Kepada Tuan Matari Pagi

Kepada Tuan Matari Pagi © Fantasy Giver

Kamu adalah disparsitas yang mengisi namun juga memecah

.

.

Kita mengintepretasikan dunia lewat cara yang berbeda: kamu dengan warnamu, aku dengan aksaraku. Kamu mengasosiasikan langit lewat coretan kuas berwarna biru, sementara aku lebih senang pada banjaran deskripsi di bukuku. Kamu merasa penuh saat menghirup aroma spektrum dan aku baru bisa merasa tenang kala sudah menulis satu, dua kata.

Kita berbeda, Sayang. Iya.

Kamu lebih senang pada blueberry, sementara aku menggemari strawberry. Kamu punya popularitas yang membuatmu disukai siapa saja padahal aku biasa saja. Kamu bisa menciptakan asap beraroma cokelat ketika ovenmu mulai memanggang—berprinsip pada buku resep—di kala aku tak begitu ambil pusing pada kepastian.

Kamu musim panas, aku musim hujan.

Kamu rumah, aku petualang.

Terkadang aku bertanya-tanya, apa yang membuatku memujamu? Di antara seluruh manusia di dunia ini—yang memiliki sejuta persamaan dengan minatku—mengapa aku jatuh kepadamu? Bagaimana caranya derap langkah kuda—atau dalam versimu, serangan tiba-tiba Stromtrooper milik Darth Vader—timbul dalam dadaku ketika kamu tersenyum.

Namun nyatanya irasionalisme ini mampir di pagi yang lembut, sehabis fajar turun, dan lewat warna-warnamu yang berbeda. Cintamu hadir dari sorotan berpendar yang meleleh melalui manikmu, sementara kue-kue cokelat masih hangat di hadapan kita. Kamu tidak merah seperti stroberi, melainkan biru yang ranum dan menyegarkan—menenangkan, memberi keamanan. Kamu memberiku kehangatan dan kamu membuatku ingin pulang.

Kata sebagian orang, perbedaan itu saling melengkapi seperti potongan puzzle yang disusun jadi satu. Sebagian lagi berkata perbedaan memecahkan bak pukulan palu pada selapis kaca rapuh.

O, rasanya aku tak mau peduli.

Selama kamu di sampingku—terasa benar, hidup dan ada—aku tak seharusnya acuh akan beda atau sama. Sebab nyatanya kita eksis di dimensi yang tak pasti: anomali selalu bertandang. Kita tak bisa membuat suatu tiang pancang bahwa A adalah yang benar atau B adalah yang salah. Seperti kamu pada hidupku dan aku pada hidupmu.

Sayang, kamu adalah disparsitas yang mengisi namun juga memecah; bahwa hatiku kamu penuhi dan kesendirianku kamu basmi.

Dan aku mencintaimu untuk segala argumennya.

.

Fin

.

.

A/N:

  • karena ini valentine’s day, jadi yha….
  • thanks for reading!
Advertisements

18 thoughts on “Kepada Tuan Matari Pagi

  1. cieeee evin romantis banget!!! mana momennya pas lagi valentine hahaha. dalam tulisan ini, perbedaan jadi terasa indah dan cantik, aku sangat suka :’) keep writing, vin uuuuunnncccchhhh ❤

    Like

    1. halooo, kak nisaaa! iya nih kak huehue kayaknya lagi kerasukan cupid deh pas nulis ini xD dan iya dong, perbedaan ga selalu buruk kok bisa diliat baiknya juga. makasih banyak kak nisa, pokoknya ditunggu tulisan kak nisa juga uncccccccchhhh ❤ ❤

      Like

  2. Kak eviiiin omonaaaa ❤ peulis aku setuju sama kak nisa. Ini cantik bangeet, adem semriwing gitu. Paragraf kedua dari akhir yang paling nendaaang bagiku hehehehe. Nice writing kak ❤

    Like

    1. shia omo omo haluuuu! ahaha adem semriwing xD kayak permen relaxa dong… makasih banyak ya, shiana yang paling cantik. kamu juga k e e p w r i t i n g, sayangku! ❤

      Like

  3. berasa ga perlu ngemis coklat di hari merah muda ini, krn tulisan evin udah manis <3333 hahhahah aku malah rencana ngepost yg angst2, tp ga jd deh yaw. masih kurang sana sini x,D

    Like

    1. kak cherry!!! thank you. (gives you chocolate) hehehe. awww terima kasih banyak kaak udah dibilang manis xD eh ayo dipost kak fiksinya!!! aku tunggu yeees hehehe. kak cherry semangat teruuuus! ❤ ❤

      Like

  4. EVIN MA TWIN INI TUH INI TUH ❤ Heartwarming dan bikin meleleh! Aku suka semuanya dari cover, summary, ide sampe bahasa yang kamu pilih. rasanya tulisan kamu makin mateng dan makin cantik bahkan dengan length yang gak terlalu panjang. Teruntuk siapakah tulisan ini, rasanya aku gasanggup bertanya-tanya saking melelehnya ❤ nice shot, twinnie!

    Like

    1. DHILAKUUUUUUU ❤ ❤ MY TWINNIE! HELLO! HOW HAVE U BEEN, KURINDU SEKALIIII! awaw komen kamu jauh lebih bikin meleleh, lho, dhil xD makasih banyak yaaa! buat siapa? tulisan ini teruntuk kamu hue hue hue. buat kamu dan buat semua orang yang baca 😉 once again, thank you dan semangat terus my dearest one! :))

      Liked by 1 person

  5. eviin… aku tak bisa berkata-kata deh. ini tuh termasuk masterpiece gitu. baguus bgt penyampainnya. ngalir… dan perbedaan jadi terkesan indah di sini. suka suka suka seribu kalii 😘

    keep writing eviin ^^ aju nice fic 😉

    Like

    1. kak aneeee! ahahaha masterpiece ya ampun enggalaaah masih banyak yang lebih bagus dari ini, kak. but thank youuuu! seneng banget kalau kakak suka dan emang bisa dinikmatin hehe. kak anee semangat terus yaa! ❤

      Liked by 1 person

  6. Kak evin, kak evin, kak evin, kok ini diksinya mateng banget sih kak? I adore you so much ♥ apa ya…  heartwarming, bikin terpana ((orang alay dasar)), gatau aja deh pokonya pas dibaca tuh enaknya enak banget banget banget. konten, penyampaian, bahkan covernya haha. sejauh ini, nabil ngerasa karya ini yang paling mateng dari karya kak evin yang lain. iya gasih kak? hihi 😀

    Like

    1. nabiiiillll terima kasih banyak! aduh aduh pujian kamu lebih bikin heartwarming, tauuu. heart attack malah. ini diksinya…. sepertinya iya? aku masukin banyak metafora gitu soalnya di sini, bil. dan udah lamaaaa banget ga nulis diksi yang begini. hehehe. makasih banyak ya, nabil, kamu semangat terus! and i adore you much much more, dear one! ❤

      Like

  7. VIN HELP AKU MELELEH AKU BERASA KAMU GOMBALIN AKU TOLONG HELP MY HEARTEU! Kok bisa siiihh kamu nih kamu vin setelah yang namjun, terus ini … Aku pingin masukin kamu ke saku namjun aja deh biar lengket ngga pisah pisah abisan kadar keromantisan kalian tuh duh love evin keep writing!!! ❤️❤️❤️

    Like

    1. BEL aku lagi makan pas baca komen kamu terus keselek HEHEHE “Aku pingin masukin kamu ke saku namjun aja deh biar lengket ngga pisah pisah abisan kadar keromantisan kalian tuh” ini kenapa kesannya kayak kita (aku, kamu, enjun (sama taetae maybe HEHE)) sering main bareng terus aku selalu adu gombal sama enjun di depan kamu sampe bikin kamu kesel HAHAHA maaf evin delu lagi. aku aminin aja deh ya ya ya HAHAHA

      makasih banyak bel bel belakuuuuh! kamu semangat dan keep writing jugaa! ditungu tulisan kamu hue hue hue ❤ ❤ love you more than enjun, sayang! ❤

      Liked by 1 person

  8. Kudunya aku baca 10 hari lagi biar pas black day untuk meningkatkan intensitas ngenes kratak krataknya. :>

    EVIN ROMANCE IS NOT MY CUP OF TEA BUT DIZ ONE IS AN EXCEPTION TOLONG CARIIN MAS MAS PELUKIS YANG MASI AVAILABLE KIRIM PAKE JEENE YAQIN EZOK SAMPAI YHA VIN ❤
    *yakin sampe kapan aja juga ga bakal nyampe*

    KANGEN EVIN KANGEM ROMANCENYA KANGEEEENNNNNN INI TERBAIQQQQQQQ LUVLUVLUVVVVCIT

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s