tebak-tebakannya huft aku geli bacanya sumpah pas ngedraft :” monanges, mo marah, mo berkata kasar rasanya :” MALA SEMANGAT MAL KAMU PASTI BISA MELEWATI OSPEK INI xD beneran deh pas selesai tuh rasanya lega banget ahahaha.

      iya emang endingnya apabanget huft. makasi malaaa! kamu semangat yahhh, i’ll be there mal nanti hehehehe. xD

      Like

  4. Akhirnya ada SHINee di jagad WS aku bahagya dulu :””””””
    (Mana covernya ganteng astaga, ma jinki, seriously pertama liat langsung megep2 kak .=. Aku berusaha banget gak ngecapslock di sini :^)

    First impression : debut aja narasinya udah adem kayak gini aku bisa apa? :”
    Plot-nya so sweet astaga aku kangen cerita fluffy jaman kekoreaan berdjaja kayak gini kak :”
    Sejujurnya aku belajar bahasa korea lewat ff kak. Jadi, aku berusaha nahan tawa karena kupikir2 lagi berkat ff jaman dulu aku tahu yeoja namja songsaenim jagiya yeobo itu artinya apa :”

    “Chaerin-ah…! Ayam mencarimu!” >> astaga kak aku kangen julukan ini huhu jiwa shawol-ku kambuh :” Minho yang gila bola, dan segalanya. Mana ada Jungsoo juga, huhu, aku bahagya.

    Mawar merah adalah bunga yang pas, Tuan. Mengirimkan banyak, artinya kau serakah. Namun, mengirimkan satu tangkai artinya kau romantis dan benar-benar mencintainya. >> leeteuk sosweet banget aduh masa laluku :^

    Sekarang ada gak ya orang yang nulis dengan plot panjang kayak dulu lagi? Huhu. Ini berasa nostalgila jaman masih ngefangurl ria, huhu. Trima kasih kak, maaf emoticon bertebaran di mana2 karena cerita ini begitu hangat, aku sukaaa.
    Panjang bener ah sudahlah, jaman dulu orang komen juga panjang2 dan ratusan LoL.
    Terimakasih telah menginspirasi, kak 😀 jadi gasabar nunggu tugas ospek dari kakak2 lainnya 😀

    Like

    1. ga kerasa yha shinee kayaknya baru kemaren debut sekarang udah jadi salah satu boyband hyung hahaha. yaampun dil pake capslock pun gapapa koook haha, santai sama fika maaah xD

      iya ya jaman dulu tuh banyaknya romance atau fluff gitu gaksih hahaha. soalnya kayaknya kalo ngga mengandung 2 genre itu tuh kayaknya ga laku di pasaran (anjer di pasaran wkwk). sumpah aku pun gituuu hahaha. dulu tuh masih bingung gitu ini artinya apaan sih aku taunya hyung doang coba wkwk.

      iya sekarang mau nulis oneshot panjang kayaknya tuh susah banget gituu. dapet 2000an words aja tuh udah alhamdulillah haha. dulu tuh aku bisa bikin oneshot 4000an sekarang udah give up hahahaha xD anw makasi dilaa udah baca fanfic debut aku yang hina ini hahahaha. thank you!!

      Liked by 1 person

  5. Kakfika, percayalah.
    Percayalah.
    PERCAYALAH.

    Ff debutku jauh lebih parah daripada ini.. huhu. Ceritanya asik, kak. Trus penulisannya juga lumayan rapi dan nggak dialog semua kayak punyaku. Tapi aku serius ketawa pas baca tentang Ayam itu. Udah lama nggak baca ff mister chicken jadi lucu aja 😀

    Fika eonni himnaeyo~~~ hwaiting!

    Like

    1. AMI YA ALLAH AKU NGAQAQ MASA BACA ‘PERCAYALAH’NYAAAA HAHAHAHA. AMPUN AMI COBONYI BANGETTTT (peluuuk)

      aku jadi gasabar tau baca fanfic debutnya ami hahaha. i’ll be there mi, i’ll be there. btw huft yang aku sebelin dari fanfic ini adalah… tebak-tebakannya!! ih. kenapa bisa-bisanya aku throw jokes kayak gitu sih sebel 😦

      anw makasi yaaaa ami. semangat buat nanti re-debutnyaaaaa hehehehe xD

      Like

  6. bagus ini mah. kakak tahun 2012 rapiiii banget yah, pantes sekarang tulisannya kece badayyy.

    AKU GA NGEBAYANGIN DRAFKU YANG ALAY BINGIT ITU DIBACA DAN DIKOMEN……. Ah sudahlah. yang pasti tulisan ini nggak sampah dan nggak hina. meski agak kurang sampai sih inti dan pesannya, tapi udah pas sama judulnya.

    yang kuketawain cuma satu: nama penanya, HAHAHAHA. Selebihnya its okay its love kak fik ❤

    Like

    1. niswaaaaa hahahahahaha ya allah nis inimah cringeworthy banget huhu. tebak-tebakan terakhirnya lho astaga aku gatau waktu itu mikir apa sampe nulis kayak gitu huft sedih.

      NAMA PENANYA EMANG HINA BANGET NIS BELIEVE ME. gapapa kok dikatawain aku sangat rela wkwkwk. semangat niswaaa entar re-debut hahahaha. i’ll be there nis, i’ll be there xD thanks for reading yak hahahahah xD

      Like

  7. Namja-yeojanya sukses bikin aku ngikik sampe kalimat terakhir wkwkwk. Yaallah panjang bener ka fik. Eh bukan ding, maksudnya kaka seara park lol. Ini bisa banget ya masuk acara doeloe sekarang, mengingat sekarang tulisannya ka fika baday gitu hwehehh

    Liked by 1 person

    1. HAHAHAHA emang nih ah namja-yeoja bertebaran di mana-mana astaga :”< iyaa dulu kayaknya tuh aku bikin oneshot bisa sampe panjang banget, sekarang mah boro-boro deh huft. makasi yaaaa nis udah meluangkan waktu baca fanfic debut hahaha xD

      Like

  8. Fika (ehm.)
    Mau nepatin janji dulu nih ya. HAHAHAHAHHAHAHAHAHAHA (udah) (nnti tenggorokannya serik)
    Pertama liat covernya astaga BIAS XD langsung baca. Dari awal aku merasa adem ayem aja sih, belom ada ketawanya. Part namja-yeoja-oppa-jagiya- seonsaengnim bisa dimaklumi.. tapi begitu nyampe akhir…
    “Kenapa ayam menyeberang jalan?”
    “Karena ingin bertemu denganmu.”
    Ya ampun fika HAHAHAHAHA ketawaku langsung duar duar duar (maapkeun) tp serius itu on point sekali aku suka loh XD
    Fic debutmu rapi jali kok.. lah fic ku? Ahay. Mengerikan.
    Sekian.

    Like

    1. HAHAHAHAHAHAHAHA emang endingnya sampis banget kak huhu beneran dah pas ngedraf aja aku tuh yang: kampret yang ininih yang musti dipost huft :”< antara monanges, mo marah, mo berkata kasar pokoknya hih. namja-yeoja… ini kayaknya tuh wajib kudu banget yha kak dimasukin deskripsi kalo dulu mah, biar afdol hahahaha xD its olrite kak, fanfic ini memang untuk ditertawakan kok hahahaha xD makasi yaaaa kak nisjoo suda meluangkan waktu baca re-debut aku wkwk. xD

      Like

  9. KAK SEARA OMOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO D-DAY IZ COMING HUYEAH!!!! SELAMAT RE-DEBUT KAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAK /CONFETTI EPRIWERRR/

    Asliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiik lyke what they’ve said ini tuh despite namja yeoja chagiya jinkiya chaerinah mah udha dabezt kuyaqin kalo ketemu miss seara earlier bakal ambyarrrrrrr on the spot bikos yha lord ceritanya mah uda kebangun uda rapih uda ada maksudnya ((pha lagi dibandingin sama punya abdi yang nomu sampis nuhuniseyo mah yeuleuh kantong muntah sepesawat juga dipake masi kurang :”””))
    kalo jaman itu namja yeoja is lyfe yha fic nugu gapake mereka bikos kek micin di masakan kurang ena kurang sedapz
    baru sekarang sih kerasa efek micinnya huahahahahahaha
    no wonder sekarang kafika nomu jeddar nomu nomu nomu owsom :’)))

    Aiguuuuu notesnya kafika sumpahlah gusti ngakakku kenceng banget dasar gainget karma aku huahahahahahaha btw as Q said di cetrum kemareeeeeeeeeeeeeeeen kemaren keknya oke nich seara park dipake lagi ((((kemudian dislengkat ekor tireks sama kafika))))

    KAFIKA SELAMAT SUDAH MELEWATI OSPEKK DENGAN GAGAH BERANI BERSAMA ONEW SYAINI AWWWW LONG TAIM NO SEE JINKI OPPA SARANGEK SEARA PARK SONBENIM TALANGEEE KAFIKA NOMUNOMUSARANGEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEK ❤ ❤ ❤

    KEEP WRITING KAFIKAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA MANSAE!!!

    Like

    1. HAHAHAHAH HALO AWESOMEONIM CHINGUUU HAHAHAHAHA IYA YHA AKHIRNYA NEH UDAH TERLEPAS DARI JAMAN JAHILIYAH. TOS DULU DONG CHINGUU!! xD

      miss seara omg hahahaha. ini aku udah nyiapin kantong muntahnya gede lho kakpang segede kantong yang buat buang sampah tuh, anak smp juga cukup kali dijejelin ke dalem hahaha. buset iya kayaknya namja-yeoja harus wajib kudu dimasukin ke deskripsi ya kakpang haha. duh kakpang sekarang juga nomu nomu owsom kok kakpaaaaang ehehehe.

      NO GAMAU. SEARA_PARK UDAH PENSIUN HAHAHAHA. sini sini entar t-rexnya aku lepas neh, hahaha. MAKASI BANYAK YHA KAKPAAAANG EHE. YAY KITA KELAR YAY!! tinggal berangkat ke mars terus menetap 2 bulan sebelum balik lagi wkwk.

      Liked by 1 person

  10. Kak Fika maafkan aku yang nggak bisa nahan ketawa waktu baca namja-yeoja dan sederet istilah koriya lainnya karena nostalgia tahun 2012 itu aku juga termasuk dedek chingu alay pengguna istilah begituan XD Fluff-nya juga masih khas ala-ala zaman segitu mana cast-nya SHINee jaman semono lagi unyu-unyunya. Tapi nyuekkin namja-yeoja nya, tulisan Kak Fika udah termasuk rapi kok.
    Udah ah aku cukup ketawa bagian namja-yeoja aja, kebanyakan ngetawain orang berbuah karma nanti. Hwaiting Fika eonni~ //ditendang

    Like

    1. hahahahaha raniii shantay raan fanfic debut ini memang ditujukan untuk dihina dan ditertawakan hahaha. iya ih kayaknya dulu tuh belom afdol kalo belom ada istilah namja-yeoja dan ungkapan kokoriyaan lainnya yha huft. huum dan dulu tuh kayaknya kalo mau laku dibaca tuh harus banget romance hahahaha xD ampun lah ampun.
      makasi yaaa rani udah bacaaaa ehe. gamsahamnida chinguyaa wkwkwk xD

      Liked by 1 person

  11. Pertama2, aku mau minta maap sama kak fika, krn kmren aku sempet jadi sukarelawan buat ngevote kak fika. hahahaha maafkan daku yg telah menjerumuskan kakak ke jurang kenistaan terlebih dahulu.
    Tapi tapi, ini puluhan kali lebih manusiawi dari punyaku. percaya deh :’))))

    ambyar pas nyebut2 ayam. mana jong kejam bnget. ngasih kabar duka, tetep pke nama julukan :’)))
    btw soal rambut jabriknya jong itu entah knpa melekat dalam bayanganku cuz tiap nemu fotony jong, rmbutny sering jabrik wkwk

    dari ff kakak ini aku belajar penggambar suara (audio visual?) ternyata penting jg, dan kudu diperhatiin penggunaannya. soalnya di adegan chaeri ngerjain tugas dalam kmar yg udah penuh musik, trus di belakang ditambahi sound effect jangkrik, agak kurang gimana. aku sendiri kalau udah nyetel musik, suara2 halus kayak githu udah terusir sama kencengny musik. sampe kalau tetiba emak/babe muncul dari belakang, aku kaget bukan kepalang. biasany langkah kaki mrk bsa kudeteksi xD

    daan kelihatan bnget skrang kakak udah makin move on! move on dr dunia kegelapan, xD congratulation, kak fik!

    ini komen ga penting, tapi nama chaerin dan saera itu penting buatku, krn mrk nama oc ku X,DDD

    Like

    1. HAHAHAHAHAHA santai fatiiim, kalo dipikir sih alhamdulillah duluan bikos bisa lega duluan terus tinggal haha-hihi nungguin yang lain deh pfffft.

      aku tuh pas nulis ini kebayang jonghyun yang jaman lucifer kan rambut dia bener-bener yang literally jabrik kan yaaaa haha. and honestly aku lebih prefer rambut dia yang jabrik sihhh, yang sekarang kayak nggak match aja gituu huhu.

      IYA alhamdulillah aku bisa muvon dari jaman jahiliyah wkwkwk. alhamdulillaaaaah officially muvon neh hahaha xD makasi yaaa fatiiim udah ngeluangin waktu baca fanfic debut aku yang hina ini pfft. semoga kamu kuat pas nanti re-debut. I’LL BE THERE HAHAHAHAHAHA xD

      Liked by 1 person

  12. Asli deh kakfik, ini nih masih mendiiiiiing banget.
    Masih kerasa auranya kakfik yg sekarang lho HEHEHE
    Eyd-nya juga gak hina. HAHAHA. Tanda kutip-tanda kutip di dialognya juga berada di tempat yang semestinya.Pokoknya BAGUS untuk ukuran debut.

    dan ONEW. Ah, ayam itu…….

    Asli endingnya bikin nguquq!
    KEEP WRITING KAK SEARAAA XD

    Like

    1. HAHAHAHAHAHAHA ampun li aku kzl banget sama naskah ini gatau kenapa. itu ituuuuuu tuh tebak-tebakan di akhir kok asa menjijikan gitu sih ya allah aku sebel sendiri tauga. iya ya onew dulu apa-apa ayam huft.

      kan kan endingnya kan 😦
      HAHAHAHAHHA GAMSAHAMNIDA CHINGUYAAA xD

      Like

  13. BARU PARAGRAP PERTAMA GUE MAU TERJUNGQALE HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAGILSHAHAHAHAHAHAHAHA AKU AKAN BE RIGHT BACK SETELAH MENYALAKAN KOMPUTER

    Like

    1. HAHAHAHAHAHAHAH NYUN AWAS KEPELITEK ATUHLAH TERJUNGKAL MAH xD THANK YOU MBAKNYUN! SELAMAT UDAH KELUAR DARI BAYANG-BAYANG JAHILIYAH YHA HAHAHAHA.

      Like

  14. KAKFIKA AKU MENGERANGGGGGGGG.

    Wow ini lebih baik daripada fic debutku kak sehingga gokjongmaseyo HAHAHAHAHA. Oh jadi begini toh tulisan kakfika duluuu! Tapi lepas dari semua perdebutfic-an ini, aku suka ending-nya HAHAHAHAHA. Jinki biasku di shinee :’) AYAM NYEBERANG SOALNYA MAU KETEMU CHAERIN YA AIGU BISA AJA SIH JINKI SINI AKU GORENG!!!!!!!!

    Terus aku ngeliat muka jinki di poster tuh langsung yang ‘hai jinki ^^’. gapaham lagi sama diri sendiri. Ini gak parah kalo kakak mau tauuu, so don’t worry too much sist hahahaha ❤ ❤ ❤ Daebak thor 😀 ❤ ❤ Kakfika mau kita kasih berapa bunga sini. Kan kalo banyak serakah, jadi satu aja ya kak. belinya patungan anak ws kan lumayan 🙂 wow sangat tulus hahahaha

    anw i love you and your writing no matter what ❤

    p.s : mari saling mendoakan dan memberikan kekuatan sehingga kita semua bisa selamat sampai akhir HAHAHAHAHA

    Like

    1. DHILUUUU HAHAHAHAHAHHA xD

      sek. sek aku ngakak di gokjongmaseyo HAHAHAHAHA xD ya allah apalah aku bahasa koriya cuma ngeh gamsahamnida, annyeong, saranghae wkwkw. huft. iya aku dulu sehina ini dhil :” HUUM ONEW BIASKU, JADI WAJIB BANGET DIBIKIN FANFIC HAHAHAHAHA.

      iyah nanti aku tunggu yah kiriman bunganya hahahahaha xD duh jinki :”) me love you too dhiluuu makasi yaaaa ❤

      p.s: dhilu semangat semoga kuat menghadapi re-debut yha hahaha. and i'll be there dhil, aku janji haha. AAMIIN SEMOGA KITA KUAT SEMUA YHA HAHAHAHAHA xD

      Liked by 1 person

  15. Kak fika, selamat ya debut kembali XD

    Pas baca si ayam kena asma, saya ngebayangin ayam beneran yang kena asma. Ya Allah XD

    Tapi serius kak, seginimah mending dibanding ff debut saya dulu, haduh /nangis mojok/ punya sayamah gaje banget, suwer. Untung gausah dipost ulang haghag XD

    Maaf ya kak saya tadi ketawa ketiwi, gak nahan soalnya :” (jangan kirim karma ya kak)

    Like

    1. astaga iya neh seara_park re-debut wakakakak.

      HAHAHAHA AYAM KENA ASMA ENTAR PETOK-PETOKNYA BEDA xD ampun ini pun aku ngedraftnya antara monanges, mo marah, sambil nostalgia tapi kesel sendiri ahahaha. berdoalah biar ospek kalian nggak seekstrem ini :’)

      hahaha shantaaay. ini fanfic emang buat diketawain kok, aku rela hahahaha xD makasi yaaahhhh 😀

      Like

  16. Ketahuilah aku salah seorang yang ngevote nama Kakak … :”)))

    namja yeoja chagiya WKWKWK gapapa kakfik itu udah trendsetter zaman-zaman itu karena meski aku belum debut, aku sering nongol di berbagai laman penulis dengan nama pena ala-ala koriya. kayaknya nggak afdol kalo fic zaman itu nggak pake namja yeoja juga istilah macem chingu seonsaengnim omona jinjja gwaenchana mianhae ((lama2 satu kalimat ditranslate ke koriya))

    terus terus dari dulu udah tetep kakfik yha. humor yang entah sengaja atau enggak nyelip2, bikin aku ketawa sendiri. eydnya juga udah rapi banget yawla:”))) anyway, tetap berkarya kakfikkk!

    Like

    1. HAHAHAHAHAHA its olrite, sekarang badai sudah berlalu aku bisa haha-hihi di sana-sini (padahal pas naskahnya posted akunya sakit perut pffft) :”)

      iya ya kayaknya jaman dulu tuh kalo ngga ada kata-kata koriyanya jadi nggak kerasa aura fanfic koriya ngunu huft. dan kalo ada ungkapan maaf, terima kasih, dll udah pasti ditranslate ke koriya yha hahahaha xD makasi yaahhhh ya ampun makasih udah baca fanfic debut aku yang hina huhuhu makasi banyakkk :”>

      Like

  17. KYAAAAAAAAA SEARA EON CONGRATS FOR YOUR RE-DEBUT :’)

    tolong ini angel ga mau ada acara kualat-kualatan di sini jadi diriku rela nahan ngakak demi kamu kak. ceritanya ucul ya ampun jaman jahiliyah sebenernya emang dabest banget, buat pengingat aja kalo semuanya ada ga ujug-ujug bagus tapi ya butuh proses, karena sejujurnya first fic punya angel lebih absurd dari ini kak /meredam ngakak di bawah bantal/

    KAK FIKA SEMANGAT ❤ BADAI AKAN SEGERA BERLALU BEBERAPA JAM LAGI xD

    Like

    1. HAHAHAHAHAHAHA iyanih seara_park debut kedua kali wkwk.

      gapapa sumpah gapapaaa mau ngakak xD mau dimuntahin juga nggapapa huhu aku rela kok. kantong kereseknya ada di pojok huft. astaga aku malu banget sama fanfic ini sumpah :”< iya bener semuanya butuh proses. kecuali emang kalo udah bakatnya jadi writer kece mah, sekali debut langsung wow ehe. da aku mah cuma remah kerupuk :"

      IYAHHH. ALHAMDULILLAH UDAH SELESAI DAN OFFICIALLY KELUAR DARI JAMAN JAHILIYAH WKWKWKWK xD makasi banyak yaaahhh ❤

      Like

  18. Baru buka wp terus liat ginian. Astagaaa ini ff masih jama shinee berjaya yak 😂😂
    Dan entah kenapa aku pengen banget ketawa tiap baca kata “ayam” gitu haha. Ayam ? Haha udah lama sekaleee.
    Seketika langsung nyadar kalo diri ini makin tua macam anak shinee 😦

    Dan ka fika, ko aku kayak pernah baca nama pena nya ya?
    Dulu pernah jadi author di sf3si ga? *soktau

    Like

    1. HAHAHAHAHA iyaaa masih jaman-jamannya shinee berjaya banget nih wkwk. dan so pasti yang ditulis harus bias hahaha xD AYAM HAHAHAHA OMG kayaknya udah lama banget bener.

      fanfic ini dulu emang pernah aku kirim ke sf3si hehe. jadi freelance. aku dulu ngga punya nyali gabung ke blog gituu hahaha takut xD makasi yaaa hihi 😀

      Liked by 1 person

  19. HAE SEARA PARK-SSI WKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWK!!
    btw fik ini memang pake namja yeoja oppa sih tapi bagus loh ini fik, apa ya, auranya kalem nggak lebay gitu trus porsinya kalo pun aku baca ini zaman dulu, porsinya itu pas kayak indomi sama cabe rawit WKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWK NEOMU DAEBAK SEARA PARK-SSI!!!

    Liked by 1 person

    1. HAAAAAI PEPPERMINTLIGHT EONNI HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA xD astaga kayaknya dulu tuh belom afdol kalo nggak ada namja-yeoja di deskripsi yha huhu sedih :” kok bisa-bisanya kumasukin ke deskrip siihhhh. AKU PENGEN INDOMI xD makasi yaaa kaeci. alhamdulillah kita sudah terlepas dari jaman jahiliyah yhaaa hahahaha xD

      Like

  20. Ya ampuuun, ya sudah kutunggu tunggu hihihi. Aku seneeeng fanfic pertama fika tokohnya my ultimate bias till today, Onew oppa si chicken mania wkwkwkwk

    Perubahannya ya Lord, emg berasa bgt dr jaman ini ke skrg yg luar biasa mantapnya. Yokshi fik, biar pub masih jaman jahiliyah tp aura aura calon calon tulisan cakepnya agak kerasa hohoho

    Hidup seara park!!!

    Like

    1. HAHAHAHA KIKIII NO KI, NOOO xD eh tapi kita samaan. bias aku di shinee juga jinkiii awawawaw uri-leader hahaha xD iya dia cinta banget yha ama ayam gangerti lagi wkwk.

      omg kikiii huhu terima kasih apabila perubahannya kerasa :”) makasi banyak kikiiii hehehe. nooo seara_park udah retired wakakak. sekali lagi makasi yaaaa kiii ❤

      Like

  21. FIKA APAAN SIH INI MAH MASIH BAGUSLAH GILAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAK AKU GAK BISA BAYANGIN KALO PUNYAKU PUBLISH YA ALLAH D4MN,,,,,,

    KEEP WRITING YHA SEARA THOR!!!!! WKWKWKWKWKWKWK

    Liked by 1 person

    1. NIS HAHAHAHA AMPUN INI MAH HINA BANGET YA ALLAH PICKUP LINE-NYA JUGA MENJIJIKAN NGUNU IH KESEL AKU KESEL. YOSH NISA DITUNGGU YHA RE-DEBUTNYA. I’LL BE THERE NIS, I’LL BE THERE HAHA.

      NE. GAMSAHAMNIDA CHINGU HAHAHAHAHA xD

      Like

  22. Omoooonaaa seara_park authornim akhirnya kembali. Waaaa eonni neomu bogoshipoyooo~ btw, aku baca ini sambil menyender di kasur loh. Jinki oppa nya sweet banget ne? Aku kira ga akan dateng ke ulang tahunnya. Ini nagih banget eonni, buat sequel nya ya ya ya ya?

    Liked by 1 person

    1. NABIL NOOO HAHAHAHAHA xD ya allah ini super duper hina dan memalukan astaga mo ditaro mana muka aing huffttt. HAHAHA sequel-nya nanti ya chingu kalo eonni kepikiran. gamsahamnida yaa chingu wkwk. yosh ditunggu yha re-debutnya nabil. I’LL BE THERE HAHAHAHAHA xD

      Like

  23. halo, kak seara park!! akhirnya titan bisa mampir ke sini ahayyy ❤ ((terus dibom kafika))

    percayalah kak, fanfic kafika masih jauuuuhh lebih mending daripada punya titan. serius. titan tuh daritadi baca ini kendati sambil browsing-browsing (namja? jagiya?? iya titan kudet maaf huhu) udah nyaman. yah… jujur aja sesekali ketawa di sana-sini juga sih ehe XD /dor

    terus ini nih,
    [“Chaerin-ah…! Ayam mencarimu!”] — TITAN BAYANGIN AYAM BENERAN SEBELUM NGEH INI NAMA PANGGILAN JINKI TERUS NEPOK JIDAT ASDFGJKLHHGAJGDU

    akhir kata, NICE FF THOR ahay ❤ ❤

    Like

    1. TITAAAAAN!! HAHAHAHAHAHA NGGAK LAH NGGAK AKU BOM PALING AKU KASIH PETASAN AJA HAHAHAHA xD

      no titan, no. aku kesel sama diriku sendiri huft. aku ngedraftnya sambil mo nangis, mo marah, tapi sambil nostalgia juga sih pffft. namja, jagiya, yeoja tuh udah kaya kewajiban buat dimasukin ke deskripsi biar kerasa koriyanya pft.

      HAHAHAHA AMPUN MAAFKAN ATAS PICKUP LINE MENJIJIKANNYA HUFTTTT :”< makasi titaaan. DITUNGGU YHA RE-DEBUT TITAN, I'LL BE THERE TAN, I'LL BE THERE! xD

      Like

  24. AIGOO SEARA EONNI INI FIC TAHUN 2012 KOK SYUDA SEDAP DIPANDANG BEGINI WAKTU ITU AKU MAH MASIH JADI READER YANG SUKA MINTA SIKUEL HAHAHAHAHA ;;_;;

    Ih onyu tuh biasku di syainiiii. Ceritanya lucu pake bangeett. Ini fluffy manis legit tapi buka yang bikin eneg (mengingat fic romensku pada masa jahiliyah asli bikin muntah). Narasinya asik banget kak fikaaa :” Terus yaampun itu pick up line ayamnya lutjuk banget aku sampe mesam-mesem dhewe ikiii HAHAHAHA kok kepikiran bgt sih kak fik aing gemash xD

    Daebak seara eonni~ Hwaiting nee! xD ❤

    Like

    1. OMO HANIKUUUUH. omg jaman dulu juga aku sering drop komen di sana-sini dan pasti diakhiri dengan: daebak chingu! ditunggu lanjutannya! ;;____;;

      AAAA DIA JUGA BIAS AKUUUU AWAWAWAW. omg percayalah han pas aku baca ulang aku tuh sampe mengumpat dan ngatain diri sendiri astaga kok bisa-bisanya tebak-tebakannya kayak gitu huft kesel. tapi tapi kusenang pabila hani sukaaa ehe.

      makasi yaa haniiii ahaha ❤ dan ditunggu fanfic debut dekhan. i'll be there! hahahahaha xD

      Like

  25. Berasa bangeet kak old fan fiksinya lol lol. Dulu itu kan zaman yeoja-namja ya buat nyebutin orang ketiga? Hahah. Terus tema cinta-cintaan di mana si cewek mesti bener-bener sakit hati dulu baru cowoknya ngenotice emang lagi laku banget di pasaran waktu itu. Sepengen-pengennya kak fika muntah, aku rela kok nampungnya asal bisa bikin jago nulis kayak kak fika /ga deng
    Master Q (?) emang tepat bikin pagelaran fanfiksi tua kayak gini. Jadi aku bisa wejangin diri sendiri kalau nggak masalah dulunya tulisan aku kayak bacaan anak SD bahkan hampir-hampir nggak pantas buat dibaca. Aku terhura kak, sori agak melankolis /lambai-lambai tisu/

    Like

    1. jaman dulu tuh kayaknya adalah suatu kewajiban memposting ff romance kalo mau laku hahahaha xD iyaaa jaman dulu pasti yeoja-namja wajib banget di deskripsi yha biar kerasa aura koriya-nya. BANGETTTT ya ampun aku masih inget baca ide yang sama sampe berapa kali. atau ga yang laku tuh relationship idol sama fans hahaha xD

      iya banget. emang buat pengingat yha kalo kita tuh ternyata pernah mengalami jaman-jaman jahiliyah hahaha. nggak masalah kok, kan semuanya emang butuh proses. tinggal kitanya mau mengubah itu atau nggak. semangattt! kamu kalo baca fanfic naruto aku taun 2009, huft… menghela napas aja deh :” makasi yaaa hihi! /ngambilin tisu/ wakakaka,

      Liked by 1 person

  26. KAK FIKA. HAHAHAHAHAHAHA. Aduh, aku tahu ffku bahkan lebih buruk dari punya kak Fik di tahun segitu tapi gimana dong kalo baca beginian tetap menghibur. Made my day banget yeoja namja chagiya ne. Aduh. Jadi inget aibku juga di masa lalu. Jadi, pas baca pun nggak cuma kak Fik yang malu, aku juga ikut malu kak karena pernah melakukan hal yang sama.
    Bahasa kak Fik masih mendingan tempatku buset dan sampah banget. Asli, pas inget ffku yang dulu merinding sendiri nih aku kak Fik.
    Yaudin marudin segitu dulu kak Fik.
    Wah, pahala kak Fik bisa diyakini nambah berkali-kali lipat sih karena ini.
    HAHAHAHAHAHA (tawa penutup)

    Like

    1. AJENG HAHAHAHA OMG NOOOOO xD ya allah aku nggak habis pikir kenapa bisa-bisanya dulu masukin namja-yeoja ke deskripsi astagaa udah ah aku mau ngelungker aja di pojokan huft malu banget :”( tapi emang bacain fanfic-fanfic debut tuh sekalian nostalgia yha jeng. sebagai pengingat bahwa kita pernah ada di jaman jahiliyah hahahaha. IYA NEH PAHALA BERLIPAT WAKAKAKA. anw makasi banyak yaa ajeng sudah meluangkan waktu membaca fanfic hina ini :”) (ikutan ngasih tawa penutup) HAHAHAHAHAHA xD

      Like

  27. DAEBAK! SEARA EONNIE JJANG!! HAHAHHA

    Yosh iya beneran, aku gak nyangka kakfik pernah nulis namja yeoja juga… tapi yg kulihat dari awal baca, ciri khas kak fik tuh emang udah ada dari awal. Maksudnya, deskripsinya detail (skrg pun masih gitu) dan narasinya masih oke. Berarti udah kece dari debut 👍👍 lol
    Yokshi ini panjang juga ya, tapi pas baca line terakhir kayak ngakak gak abis2 tolong 😂😂😂 kepikiran aja bikin jokes kaya gitu hahhaha

    Lunas dan udah tenang ya skrg kak, tinggal pembalasan buat yg belum pada publish fic 😂😂

    Like

    1. TITA NOOOO! ENOUGH WITH SEARA ENOUGH HAHAHAHAHA xD YA ALLAH AKU MALU BANGET TAU GAAA HUFT.

      aku pun bertanya-tanya ta, kenapa bisa-bisanya dulu aku masukin namja-yeoja ke deskripsi why why whyyy fika. mungkin aku nulisnya abis nelen keset :” IYA. aku gatau deh kapan bisa nulis sepanjang ini lagi sumpah. oneshot-oneshot lama aku kayaknya minimal 2000an words. ini 3000an words kalo gasalah huft. GAPAPA AKU PUN NGAKAK DAN NGATAIN DIRI SENDIRI KOK TA PAS BACA KALIMAT TERAKHIR HUFT.

      iya alhamdulillah udah tenang sekarang :’) tita semangatttt!! nanti aku pasti berkunjung kok HAHAHAHAHA. thank you titaaa 😀

      Like

  28. HALO KAK FIKA!! IMEL MAMPIR MAU NGERUSUH SEMOGA GA DIGUSUR YA!!

    AIGOOO SEARA PARK AUTHORNIM… thor ini kece deh beneran :” fict debutnya aja udah kece gini x”D aku merinding disko sendiri kalo nengok fict debutku yang banyak angkanya… /ini seriusan loh banyak angkanya/
    Wkwkwkwk~
    Ini bikin nostalgia banget deh kak :” aku jadi merasa tua sekarang :” hahahah x’D
    Selamat keluar dari lingkaran jahiliyah, kak fika!
    Tapi seriusan emang fict debut kakak aja narasinya udah kece loh serius :”

    Lanjutkan thor! XD /lalu digusur kak fika/

    Like

    1. HAHAHAHA SILAKAN, SILAKAAN. kantong kereseknya di pojokan yhaa wkwk.

      HAHAHAHA enough with seara_park enough hahahaha. hah banyak angkanya gimana maksudnya??? iya aku juga pas ngedraft antara nostalgia sama marah-marah sih sebenernya abisan kesel ya allah kenapa bisa-bisanya aku masukin namja-yeoja ke deskripsi oh my god help me. IYA AKHIRNYA KELUAR DARI MASA JAHILIYAH! xD

      terima kasih yaaa mel hihihi. 😀

      Liked by 1 person

    2. Kak aku gamau kanting keresek, aku maunya minu :”
      Wakokoko xD huruf o jadi 0 gitu kak :” sumpah kalo aku liat jaman itu… anak sd yang menganggap kombinasi huruf dan angka itu hal yang keren … @^÷/#_×/×€@£@:
      Wakakakaka xD tapi masa gitu kadang suka nganenin xD /aku sih/saat-saat bener di mana nulis tuh ga peduli gimana bener gak eydnya muahahaha xD jaman-jaman imajinasi “oppa is my dunungan /?/” membludak xD
      Sama-sama kak ^^

      Like

  29. Yoksi tulisan kak fika udh bagus sejak debut, narasinya kece banget diluar namja-yeojanya
    Ceritanya juga manis, jaman semono ff romens populer banget dimana2, pokoknya yg cerita jadi yeojachingu oppa laris manis
    Akhir kata, much luv for seara park dan ayam♥♥

    Like

    1. huft namja-yeoja ini emang yha huhu. aku sampe gahabis pikir kenapa bisa-bisanya dulu masukin namja-yeoja ke deskripsi astaga fikaaa :”( iyaa jaman dulu kayaknya genre romance is a must deh haha. HAHAHAHA noooo. seara_park is retired, okaay?? hahaha. makasi yaaa! 😀

      Like

  30. HAHAHAHAHA EMANG NAMJA-YEOJA-JAGIYA TUH HUFTTTTT. MANA TEBAK-TEBAKANNYA JUGA APABANGET YA LORD APA SALAHKU :”

    yokshi kakput akhirnya kita lunas dan kelar wkwkwk. udah officially keluar dari jaman jahiliyah. alhamdulillah. kita sudah muvon hahaha xD makasi kakpuuuut ❤

    Like

  31. annyeonghaseo, seara_park jakkanim. naneun evin imnida. naneun dangshineul nombe wan penieyo. jeongmal jeongsohamnida karena terlambat ke sini padahal eonnie ngepost mah udah zaman-zaman kegelapan di mana terbit legenda tentang jakkanimdeul yang berlindung di rumah sebab tak berani menunjukkan eolgul di hadapan umum akibat rasa malu berlebih dan keinginan untuk mengubur diri. naneun jeongmal jeeoooooongmal jeongsonghaeyo, keunde…………. (ketawa sampai matahari menyingsing keesokan harinya)

    SUMPAH WHY DID I MISS THESE TIMESSS (menyalahkan bimbingan les bermerek (peeep) mati-matian) (ye, naneun (peeeep) neomu shireoyo). ini aku lagi iseng ke ws terus buka-buka library terus……… :))))))) biarkan saya mengejar ketertinggalan dan menilik satu-satu fenfik debut penulis-penulis idola saya. AND I’M NOT REGRETING ANYTHINGGGGGG DARI PERTAMA KLIK DI SINI. YES. HAHAHAHAHAHA. yeoja, namja, chingu, jagiya, jebal kajimaaaaaaa golden times :”)

    chukkahamnida, seara_park jakkanim karena sudah move on, meski sebenernya sih tulisannya gak dulu, gak sekarang tetep neomu neomu neomu daebak, thor, next chapter juseyooooong~! WAHAHAHA. jigeum, ayam ini mau menyebrang jalan dulu buat bertemu jakkanimdeul yang lain :”) eonnie, saranghaeyo! gamsahamnida for bringing joy in this areumdawo night! ❤

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s