Mawar Hitam

LDS, 2018

.

Kamu mawar hitam
bukan akibat sering naik pitam.
Warna kelopakmu legam
karena darah kering dari luka-lukamu yang diam.

Kamu mawar hitam.
Bagimu, hidup cuma pahit-asam,
berteman Bulan dan lampu jalan yang padam,
masih tak berhenti muram.

Kamu mawar hitam,
biar berkulit pualam,
durimu terlampau tajam.
Orang-orang takut kautikam

Kamu mawar hitam,
seluruh asamu telah karam,
tetapi siapa gerangan mengucap salam?

“Permisi, bolehkah saya bermalam
dalam hati Nona yang belum haram?”


tema barunya ucullll ><

Advertisements

4 thoughts on “Mawar Hitam”

  1. Sampe sekarang akutu bertanya-tanya mawar hitam iku onok gak se? Soalnya aku baca2 artikel kalo bunga itu tuh fiksi & melambangkan perasaan yg tersembunyi *opose* Ya pokoke gitu wkwkwk kirain ini ff, ternyata poem. Tapi tetep keren. Apa sih yg gak keren dari tulisanya kak liana. Iya gak? Ehe 💙

    Like

  2. astaga kak liana pesan yang disampaikan dalam cerita ini adalah……….. tokohnya… sedang… di ambang… perceraian??????????

    kak li :”) aku belum tersembuhkan dari tulisan kak liana yang barusan kutinggali jejak dan ini… jinjja jeongmal naneun ottoke. :”)

    Like

    1. Ah jinjja? Namanya puisi memang multi interpretasi tapi aku bahkan tdk berpikir soal divorce saat menulis nya. Bisa juga diterjemahkan seperti itu sih.
      Aku asalnya cuman mikir soal cewek yg berkali2 dikecewakan tapi trs dianya kedatangan cinta yg baru YHAAA macem itu lah. Malu saya ceritanya
      Mksh udh mampir ya bel, aku ga biasa nulis puisi padahal tapi ada yg baca ternyata hehe senang ^^

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s