Blitzkrieg [2]

by aminocte

blitzkrieg (n.): lightning war; a military technique used by Germans in WW II  based on speed and surprise

A set of short fictions, consists of <200 words.

Animals

[119 words]

Melihat semut tak jarang membuatku ingin tertawa sekeras-kerasnya. Aku tidak mengerti mengapa mereka begitu rajin membangun sarang dan mengumpulkan bahan makanan. Padahal ada banyak gula di mana-mana. Sambangi saja rumah seorang manusia atau ladang tebu, niscaya mereka tak akan pernah kelaparan selama bertahun-tahun.

Kalau aku, sih, lebih senang bergelayut di antara pohon-pohon dan menikmati setiap detik waktuku yang berharga. Tidak seperti semut, aku tidak butuh mengumpulkan makanan. Toh, tubuhku sangat hemat energi. Makanan saja bisa bertahan dalam tubuhku selama 50 hari. Wow, luar biasa, bukan?

Kalian ingin bertemu denganku? Kurasa sebaiknya jangan. Aku primata bau, lamban, dan menjijikkan dengan rambut panjang yang ditumbuhi jamur. Dan satu lagi, aku berbisa, lho. Apa? Kalian masih penasaran?

Ehm, namaku Kukang. Salam kenal semuanya.

Applause

[60 words]

Luar biasa. Sungguh luar biasa. Pidatomu begitu memukau. Semua seakan tersihir dengan keelokan bahasamu. Semua seakan terpesona dengan anggunnya gerak-gerik tubuhmu. Setelah ini, aku yakin mereka akan memilihmu sebagai presiden baru, menggantikan Pak Tua yang sudah terlalu renta untuk memimpin negara.

Gemuruh tepukan tangan membahana. Aku turut serta di dalamnya. Tinggal tunggu waktu sampai mereka tahu pidatomu hasil sontekan semata.

Heat

[146 words]

Di tempat ini, panas luar biasa ganas membakar kulit. Semua tampak kegerahan. Bahkan gerah rasanya tak tepat untuk menjelaskan sensasi yang aku, juga semua orang alami. Rasanya seperti sedang berdiri di depan Merkurius dengan wajah menantang matahari. Seperti terbakar, tetapi tidak juga. Peluh membanjiri tubuhku dalam artian harfiah. Bagian lututku ke bawah telah terendam keringat. Kulihat di sekelilingku, ada yang hampir megap-megap karena peluh itu telah nyaris mencapai hidungnya.

Namun, di tempat lainnya, ada yang tampak biasa-biasa saja. Panas yang kurasakan sepertinya tak berpengaruh pada mereka. Seperti ada yang menaungi mereka dari hawa panas yang menyiksa. Bayangkan, di saat semua orang kepanasan, mereka justru tidak merasakan apa-apa. Ini tidak adil, bukan? Mengapa naungan itu hanya untuk mereka? Memangnya aku tidak pantas untuk mendapatkannya? Apa yang membuat aku dan mereka berbeda?

“Amalmu di bawah standar,” kata sebuah suara, tepat di telingaku. Aku menoleh dan tidak menemukan siapa-siapa.

What time is it?

[80 words]

Jarum jam sudah berada di angka 7.  Hangatnya sinar matahari menembus celah tirai jendela. Sudah pagi ternyata. Orang-orang pasti sedang bersiap kerja dengan setelan lengkap. Anak-anak pasti sedang bersiap sekolah dengan seragam lengkap. Aku masih terkantuk-kantuk menunggu kesadaranku lengkap. Gara-gara semalam begadang menyelesaikan naskah, aku masih harus berjuang mengumpulkan nyawa di saat yang lainnya telah siap menghadapi kejamnya dunia. Biarlah. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, bukan?

Sekarang baiknya aku tidur dulu. Mataku terlalu berat untuk diajak kerja sama.

Sharing

[95 words]

“Mau?”

Sebungkus roti teracung di hadapanku. Pemiliknya seorang gadis yang duduk di sebelahku. Namanya saja aku tidak kenal. Bagaimana bisa dia berpikir untuk menawarkan roti kepada orang yang tidak dia kenal? Dunia memang sudah janggal.

“Rasa apa?” tanyaku, pura-pura tertarik.

“Rasa cokelat. Tapi kalau nggak suka, masih ada rasa stroberi, sarikaya, nenas, kelapa. Kebetulan tadi saya beli banyak.”

“Oh, kalau rasa yang pernah tertinggal ada?”

Sebuah truk melaju kencang mendahului bus yang kutumpangi. Meninggalkan asap pekat dan bunyi klakson yang membuat telinga pekak.

“Maaf, tadi bilang apa?”

Sial.

“Nggak, nggak jadi.”

“Rotinya?”

“Nggak usah. Makasih.”


Advertisements

12 thoughts on “Blitzkrieg [2]

  1. Wakakakakakk
    #2 ini lebih menggelitik kak amii, hihihi
    Animals : as usual kak ami yaah ada aja info baru di ceritanya *0*
    Applause : kalimat trakhirnya mantap, ahahaha
    Heat : .____________.”
    What time is it : emang enak banget kalau udah mmutuskan abulia setelah kerja rodi semaleman. Peduli amat gak masuk kuliah pagi, wkwk
    Sharing : kesian amat ckckck…

    Ada #3-nya kan ya? Ehehehehe

    Like

  2. MAU NGAKAK BACA YANG TERAKHIR ATUHLAH AMIIII xD “kalau rasa yang tertinggal ada?” Sumpahlaaaah haha. Ini rasa yang tertinggal tuh ada judul lagunya nggak ya? Rasa-rasanya pernah dengeeeeer wkwkwk.

    Kukang tuh emang yang kerjaannya diem nemplok doang kan ya mi? Ampuuuun sumpah aya-aya wae kenapa sih mi idenyaa ya allah :’)

    Terus yang heat aku literally merinding huhu. Beneran yang pendek tapi maksud ceritanya nyampe bangetngetnget yaampun makasih ami sudah mengingatkanku :”

    HAHAHAHA YANG BAGIAN APPLAUSE AKU PENGEN TERTAWA MENGEJEK. Bikos aku dulu pernah tau gitu temenku pas suruh praktik pidato bahasa indo dia make punya temennya kelas sebelah. Pft. Hih.

    Yang what time is it… itu kenapa aku banget pas kuliah kalo udah dari senin wakakakaka. Suka ihhhh! Yokshi ami mah hehe. Keep writinggggg 😀

    Like

    1. Aku juga yang “pfftt” pas nulis itu kakfika. Like cheesy dan pasaran banget nggak sih hahaha. Iya perasaan ada judulnya tapi lupa ih :”.

      Iya, Kak, Kukang yang nemplok doang itu. Ini idenya gara-gara liputan di TV Kak, antara geli geli gimanaa gitu melihat cara hidupnya haha.

      Dan yang Heat itu ah, pokoknya self reminder juga Kak. Aku juga merinding, antara siap nulis yang kayak begitu atau nggak (padahal kelakuan masih ….).

      Applause itu xD aku keinget skandal pidato siapa itu ya, yang mirip banget sama punya Michelle Obama jadilah begitu dan yah plagiarism itu bikin pft banget nggak sih, Kak? 😀

      Haha iyees aku juga gitu Kak. Suka nggak rela kalau musti keluar pagi-pagi padahal habis liburan atau begadang semalaman 😀

      Makasih ya Kak Fika 😀 Keep writing juga ya buat Kakak 🙂

      Like

  3. Hahahaha tapi gaenak ketawanya aku harus gimana kak. Salahin si aku yang nggak jelas banget omongannya.
    Lha sama kak, Heat juga tamparan sendiri buatku, yah… ya gitulah *malu*. Aku belum nonton zootopia *duh* berarti ada kukang ya di sana.

    Yay! 100 buat Kakput, yang Applause itu kasus yang itu. Dan bener, what time is it itu tentang nocturnal, Kak.

    Makasih Kakput 🙂 Siaap!

    Like

  4. that kukang, tho HAHAHAHA kenapa sih dia males bgt 😦 aku langsung inget zootopia pas baca, kak.

    terus sharing jugaaa!!!!! ITU ON TOP. rasa yang tertinggal…. er… :(( udah ditawarin roti juga, e malah bikin baper, hiks. HAHAHA tapi aku ngakak banget sih.

    dan yg applause kaaaak itu juga aku ngakak. tp ada koreksian kalau contek itu bentuk bakunya sontek. makanya menyontek bukan mencontek. hehehe. itu doang sih, lainnya sudah okkkkkk!

    semangat terus kak ami!

    Like

    1. Hihi yah kadang bikin geregetan ya ngelihat kukang :D.
      Sharing itu.. aku aja geli nulisnya ya ampuun hahaha
      Oh, iya aku lupa soal sontek itu, makasih Evin atas koreksinya, sudah kuperbaiki.
      Senang deh kalau ceritanya bikin ngakak XD. Semangat juga, Evin! 🙂

      Like

  5. Awal sama akhirannya aku ngakak parah yhaaa Allah nggak kepikiran yang keluar: “ehm, namaku kukang,” dan kenapa harus ada: “salam kenal semuanya” itu aku ngakak campur gemas yah gitulah 😂 terus rasa yang tertinggal hm oke yang sabar ya mz/mba 😂

    Overall asik banget kak seriusan ditunggu #3nya huehehehe btw salam kenal aku bella kak ami semangat keep writing yaaaa🙌

    Like

    1. Halo Bella, salam kenal yaa.
      Waah aku nggak nyangka curhatannya kukang bisa jadi menggemaskan ;D dan rasa yang tertinggal itu memang gombal gagal haha.
      Makasih Bella sudah mampiir, keep writing juga yaa

      Like

  6. KUKANG!! YA AMPUN LANGSUNG MELEJIT INGET ZOOTOPIA MASA HAHAH GEMES IH

    terus apa nih, “Oh, kalau rasa yang pernah tertinggal ada?” HAHAHAHHAHAHA MAS (atau mbak?) PLS JANGAN BIKIN TITAN LEMPAR HAPE KE LAYAR, KASIAN VAIO-KUN YG UDAH TERDZOLIMI SELAMA INI ADUH XD XD

    oya, yg heat itu tamparan banget ya? huhu pendek tapi jleb banget yeokshi kaami (y)

    keep writing kak ❤ ❤

    Like

    1. Titaan ya ampuun aku belum nonton Zootopia jadi gatau.
      Yang gombalan itu cheesy banget ga sih? Aku ngebayanginnya jadi geli sendiri
      Nah yang heat itu.. juga selfreminder buatku kok, titan..
      Plis jangan lempar vaio-kun, vaio-kun kan nggak salaah :”(
      Keep writing titaan

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s