It is a Mad, Mad World

by Io

[cr image: here]

.

“For truth is always strange; stranger than fiction.”
― George Gordon Byron

.

Di usianya yang tepat menginjak kepala tiga, Anthony Paul Rockwell mencapai kesuksesan hidup yang akan membuat siapa pun iri jika mengetahuinya.

Tak cukup dikarunai oleh ketampanan bak Adonis, pria bersurai cokelat itu berhasil menggaet dan menikahi rekan kerjanya, Tasha Petrova—perempuan dengan dwimanik biru paling indah dan senyum manis memesona—yang mana adalah dambaan hati para bujangan di kantor. Putra mereka, Andrei, adalah anak laki-laki tampan yang saat ini tengah duduk di bangku sekolah dasar dan memiliki bakat dalam bermain biola.

Anthony menduduki jabatan sebagai corporate raider di salah satu perusahaan terkenal di kota setelah dua tahun sebelumnya memulai bekerja dengan menjadi office assistant. Suatu pencapaian yang luar biasa, bukan? Tentu saja tahapan yang harus ia lalui untuk mencapai posisinya saat ini tidak bisa dibilang gampang. Tapi tidak ada yang tidak mungkin dengan kerja keras serta penguasaan keahlian khusus yang membuka lebar jalan untuk naik pangkat.

Tempat tinggal mereka? Jangan ditanya. Keluarga Rockwell mendiami bangunan megah dua lantai berhalaman luas. Rerumputan hijau terpotong rapi dan tampak selalu dalam kondisi segar. Sebuah Porsche cantik terparkir tepat di sebelah kolam renang dengan air jernih yang menggoda kala musim panas menyongsong.  

Maka tidaklah berlebihan bila dikatakan bahwa hidup Anthony sempurna dengan segala yang ia miliki sekarang ini.

Atau mungkin untuk sementara kata sempurna dihapus terlebih dahulu, karena beberapa minggu belakangan lelaki jangkung itu terusik dengan keganjilan yang serta merta tampak di depan mata.

Tetangganya, Elizabeth Prims, adalah seorang koki di restoran bintang empat ternama. Keahlian memasak Ms. Prims telah terkenal seantero kota dan tidak diragukan lagi. Dan di sinilah anehnya. Sepuluh hari yang lalu, Anthony mendapat kabar bahwa Ms. Prims tewas karena kebakaran rumah. Dari informasi terpapar di surat kabar, api berasal dari yoghurt yang dipanaskan di dalam microwave.

Yoghurt.

Dipanaskan.

Di dalam.

Microwave.

Benar-benar sinting.

Bahkan anak kuliah pun tak akan melakukan tindakan sembrono semacam itu. Apalagi seorang koki. Anthony tak habis pikir dibuatnya.

Kemudian, entah mengapa angka korban meninggal karena tenggelam bertambah pesat. Tua, muda, bahkan anak-anak. Sebagian besar dari mereka tenggelam di kolam renang. Sama sekali tidak ada tanda-tanda kesengajaan—murni kecelakaan.  Tentu saja hal ini menimbulkan pertanyaan besar yang sampai sekarang menjadi misteri yang belum terjawab.

Lain lagi, seminggu lalu, Anthony, yang berada di mobil menunggu lampu merah berganti menjadi hijau, melihat seekor beruang tengah berdiri dengan kaki belakang dan bercakap-cakap dengan petugas di taman kota.  Sumpah demi apa pun yang ada di atas sana, ia tak salah melihat ataupun mendengar. Akan tetapi Tasha hanya melambaikan tangan saat ia menceritakan kejadian aneh itu di rumah—tak percaya. Istrinya malah menyarankan agar ia beristirahat dan tidur lebih awal. Enggan berdebat, Anthony pun mengenyahkan topik itu dari pembicaraan di meja makan saat itu juga.

Bicara soal aneh, baru beberapa hari lalu Tasha tiba-tiba saja mengundurkan diri sebagai assistant manager dan mengurung diri di ruang musik. Denting sumbang piano terdengar dari celah pintu dan hal ini berlangsung selama dua hari berturut. Tidak ada penjelasan sama sekali dari istrinya itu selain sayup jari yang menari di atas tuts piano.

Dan tentu saja hal itu cukup mengkhawatirkan. Namun bukannya mendobrak pintu atau menelepon bantuan, Anthony malah mengangkat kaki menuju dapur kemudian mulai memasak gila-gilaan. Sudah ada empat panci yang menjadi korban dan selama itu pula, lelaki itu merasa seperti berada di ambang antara sadar dan tidak. Seluruh anggota tubuhnya bergerak tanpa kehendaknya.

Benar-benar pengalaman yang mengerikan.

(Sementara itu, Andrei hanya melempar tatapan ingin tahu sebelum kembali mengerjakan tugas sekolahnya—seolah melihat sang ayah yang tak beranjak dari dapur pun sang ibu yang mengurung diri adalah sesuatu yang normal terjadi.)

Sang kepala keluarga Rockwell tak tahu apa yang terjadi kemudian, namun ia ingat betul dirinya dengan gontai menuju ke kamar tidur. Kegelapan yang melegakan akhirnya menguasai kala tubuhnya terhempas di atas kasur.

Hari ini Anthony membuka kelopak mata; melirik jam digital di meja yang menunjukkan pukul enam pagi. Istrinya tak ada kala ia beranjak dari tempat tidur, namun suara sumbang dari ruang musik di sebelah telah lenyap dan samar-samar ia mencium aroma bacon yang menguar masuk ke ruangan.

Oh …, pikir Anthony, masih setengah sadar. … Sepertinya semua sudah kembali normal?

Ia pun menyeret kakinya menuju ke kamar mandi. Di sana, ia mencoba menggerak-gerakkan anggota tubuhnya; mengetes apakah mereka bekerja seperti apa yang diinginkan. Ada kelegaan luar biasa yang menguasai kala si lelaki mendapati dirinya dapat mengendalikan diri seperti biasa lagi. Kendati masih was-was, ia pun mulai menjalankan ritual pagi—diam-diam berterima kasih karena keabnormalan itu terjadi di akhir pekan sehingga tidak menganggu pekerjaannya.

Tak butuh waktu lama sampai Anthony menuruni tangga sembari merapikan dasi. Ia mendengar bunyi spatula dan teflon yang beradu—Tasha masih memasak di dapur.

Good morning, Tony.” Istrinya menyambut riang, seolah ia tidak secara impulsif keluar dari pekerjaan berpenghasilan tinggi dan bermain piano seperti kesetanan selama beberapa hari. “Your breakfast is ready. Come join us.

Sekejap keraguan melintas dalam pikiran Anthony sebelum ia mengedik dan melayangkan kecupan di pipi Tasha. Lelaki itu lantas mengambil tempat duduk di depan Andrei. Namun belum sempat ia meraih garpu, anaknya tiba-tiba bercericip,

“Papa, why there is a big green diamond over your head?”

.fin

 

Notes:

  1. i miss playing the sims 4 ¯\_(ツ)_/¯
  2. thank you for reading!
Advertisements

6 thoughts on “It is a Mad, Mad World

  1. KAK TITAN OMO OMO at first aku torn apart antara ini mau menjurus ke distopia atau ini sureal terus aku udah pusing banget kek “iki geleme opo ono beruang ngomong karo wong” dan pas udah sampe ending aku tuh diem dulu kaya “…..LOH JADI INI THE SIMS???” HU UDAH LAMA BANGET AKU GAK MAIN THE SIMS SUMPAH GAME PALING GAK JELAS SEKALIGUS PALING SERU SEANTERO JAGAD >< Terus aku jadi ketawa-tawa soalnya The Sims, tuh emang serandom itu kelakuan para manusianya xD Aku bingung mau ngomong apa lagi huhuhu nan neomu joha ini ringan tapi bikin mikir keras (atau mungkin emang aku aja yang lemot HE) sama lucu juga wis pokoke KEEP WRITING, KAK TITAN!!!

    Like

  2. KAK TITAN KOK BISA KEPIKIRAN YA ALLAH ini awalnya aku mikir apa kak titan bikin fiksi paranormal yang horror-horror gitu soalnya tiba-tiba semua orang kayak kerasukan dan bahkan beruangnya juga … kupikir kerasukan. Apalagi istrinya main piano non-stop kan creepy. Tapi ya ampun the sims :”””””) aku belum pernah main tapi biasanya cuma liatin dan temenku pernah ada yang saking ketagihannya sampe tidurnya pagi-pagi hmmm.

    Huhuhu tulisan kak titan nggak kalah seru sama the sims-nya sendiri asik asik yaeeeee ditunggu the sims the sims yang lainnya, kaaak! Huehehe.❤️

    Like

  3. MO NGAMUK TAU GAK AKUH MO NGAMUUUUUUUUX!!!

    dat feelin when you actually started to guess which kind of horror is it going to be … ta dah! THE. FXXKIN. SIMS. 🙂

    KUKIRA ITU BAPAKNYA DITANCEPIN DIAMOND LYKE … LAH SI BAPAK PASANG SUSUK APA GIMANA??? TRUS TRUS TRUS HAHAHAHAHAHAHAHAHA DAMN 🙂

    IT’S EXECUTED NICELY AND YOU DIDN’T SPILL ANY SPOILER UNTIL THE END DAT “I MISS PLAYING THE SIMS” HA HA HA DAT SECOND I DO WANT TO SCREAM BUT THEN OK LET’S JUST PLAY THE SIMS SINCE I HAVE PUT GD NEW SONGS AND LET MY SIMS JAM~~~

    ((Tauk ah masih mau ngamuk huhu))

    Like

  4. The sims whyyy??
    Aku udah ngira (sama seperti rani) bahwa cerita ini bakal beraura surreal dengan segala absurditasnya tapi titan wae dirimu tega sekaliii? Aku nggak pernah main the sims tapi masih nggak percaya aja kalau ini ada hubungannya sama game favorit temanku di asrama dulu :”D

    Tapi aku ga marah kok sama titan haha mana bisa aku marah disuguhi cerita sekeren ini. Keep writing, titan!

    Like

  5. KAK TITAN NABIL GA GARUK GARUK TEMBOK KOK BEGITU SELESAI BACA 😦 ALHAMDULILLAH MASIH SEHAT BOTH FISIQUE DAN PSIQIS

    kak titan mah jago banget ah dari awal tuh smooth banget yg bikin mikir “wah tumben nih kak titan bikin cerita pelangi pelangi alangkah indahmu”

    kemudiaaaan masuklah si beruang dan yogurt masuk microwave yang “ini sebenere org2 tinggal di bumi belah mana siih???”

    HAH NYATANE :(((((

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s