Home-made Cookies

©Lt. VON 2017

*

“…—We have not all, you know, the same tenderness of disposition…”

― Jane Austen, Northanger Abbey

*

(Warning for some adult language and minor violence)

*

‘Mind giving me a hand to bake cookies downstairs, since I have no intention blowing up the entire house yet, Brother dear?’

Tepat setelah membaca pesan tersebut seorang anak laki-laki berambut cokelat kemerahan terjungkal dari kursi di kamarnya, kemudian dua kali tersandung mainan anjing dalam perjalanan kilatnya berlari menuruni anak tangga.

O, aku percaya kalian semua juga akan memberi reaksi yang sama—terkejut, penasaran, dan di atas semuanya, cemas—ketika mendapat pesan singkat semacam itu dari seorang kakak perempuan yang tidak pernah menyentuh peralatan apa pun di dapur kecuali mangkuk, sendok, karton susu, dan sekotak sereal.

Kembali pada anak malang yang kini sudah tiba di dapur dengan terengah. Ada tanda tanya dalam benaknya kala mendapati keseluruhan presensi sang kakak tampak normal seperti biasa. Tanpa plester di dahi maupun gulungan perban yang melilit kepala (sebagai tanda bahwa si kakak baru saja mengalami gegar otak) sehingga menciptakan pemandangan ganjil luar biasa.

Seorang Jane Vaughan di dapur untuk memanggang kue secara ajaib membuatnya tampak seperti Persephone yang duduk di singgasana Hades.

Dan seolah menghayati perannya, gadis berambut cokelat tua yang diikat ekor kuda itu tengah sibuk menelaah salah satu halaman buku resep, terbuka lebar di atas meja makan.

“The hell you are doing in the damn kitchen, Jane?”

“O, there you are my angel!” Si kakak tersenyum sumringah sebelum kemudian dengan sigap melemparkan celemek lain kepada sang adik, “and stop acting like a statue will you? I have no desire to make you into one.”

Ralat, Jane bukanlah perwujudan dewi kembang, melainkan dewi berambut ular—Medusa.

Memilih untuk tidak berdebat sebelum benar-benar dibutuhkan, si adik bergegas mengenakan celemek dan melangkah lebih jauh ke area dapur. Ia mendapati sejumlah bahan-bahan telah ditata rapi di sisi lain meja. Bahkan sebuah stoples baru telah disiapkan, lengkap dengan pita kotak-kotak merah sebagai pemanis.

‘Damn! She is bloody serious about it, huh?’

“Er … may I ask a question or two?”

“Just one.”

“Alright. Are you sure you did not accidentally hurt your head?”

Dan seperti seharusnya, Jake telah memprediksi akan adanya hadiah berupa serangan mendadak atas pertanyaan konyolnya, namun sayang ia salah perhitungan soal satu hal. Karena kali ini tinju Jane tidak diarahkan pada lengannya seperti biasa, melainkan kepala.

“A very dear acquaintance of mine, Rachel, will celebrate her birthday tonight. I didn’t know what kind of gift to get at first, but then I found this interesting article last week. A jar of home-made cookies will do great, don’t you think so?”

Rachel? I thought you hate her.”

Jake masih ingat jelas kakaknya pernah memesan sebuah samsak customs dengan wajah si rekan kerja—gadis berambut pirang dengan manik biru langit, dan senyum selebar jalan raya yang menunjukkan deretan gigi putih nan rapi—pada sarung pembungkusnya. Yang ia tahu, samsak tersebut rusak parah hanya dalam dua hari, dan berakhir di tempat sampah dengan isi terburai dan pembungkus yang tercabik di beberapa tempat—paling parah di area wajah. Dan mengetahui watak saudarinya, ia yakin serangkaian fenomena di atas bukan tanpa sebab.

“I do, but she invited me. I have to come to show my gratitude, no?”

Jane mulai mencampurkan tepung, gula, susu, telur, margarin, dan bubuk cokelat ke dalam sebuah mangkuk besar, sementara si adik sesekali masih mengaduh kesakitan dan memproses informasi yang ia berikan.

“Hold on … what’s that?” tanya Jake yang sudah pulih, ketika kakaknya mengeluarkan sesuatu dari sebuah plastik kedap udara. Sesuatu yang dihancurkan terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke dalam adonan.

Benda tersebut tampak serupa pasta cokelat beku, dengan warna merah kehitaman pekat mirip selai stroberi.

“I’ve been alive for eighteen years and I swear I never knew we need something like that for cookies ingredients.”

“Well, it’s a special ingredient,” balas Jane singkat sembari mengaduk bahan-bahan di dalam mangkuk hingga adonannya mulai memadat.

“That explains nothing.” Anak laki-laki yang lebih muda kukuh mendesak penjelasan lebih lanjut.

“Believe me you don’t want to see it ever again, Brother dear.”

“Why do I have a feeling that it has something to do with that article?”

Bukannya memberikan informasi yang diinginkan si adik, Jane justru menyodorkan mangkuk berisi adonan. “Be quiet and help me to knead it.”

“Forgive me your Highness, but I ask for an explanation, not a—”

“And please shape the cookies into perfect circles, before you get them into the oven.”

“Hey, I thought—”

“I thought I made it clear by saying that I needed your help, didn’t I?” Jane berkacak pinggang dan serta merta protes yang akan dilontarkan si adik tertahan oleh bibirnya yang mengerucut. “The faster you bake the cookies, the sooner you will get your answer, Jake.”

Dan dengan begitu si anak bungsu yang putus asa resmi ditinggalkan berdua dengan adonan kue, sementara kaki jenjang sang kakak telah melesat ke lantai dua untuk mempersiapkan diri dalam rangka menghadiri pesta ulang tahun maha penting.

It must be something weird then, batin Jake tidak berhenti memunculkan varian spekulasi akan bahan aneh yang telah tercampur sempurna dan kini sedang menunggu mengembang sementara dipanggang dalam oven.

Rasa penasaran si adik tak lagi dapat dibendung ketika barisan cookies yang baru matang gencar menggoda dengan aromanya.

Jane tidak akan marah hanya karena aku mencoba satu, ‘kan? Lagipula ini dalam rangka memastikan bahan aneh itu tidak merusak cita rasanya.’

Beruntunglah derap langkah kaki Jane kembali terdengar setelah Jake menyusun cookies dengan rapi ke dalam stoples cantik yang telah disiapkan, sehingga sepasang manik hazel yang baru tiba terfokus pada sepuluh keping cookies yang tersisa di loyang, sementara Jake diam-diam mengenyahkan remah kue di sudut bibir. Anehnya si pemilik ide membuat cookies justru menggeleng menolak kala ditawari apakah ia ingin menyicipi rasanya.

“Anyway, here is the article. Read it by yourself.”

Jake segera membuka lipatan kertas yang berisi cetakan sebuah artikel dari halaman web dengan judul: 10 Evil Psychopaths You Probably Don’t Know, sementara Jane mengamati cookies dalam stoples dan menggumamkan sesuatu seperti, ‘Untung saja hasilnya tetap cantik’.

Manik kenari anak laki-laki tersebut tertahan pada salah satu kasus psikopat Italia yang dipenjara atas kasus pembunuhan, juga perbuatannya ‘mengolah’ korban menjadi benda-benda bernilai jual yang kemudian ia pasarkan kepada tetangga di sekitarnya.

“I gotta go. Behave, Jake, and make sure you read the article thoroughly. Then it is up to you whether or not you will eat up those leftover cookies, or flush them in the toilet. You can use the guest loo. I have unlocked it, anyway.”

“—what? I thought the lock is broken!” Jake mengalihkan perhatian dari lembaran artikel dan mendapati Jane tengah sibuk mengenakan sepatu haknya.

“Of course not, silly! I have to use it for a personal business days ago,” tawa renyah Jane mengudara ketika ia mendapati sepasang alis adiknya bertaut dalam, tipikal ketika anak bungsu tersebut mendeteksi sebuah keganjilan.

Jake menunggu sampai mobil sang kakak turun ke jalan dan melaju melewati tikungan, sebelum berlari menuju kamar mandi tamu.

‘Personal business? Like hell I’d believe her!’

Dengan tangan lainnya yang tidak sedang menggenggam kenop pintu Jake menutup hidungnya rapat-rapat kala aroma tidak sedap menguar dengan brutal, menyerbu indra penciumannya tanpa ampun. Aroma yang sudah pasti berasal dari sesosok jasad laki-laki yang dibaringkan dalam bathtub dengan pakaian bersimbah darah.

“She brought a dead body of a random guy home, kept it for a week, and I didn’t even notice it. Bloody buggering fuck!”

Anehnya, tidak ada tanda-tanda bahwa si mayat kehilangan anggota tubuh atau organ dalam. Wajahnya mulus tanpa memar maupun bekas hantaman benda tumpul. Hanya beberapa sayatan dalam di bagian-bagian penting, di mana seseorang dapat menguras darah dari arteri dengan leluasa.

Dan putra bungsu Vaughan akhirnya menemukan jawaban dari mana asal bahan ‘misterius’ yang digunakan Jane untuk bahan pelengkap adonan cookies, ketika ia mendapati karet penyumbat bathtub masih tepasang dengan erat.

Tampak sebuah telepon genggam diselipkan di saku dada pada pakaian mayat laki-laki kaukasoid tersebut yang rupanya masih berfungsi dengan baik. Seketika perut Jake mulas bukan main kala mendapati layar ponsel tersebut menyala tanpa diiringi nada dering saat sebuah panggilan masuk. Satu dari lima puluh panggilan tidak terjawab dari ‘Sweetheart Rach’.

“… I hate my life.”

Checkmate.

 

VON’s NOTE:

Hello, fellas! 😀 Today I bring back my second family with me: the Vaughans! Feels so happy to be able to write the ‘sweet’ siblings in one frame after a very long time, and as usual, I’m so sorry to put you into a hard time (once again), Jake. I do hope you enjoy your bonding time with your sister, baking cookies together, syalala~

Okay, kidding. Anyway, it is true that I was inspired by Leonarda Cianculli’s case, and you can find the article about her: here.

Wish you all a wonderful Monday! 😀

Advertisements

24 thoughts on “Home-made Cookies

  1. Oh My God… 😰 udh curiga itu pasta beku itu sesuatu, kupikir bukan dr darah yg diambil sendiri 😣 asdfghjkl
    Jadi inget adegan di Game of Thrones (naruh potongan tubuh di pai) 😵
    Ngomong” salam kenal ya… 😊😊

    Liked by 1 person

    1. Halooo Yasmine! Salam kenal juga ya 😀

      Waw kalo naruh anggota tubuh kayanya bakal langsung ketahuan trus Jane diuber polisi yha XD
      Ehe kalo soal barang aneh yang dibawa Jane ngga usah ditanya sama mending ga perlu tanya karena 99.9% mencurigakannya mengarah ke hal-hal di luar nalar manusia normal hahaha

      Anyway terima kasih sudah datang dan baca ya, Yasmine 🙂 Semoga cukup menghibur hari Senin kamuuu!

      Liked by 1 person

    1. SUMPAH YOU ALWAYS KILL ME WITH THESE VAUGHAN FAMILY LITTLE “DAILY” STORIES, KAK. KENAPA SIH JANE KENAPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA </3

      aku tau something will go wrong kalau nama jake dan jane dan mrs. vaughan sudah muncul, tapi nggak gini juga doooooooong. selesai baca tuh aku bener-bener merasakan shock yang dirasakan jake o.m.g. aku yang langsung cursing under my breath gitu PADAHAL TADI MASIH PAGI. seriously, kak, you just earned a sky full of stars. kak filz, kak filz, kak filz, aku selalu suka gimana kak filz menulis keluarga ini karena selalu, selalu, selalu, selalu, luar biasa keren. please teach me membuat cerita thriller yang vibe-nya chill dan berdasar family sekeren ini. please bikin kelas. please please i need it much, kak (((puppy eyes: activated)) ((kemudian kak filz ikut pundung sama jake gegara geli))

      dan how sweet ya ini jake udah mau lho lho MAU TANPA BERANTEM LHO, cuma bickering dikit-dikit lho buat bantuin mbaknya bikin kukis eh pas udah jadi malah dikasih mayat di kamar mandi sama kukis rasa darah. HAH. horor abis. dan astaga jane kepikir aja gitu bikin darahnya dari pacarnya, garis bawahi, bold, italic, underline, diulang sekali lagi biar dramatis kalau mengutip dari kak put: PACARNYA RACHEL. sadistic. parah. sumpah. aku nggak ngerti lagi. ini lebih mengerikan dari saw. karena ini subtle tapi sooooper cruel. dan kalau saw yaudah jijik-jijikan aja.

      but wait yang baru kusadari lagi….. berarti si jane ngerendem pacarnya rachel dalam kubangan darahnya sendiri, sebelum darahnya diambil pake gayung kayak nguras bak mandi, dan dijadiin pasta? holy (peep). that's one messed up mind. aku mau ikut pundung aja sama jake karena semakin aku pikirkan semakin banyak keganjalan. God bless me nggak tetanggaan sama mereka, kak huhu.

      oiya aku ada saran (bukan, tenang saja kali ini bukan koreksian HAHA karena kuyakin kak filz udah fed up sama koreksianku), hehe. kalau misalkan percakapan terus pake english kan di-italic tuh, kak. nah, supaya lebih rapi, lebih enak kalau namanya nggak ikut diitalic, kak. cukup pembicaraannya aja deh. done! yay!

      tadi aku mau ngomong apa lagi? OIYA! kak filz mau ga direkrut jadi producer/director/scriptwriter cerita thriller gore bunuh2an? aku benci banget sama film horor, tapi kalo yang nulis atau memproduksi kak filz, aku bela-belain deh nonton. kalau takut (dan emang pasti takut), nanti malemnya tinggal cari temen buat dipeluk pas tidur e e e e e e e e evinnnnnnnnnnnn

      Liked by 1 person

    2. EVIIIIIIIIIIIIN HULAOOOOOO!!! VIN VIN VIN KAMU NGGA KEPIKIRAN GANTI PENNAME JADI HAPPINESS GIVER??? BIKOS YOUR COMMENT MADE MY DAY SEKALIH DUA KALIH BERKALIH-KALIIIHHHHH ❤ ❤ ❤ Trus nanti aku ganti penname jadi DAILYKILLER yha bersama Vaughan kita bisa!!! 😀

      Btw setelah dibahas tuntas sampe ke akar sama Evin aku juga jadi … ingin ngendon di kamar mandi seperti Jake bikos perutku geliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii HAHAHAHA JAKE, EVIN, AND ALL OF YOU GUYS IM SO SOWREYYY NGERUSUH DI PAGI BUTA :'

      VIN VIN SERIOUSLY IM SO NERVOUS RIGHT NOW How to bikin thriller, HOW TO BIKIN THRILLER, HOWWWWWWW :O
      1. Nonton film thriller
      2. Baca buku thriller
      3. Dihayati
      4. Searching google for 10 psychopaths
      5. Searching google for 'how to mretelin mas pacar mulai dari kulit, daging, sampe tulang' XD (oke ini nirfaedah)
      6. Renungkan dosa-dosamu
      7. Mulai menulis ❤

      KAN VIN KAN IT TURNS OUT SESHAT HOW TO WRITE THRILLER DENGAN BENARRRRRRRRRRRRRRRR HOW T^T

      Btw iya itu Jake abis minum obat darah tinggi jadinya ga ngajak tawuran, biasanya senggol dikit bacok, tapi special case emang kalo sama Jane dia banyak ngalahnya otherwise … besok yang di bathtub itu badan dia -_- ((NOOOOOOO WAAAAAAAAAAAY MY PRECIOUS JAKEEEEEEEEE))

      IHIYA SAW HAHAHAHA SAW 😦 AKU GAPAHAM KALO INI DIBIKIN FILM KAYANYA AKU GA BAKAL NONTON ADEGAN JAKE NGINCIP KUKIS :(( AKU GATEGAAAAA

      DAT NYIDUK THO VIN XD astagaaaaaaaaaaaaaa nyiduk man nyiduk! Syukur Jane ngga khilaf dipake luluran yha :') bikos siapa tau darah baik untuk peremajaan kulit /gak/slaps/

      SIP SIP NOTED VIN YHA LORD AKU LUPA NAMANYA KUITALIC :' THANKS A LOOOOOOOOOT!!! ❤ ❤ ❤ Untuk film sekali lagi kayanya aku gamau liat proses, editing, sampe ditayangin bikos kuakan banyak pelukan sama Jungkooknya ((HAHAHAHAHA INI MAH BIKOS AKU DOYAN BUKAN KARENA NGERI))

      Wokay Vin sampai di sini perjumpaan kita! Semoga next time the Vaughans balik bawa bapaknya ya hahahaha bapaknya sampe tahun ajaran baru belum debut juga hm gimana si bapak ini </3

      Terima kasih banyak viiiiiiiiiiin semoga aku dapat pencerahan how to write thriller HAHAHA Have a super friendly Tuesday!!!

      Like

  2. Aku bolak-balik nahan napas terus baca kalimat yg sama bolak-balik huhuhu dan akhirnya … Astaghfirullah kaget parah. Literally shock wkwkwk tapi heran yah, kakfilz nulis yang beginian bisa dengan diksi sesantai ini meanwhile kalo aku nulis ginian jadi superkaku kayak kanebo hahahaha. Like this yooo like this ❤ keep writiiiiiiinggggg

    Liked by 1 person

    1. Niswaaaaaahhhh halo! Belum batal puasa kan ya tapi abis baca? Semoga engga bikos kalo uda batal kubagi kukis homemade juga nih ntar kita coba coba /gak/jangan/

      Kita bagai dua sisi koin btw ya nis, bikos aku nulis yang kiyowo kiyowo menggemaskan malah jatuhnya kaya sisi ijo spons yang kasar gitu alias gagal geli 😦

      Semoga suatu hari nanti kita bisa tukeran genre yaaaaa pasti seruwww yoayo keep writing buat qitaaaaa ❤

      Like

  3. Kak filza aku jadi tahu kenapa dulu kak titan pernah bilang kalo psiko psiko gini jagonya kak filza soalnya ya…… demi apa kak itu darah pacarnya rachel beneran yang dibikin kukis terus dikasih makan rachel??? Ya ampun yHA ampun YhA ampun :”””” aku juga udah curiga kenapa tiba-tiba bikinin kukis ke orang yang dulu wajahnya dibikin samsak dan lho ternyata……. aku kebayang mbak jane-nya nggeret mayat malem-malem sendirian terus waktu meras darah sambil ketawa-ketawa gitu masa kak :””

    Kak filz boleh tolong tanyain ke Jake? Itu kukisnya nggak ada anyir-anyir rasa besi gitu tah? He he he he abisan nggak kebayang darah dioven rasanya gimana huhu.

    Muantap kak filzaaaaa top juventop bikin merinding siang-siang keep writiiingggg! ❤️

    Liked by 1 person

    1. BELAAAAA HALOOO!!! Abis baca masih kuat drop komen uwoh Bella kuat bella kuaaaattt!!!

      HAHAHAHAHA IYA AKU BAYANGIN JANE KETAWA KETAWA TRUS AKUNYA JADI INGIN MENJAGA JARAK 😦 so creepy mbaknya
      Oiya soal Titan ati-ati aja Bel, kalo dia ngepost hari kamis atau malem jumat gitu bacanya dimulai dengan basmalah ya … bikos dia spesialisasinya makhluk dunia gaib ‘-‘)b

      Soal Jake … kubelum bisa nanyain nih Bel 😦 bikos dia dari tadi nongkrong di kamar mandi belum keluar-keluar pundung katanya :((( doain Jake cepet sembuh sama mau keluar kamar mandi ya, Bel ><

      Terima kasih sudah baca disiang bolong Bellaaaa semoga hari Seninnya menyenangkan ❤

      Like

  4. KAK I ALWAYS LOVE THIS FAMILY (idk about the father tho, and I have love and hate relationship with the mother)

    Ngingetin aku sama Addams Family, kayak muka dan suasananya bakal mirip mereka. BUT OF JANE, SHE’S SADISTICALLY MESMERIZING THO. Teach me how to write such a unique character kak 😦

    Pokoknya love love love ❤❤❤ keep making something awesome 💋

    Liked by 1 person

    1. TARIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII HALO HALO SURABAYA MERDEKA JAYA! ❤
      Aku jadi inget Mr. Vaughan belum ada spotlight HAHAHAHA bapaknya belum properly debuted masi dikandangin while ibunya sudah menjahit jaket kulit yha #ampunpakampun #shipmrsvaughanandhandmadejacket

      Friendly guidance to be friend with Jane: 1. Jangan jadi musuhnya Jane, 2. Jangan ngundang Jane ke ulang tahun, apalagi kalo kalian musuhan, nanti pacarmu ilang, 3. Jangan terima apa yang dibawa Jane apalagi ada labelnya home-made ❤

      Oiya barusan aku juga nyari Addams family (iya aku baru tau dari komennya Tari) huhu mereka mysterious, cool, but kiyowo yaaaa XD ada frankesteinnya jugaaa

      Jane ini kayanya ga ngerusuh cuma kalo lagi tidur :' aku tak sanggup harus bagaimana? Mbaaaak besok pacar siapa lagi kamu culik mbaaaak :')

      How to write sejauh ini yang kudapat baru satu Tar: ngisi character sheet T^T
      sisanya kumencari aib di internet seperti 10 psychopaths, kalo ada yang cocok sama traits di character sheet kupraktekkan dengan sedikit tambahan bumbu-bumbu alami seperti bawang bombay, kecap, dan seledri /kelas masak macam apa/

      Oh iya tambahan, aku juga baru inget history chromeku bisa disalahartikan kalo dibaca orang bikos … isinya how to ngeringkan kulit binatang, how to bikin abon (tbh waktu ngedraft aku kepikiran bikin abon dari daging mas pacar juga). Jadi literally aku sebenernya niat mau bikin Jane mretelin masnya sampe ke 'how to melunakkan tulang' ((oke Tar ini mulai creepy I know haha)).

      Tapi trus semuanya ga jadi cuma nyiduk darahnya aja, bikos kalo masnya dimutilasi kayak niat banget Jane bikin tumpeng ada menu tulang lunak, abon daging mas pacar, sampe kerupuk kulit mas pacarnya mba rachel, ini tinggal tambahin nasi kuning hm sudah kenyang seRT/RW syukuran HAHAHAHAHA yowes kukis aja ya </3

      Semoga membantu ya Taaaaar ehe ehe heee /membantu apa menyesetkan ini tipis sekali bedanya/slaps/

      HAVE A DELIGHTFUL TUESDAY TARIIII ❤ ❤ ❤

      Like

  5. KAPAAANNNGGG HAIII langsung aja nih ya dari awal aku udah mencium bau-bau creepiness tapi masih agak bingung gitu. Awalnya aku kira pasta beku yang dimaksud tuh jasad yang digiling atau dihalusin (emangnya bisa ya WKWKWK anggap aja bisa xD), terus aku juga ngira yang dipake buat bahan itu jasadnya si Rachel sendiri. Cuma terus aku mikir kalo Rachel udah mati gimana coba cara dia buat ngadain pesta?
    Btw aku suka karakter Jane dia tuh scary as hell karena dia berani bunuh orang dan jadiin darah si mayat buat bahan cookies tapi dia tetap kalem gitu astaga ini level psikopatnya udah tinggi :”) OH SAMA AKU BAYANGIN JAKE ITU KIM SAMUEL WKWKWK soalnya di beberapa bagian Jake, tuh kaya heboh-heboh lucu gitu kaya si Samuel.
    Aku suka banget sama ini, Kak creepy tapi dibawainnya ringan gitu tapi tetep serem soalnya aku jadi berimajinasi liar “gimana kalo ternyata temen-temenku yang terlihat haha-hehe plolor itu sebenernya psikopat ASDFGHJKL” ya mohon maklum aku anaknya emang suka gini.
    Last but not least, keep writing, Kak Filzzz ❤ ❤ ❤

    Liked by 1 person

    1. HAAAAAALO RAAAAAN!!!

      EHIYA SOAL KIM SAMUEL YAAA AKU TUH TERAKHIR LIAT DIA MASI PIYIK ((MASI ANAK AYAM)) GITU DI ACARA AUDISINYA SEVENTEEN TRUS TRUS TRUS TAU TAU LIAT DI WANNA ONE (MANA AKU GA NGIKUTIN ACARANYA) TRUS KAGET DIA MAKIN MANCUNG MAKIN BULEEEEE HAHAHAHA ASLI KAYANYA DIA HUGABLE SEKARANG 😀

      Huahahaha soal temen yang diem diem psycho rajin diliatin ya Ran kaliaja tau tau history browser mereka isinyahow to bikin kerupuk kulit dari pacar mbak rachel /ehitusiaku/

      Terima kasih buanyak Ran uda antusiassss ditunggu Rani nulis jasad giling yha 😉 Keep writing too Raniiii ❤

      Liked by 1 person

  6. KAPANG ASTAGFIRULLAH KAPANG KO KEPIKIRAN SIH ASTAGFIRULLAH, NABIL BACANYA SAMBIL NGEWIRID MASA 😦

    DAN DAN DAAAN THESE LINES ARE MH FAVORITE!!!!

    “and stop acting like a statue will you? I have no desire to make you into one.” (kapang tau ga yang nabil pikirin pas baca ini??? I LOVE THIS GIRL HAHAHAHAHA Karakternya Jane yg kakpang bikin somehow ngingetin nabil sama cewe cewe yg kalo lewat dikoridor yg rame tuh org2 nya kayak kesisir, terus terus yang tipe tipe bakal mati terakhir atau jadi last survivor gitu di pelem peleem. Normal atau tidak, this girl is slaaaaaay kapang slaaay olaay laay laaay)
    .
    .
    She brought a dead body of a random guy home, kept it for a week, and I didn’t even notice it. Bloody buggering fuck! (NABIL NGEBAYANGIN EKPRESINYA JAKE YG PASTINYA INSTAGRAM-ABLE BANGET YG COCOK DIPOST SAMA AKUN NAINGEG XD dia pasti ngerasa dibodoin banget hahaaha, makanyaaa deek kalo ada toilet rusak panggil mas mas tukang benerin dek)

    p.s. tadinya nabil gaakan notis ini sih tapii CIEEE YANG SEKARANG BAWA PERSEPHONE, HADES SAMA MEDUSA UUUUUUU CIEE YG CHARMED BY RIORDAN CIEEEE YG HARUS NGUMPULIN THR BUAT BELI HEROES OF OLYMPUS CIEEE YG SALAH MASUK FANDOM CIEEEE

    Liked by 1 person

  7. BIIIIIIIIIIIL E BIIIIIIIIIIIIL HALO HALO PIYE KABARE KUMAHA DAMANG???
    Alhamdulillah ya rupanya fiksi ini tidak hanya menghibur tapi juga menjembatani Nabil untuk lebih rajin berdzikir 🙂 adem gitu Bil bacanya~~~ /slaps/

    Ah iya mba Jane is a sadis gurl yang ngelirik aja ada aliran listriknya (ini Jane apa pikachu) mba yang sekali bersabda langsung ada kutukan jatuh dari langit (gakdeng) simpelnya bener Nabil, ala-ala kalo ga dikasi jalan orangnya yang blocking her way yang diinjek yha #thatsruduggirl #srudugmania
    DAN OH YES MY CINNAMON JAKE IS OUR 9GAG BROTHA MATERIAL :3 #datadikgemastipikalkorbankakaperempuansadis

    HAHAHAHAHA NABIL THANKS FOR NOTICING MY MISERYYYYY :’) SALAH SUMPAH SALAH IH DA MASUK ARENA PERANG OM RIORDAN YANG SO PRODUCTIVE :’) AKU BELUM NIKAH SAMA ANAK PRESIDEN OM NGERTIIN ATULAH :’)

    Like

  8. APASIH AING CUMA NGE-LIKE DOANG KEMAREN TERNYATA D:

    kampay kapang kampay whyyyyyyyyyyyyy jane why kamu so vengeful gitu. dan pfft, im laughing over jake’s misfortune here. i can’t even imagine that he has to live under the same roof as his sister lololol kamu kuat jake 🙂

    aku pernah baca kasus itu dan fix kalo ketemu lagi bakal keinget sama jane. dahlah dari awal imejnya emang cucok sama yang beginian XD ((ditampol))

    dokter slash psikopat is kinda my cup of tea huahaha

    KEEP WRITING KAPANG ❤

    Liked by 1 person

    1. Qita gosah kenal lagi ya Tan

      Kita temenannya kalo besok lebaran titan mamam homed kukisnya Jane ♡♡♡♡♡ biar Jake ada temen sependeritaan :`)

      Like

  9. KUKIIIISSSSSS.
    Aku bakal keinget Jane begitu ngeliat kukis sepanjang hari ini. WKWKWK
    Curiga banget pas itu ada bahan spesial tapi aku nggak kepikiran ke sana. KIRAIN DARAH AYAM ATO APA GITUUUUU.. Atau CACING BLENDER…
    GAK TAUNYA..
    GILAAAK!!!!

    KAPANG GILAAA FIX.
    Karakternya Jane tuh yang adem adem psycho akk slaaaaay.
    Aku menunggu cerita-cerita kapang lagi. hehehe

    Liked by 1 person

    1. KA MALAAAAAAAAA SELAMAT LEBARAN DAN ICIP ICIP KUKIS SEMOGA GA NEMU KUKIS DARAH SUCI YAAEYAEEYAEEEE /sama ka mala digampar tv/

      MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN KA MALAAAA 😀 Maafkeun daku sudah membuat hari icip-icip kukisnya adem panas keinget Jane :’ Cacing Blender bisa-bisa idenya kak buat nyebuhin tifus nanti akan dikaji sama mba Jane /slaps

      KA MALA TERIMA KASIH SUDAH BACA DAN HEBOH DI LAPAK KUKISKUUUHHH ❤ KUJUGA KANGEN TULISAN KA MALAAA ❤ SUKSES UNTUK PROJECT TERBARUNYA KAAAAK 😀 KEEP WRITING! ❤

      Liked by 1 person

  10. Aku lupa udah pernah megikrarkan ini atau belum tapi I’M OFFICIALLY A VAUGHAN FAMILY SUCKER. kak ini tuh ini tuh. aku tuh. aduh. AKU SUKA BANGET SAMA PEMBUKA FICNYA, INTERAKSINYA, and as always your english sangat sangat bagoes dan natural, APALAGI TWISTNYA. Aku udah mual duluan sebenernya pas Jake nyobain kukisnya sebelum kakaknya dateng ngasih artikel. Huhu soalnya daritadi aku curiga itu darah beku HUHUHU. tapi aku bisa related ke Jake soalnya aku juga suka jadi korban kakakku hehe. MUNTAHIN AJA BANG JANGAN DITAHAN TAHAN!!

    pokoknya iluvitiluvitiluvit. Kalo smooch bisa dipaketin ya udah kupaketin beribu kiss buat kakak huhuhuhu ILOVEYOUANDYOURWRITINGSOMUCH💟💟💟💟💟

    Liked by 1 person

    1. ikrar dengan oppa sudah belom dhil? HAHAHAHHAA/GAK

      AAAAAAAWWWWWWWWW DHIL PERCAYA KALO TELETABIS HUG SAMA HULK HUG BISA DIPAKETIN RUMAHMU UDA PENUH SAMA HULK-TELETABIS BUAT GANTIIN NASTAR BIKOS BIKOS HOW TO SAY AKU TERHARU SAMPE MAU LARI LARI KELILING KELURAHAN TRUS MAKETIN HULK-TELETABIS KE RUMAH DHILU TO SHOW MY GRATITUDE PROPERLY :’)

      **teruntuk dedeq dhilu yang kerap dijadikan sasaran percobaan, silahkan berpelukan bersama Jake di pojok lapak :’

      Terima kasih banyak supportnya Dhiiiil semoga Vaughan semakin petakilan /eh
      Dan semoga Dhilu bisa segera keluar dari jerat sasaran kuasa ke-kakak-an ‘-‘)9 MANGATZZZZZ DHIL!

      Liked by 1 person

  11. KAKPANGG AKU MAU MARAH DULU ini maafkan aku datang tiba-tiba marah udah capslock semua yaampunnnn aku salah apa ya kak pas baca ini lagi menikmati sore hari ditemani sebotol air putih dan biskuit r*ma (tak boleh sebut merek nanti dikirain promosi) dan

    DUAR
    DUAR
    DUAR

    Okeokeee pas baca ada Jake dan Jane aku ingat-ingat dulu udah pernah baca cerita mereka terus engga ingat-ingat juga. Yah tapi sama doang kan kakpang kalau ceritanya jadi gini.

    Seriusan lho aku sekarang antara mau marah sama meluk. Jake-Jane kok manis (mohon jangan salah diartikan) pas Jake nyoba kukis oke oke aku masih bisa tenang, tapi pas Jane bawa artikel yasyudah aku hilang harapan.

    Dan sweetheart rach,

    SUDAH SUDAH HENTIKAN KAKPANG, doakan saja saya tidak mual karena mengingat kukis Jane dan kegiatan memakan biskuit yang terpaksa dihentikan krn sudah mual duluan

    KAKPANG AILAFYU ❤

    Liked by 1 person

    1. VANAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA HOW TO HOW TO HOW TO MINTA MAAP SETELAH MENGINTERUPSI KEGIATAN MAKAN BISKUIT DI SORE HARI YANG CERIAMU????? :’

      Btw thank God bukan lagi makan biskuit GoodT*ime yha otherwise bakal mirip banget bakal DUAR DUAR DUAR Vana bawa tank ke rumahku aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa tydaccccccc #akuharusmengungsi

      Jane-Jake setiap saat kegiatannya satu ya Van: ngerusuh acara makan kalau ngga momen romantis berduaan tau-tau pacarnya dikulitin jadiin jaket gegara demen sama orang lain -_- Sudah van, sudah, jangan diingat-ingat … ingatlah biskuit R*ma enak rasanya~~~ ❤

      #semogabesokakudapetendorse

      THANKS FOR READING THIS VANAAAAAAAAAAAAAAAAAAAYAFLU TOO ❤ ABISIN BISKUITNYA VAN SEBELUM MELEMPEMMM ❤

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s