Para Pengintip

Tuan dan Nyonya Sturges barangkali adalah pasangan ter-tidak-harmonis yang pernah ada di kompleks itu.

.

Tuan dan Nyonya Sturges tinggal di Tropical End No. 11. Mereka barangkali adalah pasangan tertua di kompleks itu. Menjadi kandidat pasangan tertua agaknya tidak mematahkan kemungkinan bahwa kehidupan mereka harmonis. Uh-huh, mereka justru merupakan tetangga ter-tidak-harmonis yang pernah dipunyai setiap orang di lingkungan itu. Tuan Sturges bekerja di percetakan buku hampir sepanjang hidupnya, sementara Nyonya Sturges dulunya bekerja sambilan sebagai pelayan kafe. Bukan gabungan yang cocok, memang. Tapi kehidupan rumah tangga mereka seperti sudah menjadi makanan setiap hari bagi siapa saja yang berada dalam radius seratus meter dari kediaman mereka.

Kata orang, tidak ada pasangan yang tidak memiliki masalah. Perkataan itu sebetulnya masih harus diteliti lagi keabsahannya, tetapi toh potret seperti itu memang ditemukan hampir di mana-mana. Tak terkecuali Tuan dan Nyonya Sturges. Nyaris tujuh hari dalam seminggu keduanya bertengkar hebat, baik yang diawali dengan celotehan maupun hantaman tubuh. Rumah dua lantai dengan pintu keropos milik mereka agaknya tak cukup menahan suara keduanya. Well, pertengkaran memang tidak benar. Siapa sangka itu dapat membawa efek lain?

Pengintip pertama adalah Nyonya Emilia Roberts yang tinggal di seberang jalan. Ia adalah wanita karier dengan mobil bagus dan pakaian rapi. Nyonya Emilia hidup bertemankan anjing peliharaannya, Leroy. Meskipun tidak setiap hari berada di rumah, Nyonya Emilia selalu menyempatkan diri menyimak keributan dari rumah seberang. Wanita berumur tiga puluhan itu biasanya sengaja duduk di beranda rumahnya pada akhir pekan dengan secangkir teh menemani. Tidak bisa didefinisikan sebagai pengintip, sih. Namun, Nyonya Emilia akan segera masuk ke rumahnya begitu pasangan Sturges menyadari keberadaannya di sana. Untuk Emilia Roberts, cek-cok antara Tuan dan Nyonya Sturges benar-benar menghilangkan kepenatannya akan urusan kantor.

Lain hal dengan Tuan Stubby. Tuan Stubby adalah seorang duda berusia tujuh puluhan dengan halaman depan penuh alang-alang. Rumahnya bersebelahan dengan keluarga Sturges. Rob Stubby biasanya dapat terlihat tengah bersembunyi di balik semak-semak tinggi pekarangannya, mata sibuk menonton keributan rumah sebelah. Aksinya itu jarang tertangkap oleh pasangan Sturges, tapi toh Rob akan menyenggol pagar pembatas atau terjatuh saat tak kuat jongkok lebih lama. Andra Sturges—putri tunggal keluarga Sturges—gemar melempar biji jeruk ke kepala Rob sampai kakek itu berhenti mengintip keluarganya.

Jika Tuan Stubby mau bersusah payah mengintip pertengkaran keluarga Sturges di antara semak-semaknya, Nona Goodman barangkali jauh berbeda. Wanita lajang berusia dua puluhan itu biasanya hanya mengerutkan dahi setiap menyaksikan keributan di Tropical End No. 11. Tina Goodman akan menghentakkan kakinya tak suka, untuk kemudian masuk ke rumahnya di sebelah kiri rumah Nyonya Roberts. Yang tidak disadari orang adalah pandangan tertariknya dari balik tirai. Andra Sturges mati-matian membenci perilakunya itu. O, Tina. Andaikan kautahu seberapa tak sukanya nyonya muda Sturges kepadamu.

Edward Stubby, anak sulung Rob biasanya kutemukan berlama-lama di halaman rumah, hanya untuk memperhatikan rumah keluarga Sturges. Aku tak yakin apa yang diperhatikan Edward, karena ia toh tetap berdiri di sana apabila Tuan dan Nyonya Sturges tidak berkelahi. Keanehan itu disusul dengan tatap mata yang dicuri pandang setiap beberapa waktu. Ketika Andra Sturges dikabarkan melarikan diri dari rumahnya, aku menghitung mundur Rob tua berlari keluar, meneriakkan nama putranya yang tak akan kembali.

O, Andra. Aku ingat masa kecilnya. Gadis dengan rambut panjang sewarna madu, manik hazel, dan raut wajah cemberut. Satu-satunya di taman kanak-kanak. Dari semua pengintip yang selama ini kusaksikan, kepada Andra-lah aku mengangkat topiku. Gadis itu, gadis yang tak pernah repot-repot memperkenalkan dirinya di muka kelas, adalah satu-satunya yang kulihat melakukan segala hal untuk meredakan keributan di rumahnya. Dia adalah pengintip paling pemberani yang pernah kutemui, bahkan dengan segala rasa sakit yang ia tanggung selama bertahun-tahun.

“Kalau kau ada di posisiku, kuyakin kau akan berbuat hal yang sama.” katanya suatu hari kepadaku, hari ketika ia memutuskan untuk berbicara kepadaku di tengah kemurungannya.

Aku tak pernah punya cukup keberanian untuk menjawabnya. Mungkin karena sorot matanya yang terlalu lemah, atau rautnya yang kelelahan, atau juga tangisannya di malam-malam ketika orang tuanya tak kunjung berhenti. Yang kutahu, aku hanya menatap manik hazel kepunyaannya. Andra Sturges, andaikan kautahu, sesungguhnya bukanlah Nyonya Roberts yang paling membuatmu jengkel, atau Rob Stubby si pengintip tua yang kerap membakar amarahmu, atau Tina Goodman yang tak pernah ingin kau bicarakan, yang merupakan pemilik kekal dari sebutan sang Pengintip, sebutan paling pengecut yang sama-sama kita buat kala tinggimu belum melampaui kenop pintu. Bukanlah mereka yang selama ini mengisi harimu dengan kepenatan, bukan pula mereka yang diam-diam mencuri pandangmu, melainkan aku, teman yang sudah lama berhenti menemanimu.

Salamku, Mark—boneka beruangmu.

—fin.

a/n:

  • Agak tidak sesuai ekspektasi awal, tapi lega rasanya bisa menamatkan apa yang sudah menjadi draft favorit sepanjang waktu.
  • Salam hangat untuk semuanya!
  • Aku mohon maaf banget untuk semua ws fams karena baru bisa muncul :’
  • Karena aku belum bisa langsung berhubungan dengan kawan-kawan secara online, jadi kutitipkan salam buat semuanya, terkhusus untuk Q dan segenap keluarga ws 😀
Advertisements

10 thoughts on “Para Pengintip

  1. Allahuakbar

    Allahuakbar

    Allahuakbar

    Kak dhilu I miss you so muchhhhh!!! Udah lama banget ga apdet dan ga muncul di cetrum kak dhilu kemana ajaaaa. I was really excited to see your name in my feeds ♥

    Nabil suka sama ide ceritanya, tetangga tetangga kepo yg somehow remind me to Petunia dursley hahah xd lagian emang kan ya di keseharian ada ajaaa persoalan yang beginian, tapi eksekusinya kak dhilu sangat classy asik otoke gitu deh

    Oiya, di bagian ini nabil agak bingung sama susunan katanya kak:

    Uh-huh,mereka justru merupakan tetangga ter-tidak-harmonis yang pernah setiap orang di lingkungan itu punya.

    Kalau gini gimana kak: Uh-huh, mereka justru merupakan tetangga ter-tidak-harmonis yang dipunyai setiap orang di lingkungan yang pernah mereka tinggali.

    Or is it just me ya? Hehe, feel free to correct me kak. Dan yg cek-cok nabil liat di kbbi gausah dilasih dash kak ternyata, but cmiiw yhaa 🙂

    Pokonya I miss u so much and I’m looking forward for your response :)) it’s so nice to see you around again kak dhiluuu ♥♥ ini penyengar banget habis tadi simulasi un heu wish me luck in my usbn dan un kaaaa ♥

    Liked by 1 person

    1. NABIL MY LILSIST! I’ve been missing you and the rest of ws member SO MUCH too! Aku -ekhem- belum punya smartphone pengganti yang mati total and never been in touch with my online friends since. And same goes with me, I feel so triggered to see your name on my feeds just before.

      Makasih Nabil udah suka sama cerita ini! I’m very grateful. Anyway, setelah diliat-liat lagi, it does sound strange! haha! tapi mungkin bakal kuganti jadi ‘Uh-huh, mereka justru merupakan tetangga ter-tidak-harmonis yang pernah dipunyai setiap orang di lingkungan itu’ How?

      Don’t worry, its not you. Makasih udah bantu koreksi, Nabil! Aku udah berasa banget bakal ada yang dikoreksi karena aku sendiri belom ketemu kbbi sejak hp-ku mati:(

      I miss you so muchie muchie too! thank you! :)) ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥ ah, I feel so honor! semangat semangat! pantesan tadi pagi aku lewat sma kok ada pemeriksaan buat segelintir siswa yang tampaknya kelas 3 hahaha. SEMANGAT TERUS NABIL! I KNOW YOU CAN DO IT! lovelovelove

      Liked by 1 person

    2. I know dat feel! Kehampaan karena ditinggal smartphone, and belive me kak nabil harus survive sekitar tiga sampe empat bulan karena orangtua nabil pengen ngasih pelajaran 😦 tapi gapapa kak, nabil bisa bayangin kita chat di line sambil saling kirim stiker LMAO

      Siipppp bangeeet! Sounds/? beautiful, dan sangat mudah dimengerti ♥♥ tanpa kbbi tuh rada kosong gitu ga sih kak? Biasanya lebih sering dibuka daripada aplikasi lain 😂

      Waaa makasihhhh ♥ kak dhilu juga harus semangat, smart phonenya masih ditahan mungkin karena mau dibeliin yang nyu heheyyy 😉

      Liked by 1 person

    3. HUHUHUHU FINALLY THERE IS PEOPLE OUT THERE WHO KNOW HOW IT FEELS TO LIVE IN 21st CENTURY WITHOUT SMARTPHONE :” aku juga harus kuat kayak nabil! udah tiga bulan nih :” awww nabil 🙂 iyaa tanpa kbbi tuh hampa kayak gapunya temen sebangku 😦 betul!

      yeeeay! alhamdulillah aku termotivasi untuk bersabar lebih lanjut 🙂 thanks a lot nabil! aamiin semoga jodoh-smartphone-ku lekas datang hahahaha thank you lilsist! 😉 ily so muchie muchie

      Liked by 1 person

  2. DHILAKU MY FAVORITE PERSON ON EARTH MY DEAREST TWINNIEEEEE

    HOW ARE YOUUU? HUHU aku kangen bangeeeet. kangen chat-chatan kayak dulu, ngomongin mulai dari mimpi, tulisan sampe hal tergapenting sekalipun. semoga apa pun yang kamu hadapi sekarang bisa lancar yaaa, dhiil. terus kamu juga sehat terus, semangat terus, pokoknya yang baik-baik deh. i love you so much, dear one, jadi doaku selalu menyertai kamuuu.

    anyway, you still got your magic. tulisan dan diksi yang pekat sama seperti dulu. yeokshi dhila mah tulisannya emang udah ga perlu diragukan lagi. you slayed this awesomely. aku suka banget macem-macem pengintipnya mulai dari nyonya roberts sampai edward (tapi kalo edward kayaknya ngintipin andra HEHEHEHE) masing-masing punya karakteristiknya sendiri dan kamu mengeksekusinya dengan luaaar biasa.

    anyway, ada satu koreksian dhil. cek-cok harusnya cekcok aku tadi cek kbbi (and i’m not blaming you, karena aku paham kamu lagi ga bisa buka kbbi) but but sekali lagi ini keren sekali dan aku sangat suka. semangat terus dan keep writing yaaa my lovely twinnieee! ❤ ❤ ❤

    Liked by 1 person

    1. EVINNIE TWINNIE BINNIE YOU HAVE TO KNOW TOO, THAT YOU OF ALL PERSON ARE MY FAV PERSON! 😚😚 semoga kita bisa segera kembali ke rutinitas yang dahulu~ BEEN FINEE! walaupun gak se-fine kalo on terus hahahaha.

      anyway aku bersyukur banget kalo emang ini masih ada kesan ‘aku’nya since udah lama bangt gak aktif nuliiiis X) thank you thank you thank you 😁

      Aw iya nih edward sih ngintipinnya beda urusan HAHAHAHA. Altho aku juga sebenernya suka bahwa seenggaknya ada yg ngintip pake rasa ga kayak yang lain 😂 OHIYAAA! ampun kemaren diingetin nabil dan aku masih aja lupa beresin. Makasih evinku udah diingetiiin! iya hampa tanpa kbbi 😦 semoga hp-mu selalu sehat biar evin gak ngerasain terhambatnya kayak aku amen!

      Awwww thankyou ma twin! komennya evin tuh selalu heartwarming kenapa sih aku kan berhati lemah siap diluluhkan 😀😀 makasih ya cantiiik udah main ke sinii. Seneng banget dapet welcome dari kamu (hug) (hug)

      EVIN I LOVE YOU SO MUCHIE MUCHIE LETS BE TWIN FOREVER!

      Like

  3. DHILUUUUUUU LONG TIME NO SEEE AAAAAAAAAAAA

    sek, bentar. titan sempat kedap-kedip depan laptop baca line terakhir. took me off guard, honesty XD

    i enjoyed reading this. hoho, seakan masuk ke dalam cerita dan mengamati karakter-karakter dhilu di sini. which is naiiisu!! thumbs up! eksekusinya mantap 😀

    Liked by 1 person

    1. AAAAAAAAAAAA Kaktitan! Kaktitan! Kaktitan! How I missed you! 😇😇😇😇 yeaay! Tadinya kukira garing banget line terakhirnya huhu tapi hamdalah apabila memberi sedikit kejutaaan 😄 Makasih kakaaaak 😙😙 Kayaknya ini pertama kali deh aku nulis karakter sebanyak ini di sebuah fic (not that I remember my own writing HAHAHAHA) tapi ini seru sekaliiii waktu ditulis. Lega banget bisa kembali ke ws! Lega pula kalau eksekusinya pas :’) thank you kaktitan! Ily ily ily ily ily ❤❤

      Like

  4. Dhilooo, halo!

    Iseng buka-buka wp, terus nyariin post yang dilike orang-orang, dan hi, ada kamu 🙂

    Terus ini bagus banget dong. Idenya, soal orang-orang yang ngeliat urusan orang lain. Dan di akhir, ya Edward kayaknya ngeliatin anaknya sih bukan ayah ibunya LOL. Terus cukup unexpected, which is nice. Dan, aku juga selalu bertanya, ini posternya gini, ceritanya mau dibawa ke mana ya, terus ternyata ini boneka, why so cute hahaha.

    Nice piece and keep making something amazing Dhiloo! ❤❤

    Liked by 1 person

    1. Hai Tar! Pakabar? Semoga baik! 😀 hehe thankyou. meski agak belok-belok di tengah dan akhir, lega juga kalo tema utamanya keliatan 😄 Ohiya dong pandangan Edward hanya untuk Andra 😁

      aku bingung posternya mau gimanaa, tapi pas googling teddy bear, nemu itu! Cute anaknyaaa. Jadi eng ing eng, jadi poster deh haha. Thanks tariiiii! You too sist! 😙😙😙😙😙 thanku thanku thanku

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s