The Fault in Our Stars

the fault, dear Brutus, is not in our stars but in ourselves

The Maze Runner!AU

In which B Team never know the other team and Sonya didn’t get her memory back

.

Sonya tak pernah benar-benar punya gambaran utuh mengenai dunia di luar labirin sebelum mereka berhasil keluar hidup-hidup. Ia tidak sekalipun mengingat dirinya yang dulu, orangtuanya, pun sanak saudara—bahkan ia tak ingat jika punya. Namun hari itu, ketika ia dan kawan-kawannya berlari menyelamatkan nyawa di kota Denver, serta merta tungkainya berhenti merajut langkah, dadanya sesak, air mata menetes dari pelupuk matanya.

“Lizzy!”

Jika ia tidak salah, maka suara yang baru saja memaksanya berhenti adalah suara yang berasal dari lelaki bersurai pirang semrawut dengan beberapa bagian rambut tercerabut dan kulit kepala botak yang berbilur-bilur merah, berdiri tak jauh dari kumpulan Crank. Berbeda dengan wajahnya yang babak belur, lelaki itu memandangnya begitu tajam hingga Sonya menyesali memorinya yang begitu minim. Pandangan keduanya diputuskan oleh pergerakan tiba-tiba dari lelaki di sana itu, yang kini berjalan terpincang-pincang ke arahnya seakan itu mempengaruhi hidup-matinya dan untuk itu, Sonya enggan melangkah mundur.

Ia samar-samar mendengar teriakan dari Harriet dan teman-temannya yang lain, namun Sonya tak ingin memenuhi panggilan mereka. Untuk sekali saja dalam hidupnya yang dipenuhi carut-marut WICKED, Sonya ingin memilih kehidupannya sendiri. Gadis bersurai pirang kemerahan itu menunggu hingga paru-parunya berteriak meminta oksigen. Begitu pemuda Crank itu tiba di hadapannya, mata menatapnya seakan menahan gejolak kegilaan dalam dirinya, ada rasa getir yang berkelanjutan dalam dada Sonya, menggelegak bagai rasa bersalah dan kerinduan yang terlalu lama dipendam.

Terlewat beberapa sekon hingga lelaki itu memutuskan durasi keheningan, kini menubruk pandangan Sonya dengan kilat menusuk kalbu, kosong, nyaris mati. “You have no idea who I am, do you?

            Ada rasa sakit yang familier menggelegak dalam dadanya, menahannya mengucapkan apapun yang terlintas dalam kepalanya karena Sonya tak tahu. Ia tidak tahu siapa lelaki dengan senyum getir yang terperangkap dalam diri seorang Crank, berdiri dengan kaki yang diseretnya selama perjalanannya menghampiri Sonya. Yang ia tahu, rasa sakit di dadanya menyebar ke seluruh tubuh sama waktunya dengan suara tembakan pistol di kejauhan, jauh ketika Sonya dan rombongannya telah meninggalkan kumpulan Crank, meninggalkan pemuda dengan senyum getir, meninggalkan apa yang Sonya anggap sebagai satu-satunya yang mengingatkannya pada rumah.

I wished I knew you.

fin.

a/n:

  • Hola! Selamat bulan Desember dan selamat menghitung mundur penayangan The Death Cure!
  • Phew! I’m super glad to finally being able to post another fic of mine yang belum pernah dipost di mana-mana
  • Please excuse the grammatical error dan segala kekurangannya hahaha.
  • Anyway, fic ini disponsori oleh prom di bawah ini

prompt

Advertisements

7 thoughts on “The Fault in Our Stars

  1. Fantasy Giver says:

    YES YESSSSS OH MY GOD MAZE RUNNER!

    aku tuh tbh udah agak lupa dhil apa si cowok crank brutus ini disebut dalam buku atau enggak but oh my God akhirnya ada cerita buat maze yg satunyaaaaaaa lewat si sonya! :”)) dan as always kamu mengeksekusinya dengan apik sekali!😍😍😍 aside from memang ada satu, dua kalimat yg kurang efektif, it’s ok karena ini well done banget dan kamu kan udah lama ga nulissss. so congratulations, my twinnieeee! youve done your job!

    omong2 death cure, akutu masih dendam sama sutradara, screen writer, produser, siapa pun yg bertanggung jawab pada pengubahan plotline sedemikian rupa. maksudku… oke, plot mereka keren KALO bukan dijadiin maze runner. nonton serial mereka lebih kayak nonton fanfic maze runner dibanding dashner’s maze runner. banget deh. BUT IM CHOKING nonton trailer yang baru…. dan kamu tau karena apalagi selain “please, tommy please.”😭😭😭😭

    okeeeee! semangat terus twinnie-kuuuuh! sukses uasnya dan keep writing!💛💛🌹🌹

    Like

    • futureasy says:

      TWINNIE!

      Aku juga merasa perlu baca ulang death cure nih sebelum ngegas ke cgv HAHAHA. Btw ini tuh hasil dari baca Fever Code dan mengendap lama sekali di drive aku sampe akhirnya ada event ini! Hamdalah jadi bisa kupoles sedikit buat dipost. Anyway, aku ngerti mungkin kutipan Julius Caesarnya Shakespeare harusnya kukasih tag. Jadi Brutus yang di atas itu cuma kutipan twinnie 😄😆 excuse my laziness haha. Intinya sih fic ini nyeritain Our Beloved Subject A5 & B5 sebagai brother and sister yang tragicnya bikin pusing.

      AKU SANGAT SETUJU DENGAN PENDAPAT KAMU KARENA MEMANG DEMIKIAN ADANYA!!!!! Sepanjang nonton Scorch Trials tuh aku kayak yang menggeram menahan emosi karena WOE MINHO KAN GASELEMAH ITU SIALLLLLLLLLLL. Pokoknya semua yang mereka lakukan, despite kemajuan sinematografinya, bener-bener kemunduran plotline dashner’s maze runner. Huh. Sebel. Jadi mari kita lihat The Death Cure januari nanti. ME TOO! istg i chocked on my own tears hearing the last line of the trailer. TEGA TEGANYA MEREKA MENJADIKAN LINES ITU SEBAGAI PENARIK ANIMO MASYARAKAT AKU MARAH AKU KESEL AKU SOFT:(

      Kamu juga, Evin! Sukses uas dan segala macamnya! Terima kasih udah mampir dan nemenin aku spazzing tmr 💓💓💓💓💓💓

      p.s : sudahkah kamu membaca The Fever Code? Karena fic ini bakal lebih mudah dimengerti kalo udah baca tfc, twinnie 😘😘

      Like

  2. J. Angela Ranee says:

    OMO OMO AKU JUGA EXCITED NUNGGUIN DEATH CURE!!! (esp. bcs of the holy trinity thomas-newt-minho, hahaha.) Kalo bukunya tuh dulu aku cuma sempet baca yang pertama, itu aja pinjem temen huft. Sebenernya sempet mau dipinjemin buku kedua sama temenku yang lainnya, but it’s the Bahasa version meanwhile kalo baca buku scifi mah aku nyamannya baca aslinya.
    Anw this one is so friggin’ cool dan bikin aku makin gak sabar nungguin Death Cure! Semangat terus Kak Dhilu ditunggu karya-karyanya yang lain! ❤

    Liked by 1 person

    • futureasy says:

      Hola, Rani! Meskipun aku masih curiga sama porsi Minho di Death Cure!Movie, tetep aja emang nungguinnya exciting banget huhu. Baca dong raaan, atau apakah rani harus baca buku fisik? Bikos kalo mau yang ebook aku selalu siap sedia hahaha. Thankyou for coming❤

      Like

  3. S. Sher says:

    Dhiloooo! 😄 Gimana kabarnya? Semoga baik yaaa.

    Walaupun bukan pembaca maze runner atau pun pernah nonton filmnya, tapi this is so good! Aku suka gimana kamu ngedeskripsiin si Sonya kayak deja vu gitu 👍👍

    Keep writing something beautiful and have a nice day Dhiloo ❤

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s