One Afternoon on The Roadside

picture is taken from here.

angelaranee©2017

.

“Three hundred millions people in United States and why do I have to see you again?”

.

“Oh, shoot.”

Wanita itu mendelik sesaat setelah dwimaniknya bersirobok dengan dwimanik lain yang familiar, lantas memutar tumitnya dan berjalan cepat melawan arus. Beberapa kali ia menabrak orang lain tetapi dirinya tidak punya banyak waktu untuk meminta maaf atau sekadar bilang permisi. Yang paling penting baginya adalah menghindar dan segera lenyap dari pandangan pemilik dwimanik kelabu tadi.

“Zara, wait!” panggil si pemilik dwimanik kelabu yang rupanya mengikuti wanita tersebut.

My name is not Zara, it’s Zahra!” sahut wanita itu dengan suara agak keras, tanpa menoleh ke belakang barang satu derajat saja. Ia terus berjalan hingga merasakan lengannya ditarik dari belakang dan dirinya nyaris terjerembab sepatu hak tingginya sendiri. Seorang pria bertubuh tegap dan berpakaian formal berdiri di hadapannya, menatapnya tidak percaya sembari mengatur napas.

Can we just stop?” tanya pria itu. “And by the way, your name is still Zara McCallister, not Zahra.”

Zara menepis tangan pria tersebut yang masih memegang lengannya, lantas bersedekap. “What do you want?” tanyanya dengan nada segalak mungkin.

We need to talk.”

We both know there is nothing to talk about, Mr. Sullivan.”

Don’t call me like that.”

So you want me to call you with dirty names like that night again, Sir?

No, Jesus Christ, please just stop and call me Jesse,” pria itu menatap sekeliling dengan gusar, memastikan bahwa ia dan Zara kini tidak sedang menjadi bahan tontonan. Oh, omong-omong, ia baru sadar kalau mereka berhenti tepat di depan Starbucks.

“Zara, you can’t just leave me frustrated and avoiding me like this. There are still too many things left unsaid between us,” ucap Jesse lagi, kali ini dengan nada memelas. “I’ll beg on my knees only to ask you to talk with me.”

Do it, then.”

What?”

Beg on your knees.”

Like, right now? Here?

No, next year.”

“Zara, seriously you asked me to be on my knees in public place?

You said that by yourself.”

Jesse mengerang sambil menyugar rambut cokelatnya. Zara McCallister, sejak awal Jesse bertemu dengannya hingga detik ini, wanita itu selalu berhasil membuat sistem kerja otaknya menjadi kacau. Mungkin nama lengkap Zara adalah Zara “is Going to Ruin Your Damn Life” McCallister.

Dan bagi Zara, nama lengkap Jesse seharusnya adalah Jesse “Who is not Clever Enough to Cheat on His Fiancee but He Did that Anyway” Sullivan.

Hell, pria mana yang tidur dengan wanita lain di apartemen yang ia huni bersama tunangannya sendiri? Tentu saja, jawabannya tidak lain dan tidak bukan adalah Jesse Sullivan.

Oh, bagaimana dengan Zara sendiri? Wanita itu jelas tidak mau sepenuhnya menjadi tersangka dalam skandal ini. Perlu kalian tahu bahwa sejak awal Zara sama sekali tidak tahu kalau Jesse sudah bertunangan dengan Nicole Whitman, dan Jesse mendekati Zara terlebih dahulu. Tentu saja wanita berumur seperempat abad itu tidak menolak. Baginya hanya ada dua tipe perempuan yang mampu menolak pesona Jesse: 1) si payah, dan 2) si lesbian.

“Zara,” panggil Jesse. “Maybe we should go in and grab some coffee while talking about this?

It’s not like I have time for this, Jesse. I have meeting after lunch break.” Zara berucap dengan nada tidak peduli, menatap jam tangannya seolah-olah ia adalah manusia paling sibuk di dunia.

I broke up with Nicole.” Jesse akhirnya berujar setelah menghela napas panjang.

Congratulations.”

So you said you have no time to talk with me, yet you have time to be sassy?

Uh-uh.”

“Jesus Christ…”

Stop calling His name, it’s not like He is going to help you, you filthy little sinner.”

And stop dissing me, this is not a rap competition.”

Zara mendengus remeh. Ia tidak tahu mengerjai Jesse ternyata semenyenangkan ini. “Three hundred millions people in United States and why do I have to see you again?

Because we are just meant to be?”

Hell, Jesse, it’s gonna be sweet if you didn’t say that to the person you are cheating with.”

It’s not like I love Nicole for the past three months before we did it,” sahut Jesse jujur. “She is pregnant.”

“Oh,” timpal Zara dan Jesse tidak tahu apakah ia merespons demikian karena benar-benar terkejut atau hanya bersikap sarkastik.

And it’s somebody else’s baby,” lanjut Jesse. “But she didn’t want to break up with me and ask that guy to marry her instead.

And what was her reason?

The guy is not as hot as me.”

Dan Zara terbahak, hingga beberapa orang terpaksa berhenti berjalan selama beberapa saat hanya untuk menyaksikan seorang wanita tertawa heboh di pinggir jalan.

Well, thank you very much for making me talking about this on the roadside and laugh out loud for a good fifteen seconds,” dengus Jesse.

“Oh, I’m sorry, Jesse, I’m just—” Zara tampak kepayahan untuk menghentikan tawanya. “—your fiancee is a whore.”

My ex-fiancee,” koreksi Jesse.

God, that was the funniest joke of 2017,” ucap Zara. “Now, what are you going to do?

Well, even after you treated me like crap in front of these many people,” Jesse berucap dengan nada ketus. “I would still probably ask you to go out with me and date you later.”

You are mentally ill, Mr. Sullivan,” Zara tersenyum. Not a sweet smile, though. An amused smile because she just can’t understand how Jesse‘s brain works.

So…

So…?

You still don’t want to go in and grab a coffee with me?” tanya Jesse, dan Zara tertawa untuk kedua kalinya. Bukan tawa histeris seperti yang pertama, melainkan tawa geli lantaran Jesse tampak seperti anak remaja culun yang sedang berusaha merayu primadona sekolah untuk menjadi pasangan promnya.

Dan ingat apa yang Zara bilang soal tipe wanita yang bisa menolak pesona Jesse Sullivan? Zara jelas tidak masuk ke dalam keduanya.

You are mentally ill, Señor,” ulang Zara seraya berjinjit untuk meninggalkan kecupan ringan di pipi Jesse. Wanita itu kemudian melenggang masuk ke dalam Starbucks, meninggalkan Jesse yang masih terpaku di tempat. 50% karena terkejut mendapat kecupan dari Zara, 50% karena tidak percaya Zara memanggilnya dengan sebutan yang wanita itu gunakan ketika mereka tidur bersama dua minggu silam.

Come in, Cheater! Buy me some green tea latte!” ucap Zara, lagi-lagi dengan suara yang cukup keras untuk membuat orang-orang menoleh ke arahnya dan Jesse.

“Jesus Christ,” desah Jesse, menyusul Zara. Well, seems like he is cheating with a one of a kind woman, and it is going to take a lot of patience for him to deal with her.

.

.

.

—finished.


  • This was actually written few months ago, even before I’m finally 17 (and I already dared to write such things like this, wow).
  • Not that I’m justifying the act of cheating, though. I was just trying to see love affair from another point of view.
  • ((AND IT’S NOT LIKE I ALREADY HAVE EXPERIENCE IN LOVE AFFAIR LMAO))
  • Hope you enjoy it anyway. Drop some comments to let me know what do you think about this. Thank you!

 

Advertisements

10 thoughts on “One Afternoon on The Roadside

  1. Fafa Sasazaki says:

    Pas baca nama McCallister aku langsung keinget film Home Alone yg kutonton tadi pagi. Apa kira2 Zara adlh salah satu dr sodaranya kevin?/abaikan/
    Unik ceritanya, geli juga sama interaksi mereka debat di pinggir jalan, ya ampun.
    Si Jesse kayak emang sengaja nyetalker Zara gitu ya smpe Zara frustasi sndri trus bilang ‘dr jutaan orang di Amrik knp aku harus ketemu kamu?’
    Well, lastly aku curious se-hot apa si Jesse ini. Wkwk
    Makasih Rani ngasih cerita di siang gabutku ini..

    Like

    • J. Angela Ranee says:

      Hai, Kak Fafa!
      Ya ampun, aku baru inget namanya Kevin di Home Alone ada McCallister-nya, hahaha… Mungkin Zara adalah cucunya Kevin. ((apaansih ran))
      Iya, si Jesse nih GGB, bisa Ganteng-ganteng Bucin atau Ganteng-ganteng Bodoh. Se-hot apa ya, hmm… bayangin aja visualnya one of your celebrity crush, Kak lmao.
      Anw, thanks for reading, Kak Fafa! Have a nice day!

      Like

  2. S. Sher says:

    Halo Rani! 🙂

    This seriously is my kind of fiction HAHAHA, I love affair thingy in fiction! Apalagi yang emang sebenernya salah cuman dikemas kayak gak salah dan sweet lucu HAHAHA. Terus aku suka sama karakter ceweknya, sassy yang ngebuat cerita ini jadi lucu, dan jesse yang helpless but cute. And… You got me on Señor! Nice one 😉

    Keep writing something nice rani and have a good day! 😀

    Like

    • J. Angela Ranee says:

      Halo, Kak Tata! Long time no see, pakabar nih semoga baik yaaa 😀
      YASS me too! Call me weird but all those “right kinds of wrong” things are really interesting to me!
      Thanks for stopping by to read and drop some comments, Kak Tata! Keep writing juga! Have a nice day!

      Like

  3. Primrose Deen says:

    Anak remaja culun yang berusaha untuk merayu primadona di sekolah untuk menjadi pasangan promnya was the best analogy to describe them hahaha aku bisa bayangin bangeeet ini mah. Everything’s on this fic is totally epic. Sukaaa!!!

    Ternyata Rani sebelum-17-tahun oke juga pengetahuannya soal love affair. EHE EHE.

    Like

    • J. Angela Ranee says:

      Hai, Kak Ari!
      Yha gimana ya kak aku nih ada ambisi sedikit-dikit jadi admin lambe turah sih, pengetahuan love affair lebih besar dari pengetahuan akademis LMAO
      Anw makasih udah baca dan komen ya, Kak Ari! Have a nice day!

      Like

  4. Tata says:

    Halo Ranee! Aku udah lama ga main-main di wp, terus iseng baca-baca krn lg gabut liburan lol and found this fiction gara-gara di-like sama kak Sher (btw, km kyknya salah manggil orang deh, ran, LOL i’m here!! Hahaha). Oiya, long time no see nih, apa kabar? Semoga baik-baik aja ya! 🙂

    Ini ceritanya lucu bgt masa, dan gatau kesannya menurutku bukan lucu ‘cute’ gitu tp lebih ke witty? Karakternya asik bgt sih tp menurutku yg bikin ceritanya ini hidup itu si Zara, she seems so cool dan untuk ukuran orang yg hbs diselingkuhin, dia cukup apatis gitu ya? Keliatan bgt dia kyk ‘idgaf’ person gt LOL, sementara Jesse-nya malah yg keliatan desperate hahah. Nice one, Ranee! Keep writing ya! 🙂

    ((p.s. tempo hari aku liat kamu di snapgramnya Ayu pas kalian berdua gak sengaja ketemu, LOL)

    Like

    • J. Angela Ranee says:

      Hai, Kak Tata! Long time no see! Kabarku baiikk, semoga Kak Tata sendiri juga sedang dalam kondisi yang serba fine, happy, dan content, ya!

      Kak aku udah 2 kali aja salah nyebut nama orang jadi “Kak Tata” (dan berkali-kali salah nyebut nama orang lain juga). Kayanya memang aku spesialis melupakan dan menukar-nukar nama orang, deh.

      Hahaha… as I’ve said in my notes, aku pengen bawain kisah pasangan selingkuh dengan cara yang berbeda, yang jauh dari kata angsty atau bahkan “tabu”. Plus mengutip sebuah kata pepatah bahwa “yang salah memang nikmat dilakukan” HAHAHA NGOMONG APAANSIH RAN KAYA UDAH PERNAH AJA

      Selain berusaha ngebawain love affair story dalam sudut pandang berbeda, di sini aku juga pengen bikin karakter yang (mungkin) anti-mainstream juga. Biasanya kan yang digambarin sebagai sosok laid-back, ngomong gak difilter, stay cool, nyebelin, dll. dll. tuh kan tokoh cowoknya, ya (because we tend to worship the bad boy character a lot). Nah di sini aku balik, si Zara yang merupakan tokoh cewek aku bikin jadi nyebelin pol meanwhile si Jesse bucin.

      Anw, thanks for stopping by, Kak Tata! Keep writing juga and have a nice day!

      P.S.: IYA HUHUHU aku seneng banget ketemu Ayu walaupun nggak ada 15 menit karena baik aku maupun Ayu sama-sama lagi jalan sama temen masing-masing. Ternyata ketemu temen yang dikenal dari dunia maya, tuh seru, loh hahaha.

      Like

  5. Fantasy Giver says:

    raniiiiiii!

    ahahahaha meskipun temanya cheating men-cheating, kamu mengemasnya dengan asik sekali deh. i mean… this is the world. ya begini. bisa aja pasangan kamu lagi selingkuh pas kamu juga selingkuh (lho lha lho) makanya jangan selingkuh yaa😉😉

    great work, raniii! keep writing!❤❤

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s