[Special Event: The Inauguration] The Mathematics Love Story

by pssiskarani, originally posted at July 6, 2012

“Sexy, complicated, unpredictable, tricky. Am I describing a young sexy woman? No I’m not. I’m describing about mathematics. Math is the new sexy.”

Lift apartemen berhenti di lantai tujuanku. Aku sedang membawakan makan siang bagi seluruh member Super Junior yang akan kembali dari jadwalnya siang ini, ketika aku mendapati seseorang berdiri di depan pintu dormitory.

Aku tak begitu mengenal dia. Ini baru kedua kalinya aku bertemu dengannya, pertama kali saat pernikahanku. Yang aku tahu, dia adalah junior Kyuhyun di agensi. Dia juga salah satu member boyband popular di agensinya, Shinee. Namanya Lee Taemin.

Kulihat dia berdiri gelisah di depan pintu. Tangannya terulur menekan bel apartemen. Raut mukanya sedikit linglung, seperti sedang menunggu seseorang. Tangan yang satunya, sibuk menahan beberapa diktat tebal agar tidak jatuh.

Aku berjalan mendekatinya. Tepat ketika aku sudah berada di jarak dengarnya, aku berdeham pelan, berusaha menghindari dia yang terkejut.

Dia berbalik mendapatiku, dan bersusah payah membungkuk memberi salam. Aku tersenyum pelan, lalu membukakan pintu apartemen untuknya. Dia membungkuk sekali lagi, kali ini sebagai ucapan terima kasih.

“Sudah menunggu lama di sini?” Tanyaku basa-basi ketika kami sudah di dalam. Para member Super Junior sedang dalam perjalanan pulang, dan aku akan menyiapkan makan siang untuk mereka.

“Baru saja, Noona. Apa hyung belum pulang?” Jawabnya sopan dari ruang tamu. Kuperhatikan sekilas dia agak sedikit gugup, mengetahui fakta bahwa hanya kami berdua di dormitory Super junior.

“Sebentar lagi, mungkin. Kau tak perlu gelisah seperti itu. Kyuhyun tak akan salah paham.” Dia meretas sebuah senyum manis mendengar kalimatku. Aku memperhatikan buku-buku tebalnya, lalu bangkit menuju dapur.

“Kau menunggu siapa?”

“Kyuhyun hyung, aku ingin dia mengajariku matematika. Hyung yang lain bilang, Kyuhyun hyung pintar matematika. Aku harap dia mau mengajariku.”

Aku kembali dengan secangkir teh untuknya. Aku tersenyum sekilas, lalu mengambil buku-buku yang ada di sampingnya.

“Kalau hanya sekedar matematika, kurasa aku bisa. Bagian mana yang kau tak mengerti?”

Kedua matanya terbelalak lebar. Seringai mucul di bibirnya, membuat dia terlihat semakin seperti anak kecil.

“Ah, jinja Noona? Kau mau mengajariku?” Dia membolak-balikkan halaman buku yang kupegang, lalu berhenti di satu halaman. Aku tersenyum simpul.

“Ini?” Aku mengambil kertas, dan sebuah pinsil. Dengan cekatan aku menulis ulang rumus yang ada di buku, lalu menjabarkannya panjang lebar. Sekitar sepuluh menit aku sibuk menulis di dua lembar kertas yang sebelumnya putih bersih.

Kulihat kedua bola mata Taemin hampir lepas dari kelopaknya. Aku tertawa pelan lalu mulai menjelaskan satu persatu.

Sesekali kuperhatikan ekspresi wajahnya ketika aku sedang menerangkan. Dia terlihat muram. Dia selalu tertawa dan ceria ketika dia tahu aku memperhatikannya, dan dia berusaha keras berkonsentrasi terhadap materi yang aku jelaskan. Tapi aku tahu dia menyembunyikan perasaanya.

Aku mendesah pelan. Tanpa bermaksud mencampuri kehidupan pribadinya, aku bertanya,”Kau sedang ada masalah?”

Dia mengerjapkan matanya. Nyata sekali dia terkejut dengan pertanyaan lugasku. Dia memaksakan sebuah senyuman, lalu menggeleng pelan.

“Jangan memaksakan belajar jika pikiranmu sedang penuh. Percuma.” Aku kembali melanjutkan menggambar kurva di bawah jejeran rumus. Kudengar dia mendesah, cukup keras untuk didengar kami berdua.

“Sebenarnya ada, Noona. Hanya saja aku malu menceritakannya.”

“Aku tak memaksamu bercerita.”

Dia tersenyum sekali lagi lalu menarik nafas. Tak kusangka dia mulai bercerita.

“Aku sedang menyukai seorang gadis.”

“Bukannya kabar bagus?”

“Tapi dia menyukai Onew hyung. Dia mendekatiku hanya supaya dia bisa dekat dengan Onew hyung.”

Aku tersenyum sederhana, tanpa bermaksud menyinggungnya. Kisah cinta memang selalu kompleks.

“Kau sudah lama mengenal gadis tersebut?”

“Sudah satu bulan ini. Awalnya dia selalu menolakku ketika aku mengajaknya berkencan atau sekedar jalan-jalan. Kupikir karena dia merasa risih dengan statusku sebagai public figure. Tapi belakangan ini dia menerima semua ajakanku. Dan ketika kami sedang berkencan, hanya Onew hyung yang menjadi topik obrolannya. Kukira karena dia adalah fans Onew hyung. Baru belakangan aku ketahui ternyata dia memanfaatkan kedekatan kami, supaya dia bisa dekat dengan hyung.”

“Onew hyung tahu tentang ini?”

Dia menggeleng pelan, “Tidak. Dia hanya tahu bahwa ada seorang gadis yang menyukainya. Tapi dia tak tahu, aku menyukai gadis yang menyukainya.”

Aku tersenyum pelan melihat ekspresinya. Dia bergerak kikuk, menyembunyikan mukanya yang bersemburat merah.

“Tak perlu malu. Kau ingin mendengar saran dariku?”

Dia mengangkat wajahnya, menunggu kelanjutan kalimatku.

“Bersyukurlah.”

“Untuk?”

“Banyak hal.” Ketika ekspresi kebingungan yang kudapat, aku melanjutkan lagi. “Cinta itu tak melulu memiliki dan dimiliki. Cinta itu tentang kebahagiaan hati. Cinta itu.. ketika kau membuat seseorang yang kau cintai bahagia, walau terkadang mengorbankan perasaan kita. Klise memang, tapi itu nyatanya. Begitulah yang dilakukan Kyuhyun hyung dulu ketika aku ingin putus darinya. Melepasku. Bukan berarti dia sudah tak lagi mencintaiku. Dia hanya memberi pilihan yang aku pikir terbaik untukku. Nyatanya, takdir membawa kami kembali. So here I am.

“Kau seharusnya bersyukur. Kau pasti sudah menganggap Onew hyung seperti kakak kandungmu ‘kan? Berbahagialah atas kebahagiaannya. Aku tahu ini berat, tapi kau harus menghadapinya. Inilah proses kedewasaan.

“Dan sekali lagi bersyukurlah. Akan semakin berat bagimu untuk melepas gadis tersebut, jika kau sudah benar-benar jatuh hati padanya. Kurasa ini waktu yang tepat untuk melepasnya, sebelum hatimu sepenuhnya tertaut padanya. Sehingga kau akan dengan rela melepasnya. Tuhan tahu, ada yang lebih laik untukmu.”

Dia tidak membantah sedikitpun mendengar kalimatku. Alih-alih bantahan, dia justru tersenyum mendengarnya. Senyum ikhlas, berbeda dengan senyum-senyum artifisial yang sebelumnya dia tunjukkan padaku atas nama paksaan.

Aku menyelesaikan kurva yang kugambar, sambil terus menjelaskan materi padanya. I enjoy doing mathematics thingy. I always do.

Life is like mathematics. If it’s too simple, there’s must be something wrong.” Aku menarik kurva lengkungku sekali lagi, menyelesaikannya sesuai rumus yang diperlukan. “All you need is the right algorithm. Once you get the right path, you’ll know the whole story, and the finish line.

Goresan pinsilku tertarik ke atas, membentuk sebuah lengkung seperempat lingkaran yang sempurna, “Dan semua hal diciptakan berpasangan. Ketika kau menyentuh titik zenith..” Aku menyelesaikan lengkung kurvaku menuju titik terendah dalam sekali sentakan, “bersiaplah menyentuh titik nadir juga.”

Selesai sudah kurva dan segala rumus yang menyertainya. Aku tersenyum puas, begitu juga Taemin.

“Kurasa hanya masalah waktu sampai kau bertemu the right one.” Aku tersenyum simpul. Tepat ketika itu, pintu apartemen terbuka, menampilkan wajah-wajah kelelahan member Super Junior.

“Natasha-sshi, Taemin-ah.” Jungsoo yang pertama masuk, dan menyapa kami. Taemin bangkit dari duduknya, membungkuk ke para hyungnya, lalu merapikan buku-bukunya.

“Kau sudah mau pergi, Taemin-ah? Tinggallah sebentar lagi, makan siang bersama kami.”

“Tidak Hyung. Aku kemari mencari Kyuhyun hyung untuk mengajariku matematika. Tapi Natasha noona bilang kalian sedang dalam perjalanan. Jadi Natasha noona yang mengajariku. Tak kusangka, aku mendapat lebih.” Ucapnya sambil mengerling nakal ke Kyuhyun yang menatap curiga.

Taemin memamerkan seringainya, lalu pamit ke semua kakak-kakaknya, “Aku sudah merepoti banyak, Hyung. Terutama Natasha noona. Terima kasih banyak, Noona. Aku pulang sekarang. Annyeong.

Dia keluar dari apartemen Super Junior, meninggalkan aku dan Kyuhyun berdua di ruang tamu.

“Jadi apa yang kalian lakukan selama aku tak ada?”

Aku memutar bola mata, menggodanya. “Sedikit ini, sedikit itu. Kau cemburu?”

“Kurang lebih. Bagaimana bisa seorang wanita yang telah menikah hanya berdua dengan lelaki lain?”

“Kau pikir aku pengidap Lolita Complex?” Aku bangkit berdiri, mengecup singkat pipi Kyuhyun lalu meninggalkan dia yang cemburu menuju dapur.

.

TAMAT

.

  1. percayalah, rasa malu ini nyata adanya. IKI OPO, GUSTI?????????
  2. auk ah. brb kemping ke mars dulu. gomawo dah baca, chinguyaa. ^^
Advertisements

19 thoughts on “[Special Event: The Inauguration] The Mathematics Love Story

  1. Aaaaaaaaanyeong eonniiii ♡♡♡ nomu jinja saranghanda eonnii!!! Paket lengkap yha gusti kaput nulis taemin-kyuhyun omo omo omo aku gabisa banyak ngetawain ah abise keceeeeeeee aaaa kzl urat maluku dibantai kemaren

    Tapi tetep sich I have a good laugh at: “jinja eonni” XD

    Kaput keep writiiiiingggg

    Like

  2. Hahahahaha..
    Taeminku masih polos sekaliiiii.. ini lebih baik daripada punyaku, kakput… ; n ;
    Aku kok ngenes ngebayangin Taemin suka sama orang yang suka Onew. Haha.

    Daaaan.. eonni hyung masih tetep ada. Ada jinjja juga! Dan…pinsil.
    Aku baru sadar kakput ini pssiskarani..aku sering liat di mana2 padahal.
    Kakput debutnya uda oke banget, pantes sekarang tambah oke.
    Thumbs up buat kakput. Dan…selamat sudah melalui ospek!! Woohoo!

    Like

  3. Kak Put, yeokshiiii, ga masuk ke dalam kegelapan jaman jahiliyah, padahal tahun yg tertera 2012. tingkatanny beda, daebak, im spicles :’)))
    Ceritanya normal dan kusuka. Ini Natasha keibuan bnget ya keliatannya. Mana taeminnya aku ngebayangin dia seunyuk di masa2 debut, aku lemah (skrang mah sexy2 mature githu)
    Trus si nath ini kukira manager plus mantanny kyu. ternyata dia istrinya kyu (eh, bner kn)
    empat jempol buat kakput. dulu ngejreng, sekrng makin ngejreng~

    Like

    1. tmbahan: suka sama quotenya. ya, matematika emang sesexy itu, sangking sexy bkin dagdigdug dan kringetin cuma ngelihatin penampangannya doank wkwk aku bersyukur penah ngerasain sexy nya matematika, pft

      Liked by 1 person

  4. Ini serius ff debut, kakput? Yhaa walaupun masih jinjja eonni noona dan sebagainya, tapi seginimah kece kali kak TvT

    Dan maaf saya ketawa gegara pinsil TvT

    Duh, saya berasa flashback castnya mas kyu sama taemin, bias zaman kapan wkwk.. tapi asli kak, inimah kece banget untuk ukuran debut, suwer deh. Gak salah lagi kenapa sekarang makin ketjeh wohoho…

    Keep writing yha thor! :3

    Like

  5. Aduh quote cinta dan matematika bertabura di mana-mana aku pungut dulu kak…
    Mana dikasi Taemin segala aku kangen dia :^
    Semua kata2 korea udah biasa terlintas di cerita re-debut yg udah publish sampai kata ‘jinjja’ keluar aku pengen ketawa tapi takut nasib berbalik ToT
    Fakta bahwa Kyuhyun suka matematik itu bikin aku merindukan masa2 jahiliyah dulu, huhu.
    Debut aja udah rapi kaaak (cuma kurang sdikiit banget) dan aku bisa apa… Selamat kak sudah melewati inaugurasi dengan gemilang.. 😀

    Like

  6. ANNYEON EONNI ANNYEONG. HAHAHAHAHAHAHAHA. Tau gak kak i really really keep my cool pas baca bikos awalnya seems ngga ada apa-apa. Pas bagian taemin ngomong: jinjja noona?? PARAH LANGSUNG BUYAR WKWKWKWKK. GANGERTI LAGI GANGERTI. Tapi mah kak di luar noona hyung jinjja-nya ini udah kece kok kaaak huft. Ngga ada scene yang bikin cringing banget hahaha. Thank you for the good laugh kakput i really enjoyed it HAHAHAHAHAHAHAHA. Dan aku masih kebayang taemin unyu nggak kayak sekarang wakakaka. Yokshi kakput keep writing my cobonyi sisteeeer❤❤❤

    Like

  7. setuju sama kak fika, awalnya mikir ‘ini ff debut?’ karena jika ini ff debut mengapa sangat banyak kesamaannya dengan tulisanku yg sekarang *terjun dari ketinggian 1000 mdpl
    masih ga percaya ini ff debut rasa monangesh walaupun ya atribut debutnya masih ada sih yg jinjja2an itu ahaha. tapi penerapan matematika di kisah cinta itu keren, dan ini unsur fangirl-nya juga ga begitu berasa…
    ga usah ke mars kak, stay there. ficmu ga cringeworthy soale :p
    keep writing!

    Like

  8. TSAAAAAHHHHHHHHH HAHAHAHA NOONA SLASH SEONSAENGNIM DADAKAN NEOMU YEOPPO REPLAY REPLAY REPLAY INI DEBUT TAPI BAGUS PUUUTTT AKU GA MAU MATIIN CAPS AH MALES SOALNYA BAKAL DINYALAIN LAGI BUAT HYUNGNOONA EHE EHE. yaudah deh matiin caps. eh aku suka loh perumpamaan yang life is like math itu huhuhu sungguh noona yang baik ya dede taeminnie beruntung sekali dapet bimbel gratis trus dicemburui pulak oleh hyung yeokshi thor neomu daebak lanjut thor

    Like

  9. pinsil?!!!1??
    PiNsIL?,!?!!?!?1
    PINSIL?!!!?!!!??!!?

    omona pssiskararani eonni jinjja daebakida kekeke~~ ^^ setuju ma kakpang ini paket lengkap puas banget kyuhyun-taemin dua-duanya bias akuuu. ya Allah itu label jenius (dan evil) di jidat kyuhyun memang tida perlu diragukan lagi kesahihannya sejak dulu yhaa wkwkwk :”

    anw tulisan ini ‘rasa’-nya kakput bangeettt. ada ciri khas yang kebawa sampe sekarang, pastinya dengan kualitas yang 999+ di atas sebelumnyaaa wkwkwkwk ❤ lalu analogi matematika sama hidup itu very clever kusuka onnie-ya jeongmal saranghandaaa ❤

    CONGRATS KARENA SUDA MELALUI MASA OSPEK YANG MENYIKSA PSSISKARANI EONNIE! HWAITING!

    Like

  10. OMONA JINJA EONNI??? WKWKWK
    Eserius ini ff debut kakPut?
    Hanjir ini mah tulisan aku sekarang kak (?)
    Tapi daebak sih kak debut aja sekece ini /ini serius beneran/

    EONNI KEEP WRITING!! WKWKWK

    Like

  11. ((pinsil)) terngiang-ngiang nian di kepala saya XD

    Tapiii kakput selaras sama kakfika sih. Ini mah udah kece di jaman semono kae heuheu. punyaku lebih nista. terus berkarya yaa eonni pssiskarani :*

    Like

  12. Awalnya aku kira kak Put memang sudah terlahir menjadi seorang penulis sampai pada aku menemukan Jinjja.
    Jinjja?????? Aish…
    I know I know tulisanku tahun segitu mah malah belum ada kak Put, di tahun berikutnya malah lebih sampah dari punya kak Put tapi biarlah event inagurasi ini menjadi tempat kita mengoreksi diri dan …. menertawakan satu sama lain. HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA.
    Tulisan sekarang sih boleh beda-beda tapi aibnya hampir samaan semua tapi walaupun gitu masih tetep diketawain juga. HAHAHAHAHA.
    Udah ah ketawanya, takut kualat atuhlah.
    Ampun ya kak Put /lalu melipir/

    Like

  13. halo kak put, hehe aku sudah lamaaa sekali ga buka wp dan pas buka ada event baru dr ws isinya ff awal para penulis tetap wuhuuu aku excited sekali dan ff pssiskarani ini yg aku baca pertama dan… untuk ff debut, ini keren lah. despite jinjja, onnie, hyung, noona dan pinsil (well, pinsil made me laugh so hard hehe) ini udah apik sih kak, pesannya jg udh dapet, pantes sekarang kakak tulisannya kece baday. aku seneng ada event ini, bikin aku sadar kalo mereka yg tulisannya kece baday itu ya yg mau belajar. keep growing kak put!

    Like

  14. Ini udah bagus lho, Kak. Nggak cringeworthy kok, rapi malah. Yah, kalau mau bahas istilah Korea kayaknya hampir semua ff debut ada bahasa Koreanya ahaha :D. Dan setuju sama Hani, aku ngerasa kalau tulisan ini Kakput banget. Ada yang bisa dijadiin bahan renungan juga. Nggak cuma jadi tahu sexy-nya matematika, aku jadi tahu enaknya membahas soal kehidupan sambil dikaitkan dengan matematika :). Keep writing, Kak :).

    Like

  15. aiguuuuuuu, kenapa evin melewatkan masa-masa seperti ini, evin masih menyesal HUHU jadi malam ini evin mah mau buka-buka fenfik debut-nya jakkanimdeul eonnideul sekalian dan HEHEHEHEHEHEHE MANA MUNGKIN EVIN MENYESAL.

    i had good laugh at “JINJJA NOONA?” aiguu aiguu jinjja :”))))) keunde despite masalah jinjja, -ah, -ya, -ssi, noona, dan hyung, ini sudah kualitas supeeeeeeer! kak puuut yeokshi a true jakkanim sedari awal. a golden debut fic ini mah hadeuuuuuuuuuuuuuh sudah bagus dari dulu! btw btw, aku senang sekali tapi menyesal karena baru sempet membaca-membaca inaguration ini karena dulu-dulu belum sempat, send my love to Q karena membuat event yang keren sekali WAKAKAKAKAKAKAK (padahal d-day punyaku dipost mah menangis dalam hati) aiguuu aiguuu, taemin masih kiyowo, kyuhyunnya juga masih ganteng sampe sekarang. nattasha, mengutip dari kak eci noona neomu yepooooooo!

    pssiskarani jakkanim daebaaaaak! sequel, thor! ❤

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s