Amour Éternel: Jane Vaughan

©Lt. VON 2017

*

“Love looks not with the eyes, but with the mind, and therefore is wing’d cupid painted blind.” 

—Shakespeare

*

(Warning for some adult language and minor violences)

#11 When she was six 

when_she_was_six_by_aquasixio-d4lae1e

Manik hazel Jane berkilat penasaran dari kursi penumpang, memandangi bungkusan dalam pelukan hangat ibunya yang sesekali menggeliat tak nyaman, sebelum kemudian kembali tenang. Kedua bibir mungilnya terkatup rapat sepanjang perjalanan kembali dari rumah sakit. Si gadis cilik tak mau repot menggali informasi langsung dari kedua orang dewasa yang duduk di kursi depan—selain itu ia tahu benar ayahnya tidak suka diusik jika sedang berada di balik kemudi.

Setibanya di rumah, dengan bantuan gendongan sang ayah, Jane dapat melihat dengan jelas sesosok makhluk kecil yang tertidur pulas di dalam ayunan bayi. Ia merasakan aliran listrik yang menjalar kala ayahnya berkata,

“Jane, mulai hari ini kau resmi menjadi seorang kakak. Ini adik laki-lakimu, namanya Jake.”

***

#12 A painting as a door 

a_painting_as_a_door_by_aquasixio-d7pbino

Salah satu rahasia terbesar Jane adalah ia buta seni sejak lahir dan tidak ada tanda-tanda perubahan yang signifikan, bahkan hingga usianya menginjak kepala tiga. Tapi entah bagaimana goresan cat minyak acak yang beradu dengan kanvas di hadapannya begitu menarik hati, hingga berhasil menyihirnya masuk dalam kehidupan si pelukis bengal di baliknya.

Pertemuan sore itu dengan kawan yang di masa sekolah termasyhur sebagai berandal berhasil menghentikan roda pemikiran rasionalnya lewat dandanan necis seorang pria dari masa lalu—setelan jas kelabu jahitan designer dengan rambut sewarna tembaga diikat ekor kuda. Waktu membawa perubahan dan Jane percaya bahwa suatu hari keajaiban juga akan mampu menyentuh hati nurani seorang berandal sekali pun macam Daniel Kilver.

Dan harusnya ia tidak begitu saja percaya pada insting sok tahu khas wanita muda dimabuk asmara yang mengaburkan rupa pintu neraka serupa pintu nirwana lewat sebuah lukisan.

***

#13 After the rain 

after_the_rain_by_aquasixio-d6x2jpl

Hujan kerap diasosiasikan dengan penyesalan akan kenangan masa lalu. Jane adalah salah satu yang gemar mencibir konsep melankolis semacam itu, namun pengecualian untuk hari ini; di mana ia bersyukur London malam hari tengah diguyur hujan badai. Karena ia bisa melarutkan penyesalannya lewat bulir air hujan, dan menyembunyikan isak tangis penyesalan sekencang sirene ambulans di antara jerit petir yang bersahutan.

Tidak, Jane Vaughan tidak sedang menangisi rencana kencannya dengan si pelukis eksentrik di restoran mewah yang tiba-tiba saja dibatalkan karena yang bersangkutan mengklaim ada urusan mendadak. Tidak, Jane Vaughan tidak sedang menangisi kecerobohannya meninggalkan laptop di meja kerja, hingga ia harus kembali dari area parkir dan memergoki sang kekasih rupanya tengah sibuk mengacak-acak data dalam komputer jinjingnya—yang kemudian ia ketahui demi mencari daftar narkotika terbaru, yang harganya akan segera meroket tinggi di pasar gelap. Tidak, Jane Vaughan tidak sedang menangisi keputusan membuat namanya jadi silabel terakhir yang mampu diucapkan si keparat itu dengan lidah utuh. Tidak sedikit pun.

Namun di luar sana desau angin masih sesekali menampar permukaan daun jendela demi mengetuk ego si pemilik kondominium, bahwa pusaran kekecewaannya justru berpusat pada pengkhianatan Daniel Kilver atas kepercayaan yang telah ia berikan secara cuma-cuma. Bukan karena sepasang manik hijau gagal diamankan dari jasad si pelukis yang tengah tergantung terbalik, pada salah satu dahan pohon di halaman belakang studio lukis miliknya.

***

#14 Show Me Love 

show_me_love_by_aquasixio-d9z83jv

Seperti biasanya intensitas keramaian di lorong-lorong rumah sakit beranjak menurun dengan teratur ketika jam menunjukkan pukul sebelas malam. Hampir seluruh penerangan di ruang praktik dokter telah dipadamkan, menyisakan satu ruangan di ujung lorong berpendar terang; seolah menyuarakan tidak ada sedikit pun niat dari pemilik ruangan untuk pulang sebelum matahari beranjak naik ke peraduan.

Tidak sebelum pemilik surai sewarna kayu manis muncul dari sela kusen pintu, bersama tumpukan kertas dengan ketebalan yang cukup untuk menghapus genangan air mata dari pemilik sepasang manik hazel di dalam ruangan tersebut. Dan belum pernah sekali pun dalam seminggu ini Jane menyangkal konsep penyembuhan yang ditawarkan rekan kerjanya: bahwa lembur adalah obat paling ampuh untuk menyembuhkan patah hati.

***

#15 You belong to me 

you_belong_to_me_by_aquasixio-d799lr2

Rupanya diperlukan satu revolusi bumi untuk menyadarkan seorang gadis bebal kode macam Jane bahwa tanpa sadar ia telah terjerat dalam lingkar posesif pria selihai Kinos Dirksen. Jalinan benang perangkap berupa berlembar-lembar kertas pekerjaan, dua cangkir kopi hitam pekat, semangkuk salad buah, dan bekal makan siang buatan rumah khas pria bujangan bercita rasa manusiawi, berhasil menjaganya tetap dalam jangkauan jarak pandang si rekan kerja selama enam belas jam sehari.

Semuanya serupa perhatian kawan dekat, sampai sebuah ciuman lembut dibubuhkan pada ubun-ubunnya.

***

Tbc.

VON’s NOTES:

  1. The third part of Amour Éternel is here with Jane Kathleen Vaughan as the main character! Di sini saya mencoba memperkenalkan bagaimana Jane yang biasanya main-main dengan organ manusia menghadapi dag-dig-dug-derrr jantungnya sendiri. Dan ternyata … yah namanya juga masih belajar, pasti ada masa-masa trial and error, sabar ya Jane. ❤
  2. Just a friendly reminder, Amour Éternel adalah series yang berpusat seputar kehidupan keluarga Vaughan dengan karakter utama yang berbeda di setiap minggunya. Dengan kehadiran Jane, artinya minggu depan akan jadi bagian akhir dari series ini.
  3. Prompt yang saya gunakan juga masih berdasar gambar-gambar karya dari Aquasixio yang bisa kalian temukan di Devianart.
  4. Jika ada kesalahan atau informasi yang kurang tepat, koreksi dan saran kalian akan sangat membantu, terima kasih. 😀
  5. Feature image credit picture here.
Advertisements

5 thoughts on “Amour Éternel: Jane Vaughan

  1. Fantasy Giver says:

    ASGHSVADYTAVEGEWVJW MBAK JANEEEEEEEEEEEEEEEEEE ❤ ❤ ❤ yeokshi biasanya dia ngudak-ngaduk hati orang sekarang biarkan hatinya yang di udak-aduk :")))

    #11 UNCHHHHHHHHHHHHHHH BABY!JAKE entah kenapa masa aku bayanginnya soft banget sih, kak. pulang nganterin mamanya lahiran terus ketemu sama adeknya yang pas gede bisa dikerjain macem-macem HAHAHAHAHA welcome to da world, jake. moga-moga selamat dalam perjalanan hidup, ya!

    #12 dan #13 jadi mantannya mba jane adalah pelukis. terus terus dia menghianati gegara cari narkoba lewat laptopnya jane? yha, mas. kamu nggak tau pacarmu gimana orangnya. huhu. abort mission harusnya abort mission! btw si jane dulu juga suka ga sih kak sama siapa tuh yang kulitnya dibikin mantel sama mrs. vaughan h3h3h3h3 serem abis.

    #14 dan #15 osowa, kinos vaughan-eun cheomeuji? (tererek trek trek dung tss!) WGWGWGWGWG kalau boleh memberikan saran, lebih baik masang asuransi jiwa dari sekarang. kasian mama papa adik kakak handai taulan yang bakal ditinggalin soalnya kayaknya abis ini kinos dirksen harus ati-ati soalnya kalau bikin jane nangis berarti nanti dia bakal digantung terbalik atau ga dijadiin objek latihan operasi :"))

    HIDUP THE VAUGHAN, HIDUP KAK FILZZZZZZZZZZZ! TETAP SEMANGAT KAK FILZQOOOOH!

    Liked by 1 person

    • Lt. VON says:

      #11 disayang pas masih bayi biar kalo uda bisa nyalain kompor bisa bantuin qaqa biqin quqis enaaaa

      #12-13 iyaaaap vin 100 untukmoeee! Mas Keir Sloane adalah ikon cinta monyet ‘terhangat’ versi mba Jane, kalo mas pelukis ini ikon percobaan pacar pertama yang gagal 😦

      #14-15 orang tuh biasanya kalo pacaran modal pulsa sama cokelat ato bunga biar bisa modusin pacar kapan aja, tapi siap jadi pacar Jane kudu siap asuransi sama surat wasiat, YEOKSI EVIN MAU DIANGKAT JADI PENASIHAT CINTA VAUGHANS GAK VIN????? Kita jamin asuransi kecelakaan kerja but kalo ada pisau melayang ato jebakan makanan di luar tanggung jawab 😦

      Like

  2. asanayuuki says:

    Yeah jane ternyata bisa jatuh hati juga unch ❤❤❤ aku suka sisi manusiawinya jane aih :33

    Btw kinos dirksen? Kalo gasalah aku barusan ngubek-ubek blog ini dan nemu nama ini. Salah satu tokoh ori kak filza tapi kayaknya waktu itu bukan sama jane, deh. Etapi gapapa lah ya kudoain mamas dirksen selamat sentosa sehat sejahtera kalo jadi beneran sama jane 😂😂 wakakak

    Liked by 1 person

    • Lt. VON says:

      HALOOOO WASHFAAAAA!

      Ini kalo diibaratkan lagu backsoundnya “Rocker Juga Manusia”~

      Iyep Washfa benar! Kinos Dirksen pertama debut di ‘Domestic Monster: The New Beginning’ dengan setting fantasy, yang dia kerja jadi vet (dokter hewan) di London, tapi temen kerjanya elf dan nymph pohon.

      Baru ini dia keluar sama Jane uhuhuhu~~~ entah aku harus bahagia atau mulai nulis surat perpisahan buat Kinos bikos … HAHAHA DUDE GUDLUCK WITH YOUR ROMANCE STORY :))))

      Terima kasih banyak sudah mampir di siiniiii ❤

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s