dhamalashobita

mala INFP – b-type – menulis untuk bahagia

*

Jangan pernah percaya sama perkenalan semacam di atas. Itu cuma pencitraan supaya dikira misterius! Hih! Kata orang, tak kenal maka tak sayang. Maka sebelum kita bersayang-sayangan, mari kita kenalan dulu. Tapi habis kenalan, jangan terlalu sayang ya. Nanti pacar saya cemburu (eh).

Nama saya Dhamala Shobita Chandra. Nama pena saya dhamalashobita. Saya nggak kreatif banget buat bikin nama pena. Hiks! Biasa saya dipanggil Mala. Kelahiran tahun 1993 dan seorang INFP. Iya, mau tes di mana, kapan, sama siapa, semalam berbuat apa. Loh? Salah. Pokoknya seratus kali tes, seratus satu kali saya dapat jawaban kalau saya itu INFP.

Saya mulai menulis sejak SMP, menulis surat cinta untuk senior saya maksudnya. Syudududu. Menulis dalam arti sebenarnya mulai 2010 akhir. Dulu saya berkecimpung dalam dunia kepenulisan fanfiction. Korbannya siapa? SHINee yang utama, yang lainnya korban sampingan. Kemudian lama kelamaan saya bercita-cita menjadi penulis, punya blog, belajar menulis orific dan kecanduan hingga sekarang. Meskipun saya kebanyakan malesnya. Gimana, dong? Kasur saya ngajak kencan terus!

Saya biasa menulis romance, sedikit fluff, kadang family atau slice of life. Kalau diberi kesempatan, saya akan dengan senang hati belajar menulis genre fantasi dan sureal. Huhuhu. Genre itu sulit tapi menggoda. Kayak nahan godaan bau Indomie pas cuaca hujan dan kelaparan.

Penulis yang mempengaruhi tulisan saya kebanyakan penulis lokal. Windry Ramadhina, Prisca Primasari, Yetti AKA, Eka Kurniawan. Iya, saya suka jenis cerita sederhana yang hangat. Jadi beginilah rentetan penulis favorit saya. Untuk penulis luar, saya suka cerita-cerita John Green, Rainbow Rowell, Mitch Albom, dan oh! Saya baru-baru ini menambahkan Frederick Backman ke dalam rentetan penulis favorit saya.

Selain menulis, saya menghabiskan waktu dengan game nirfaedah yang sangat unyu bernama Disney Tsum Tsum, coba-coba jadi bookstagram/foodstagram amatir, dan mengoleksi pernak-pernik nggak penting seperti kertas, kertas warna, pulpen warna, sticky notes, notebook, dsb. Saya suka dapat inspirasi dari lagu, tapi nggak punya musisi favorit.

Sedang memendam cinta diam-diam untuk Jeon Jung Kook meski kadang lirik-lirik Suga. Jangan bilang-bilang, ya!

Yaiks! Panjangnya perkenalan ini. Heu. Salam kenal semuanya! Please main-main sama aku, aku nggak gigit kok, jilat doang. Meet me here ya : Dhamala Shobita . Ciao!

Love,

dhamalashobita

[dhamalashobita archive]

Advertisements

3 thoughts on “dhamalashobita

  1. Haloo Kakmala, karena Kakmala aku jadi tahu sama Yetti A.Ka dan lingkaran penulis-penulis keren. Yay to Frederik Backman karena A Man Called Ove sangaaat berkesan buatku. Pengen baca karya-karya lainnya juga biar aku bisa memasukkan dia ke dalam list penulis favorit 🙂 Semangat kak dan keep writing!

    Like

  2. gak, kak mala akan menggigit para penghuni wordpress sekalin, pada waktu yang tepat. dan kak mala jago handlattering plus watercoloring, kenapa nabil tau? karena nabil suka ngestalk ig nya.

    Sekian, takut dijilat

    Like

  3. KA MALAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA KITA INFP TAPI MENGAPA BERBEZA YHA :((

    Aku mah doyannya bikin pulau di kasur while qq Mala so produktif fufufuuuuu SUREAL KAK MENULISLAH SUREAL AGAR AKU BANGKIT DARI KEMALASAN ‘-‘)9

    (memang tidak ada korelasinya, tapi aku berharap itu bisa menyemangati Kak Mala)

    sincerely,
    final year student di kampusnya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s