Updates

Genres

Untuk menghindari ambiguitas dan ketersesatan dalam memahami genre, berikut adalah ensiklopedia singkatd mengenai genre yang sering ditulis versi Writers’ Secrets. Halaman ini adalah halaman pembelajaran, jika ada definisi/penjelasan yang kurang tepat, silakan mengoreksi melalui kolom komentar di bawah.

Continue reading “Genres”

Advertisements

Writers’ Secrets Second Event: Letter from You

Halo!

Dengan semakin berkembangnya Writers’ Secrets, kami merasa perlu menerima feedback dari pembaca sekalian. Karena bersosialisasi adalah hubungan dua arah, bukan? Kami pun tak akan lengkap tanpa masukan kalian. Kamu punya ide untuk event WS selanjutnya? Atau punya banyak uneg-uneg yang ingin diutarakan? Atau punya banyak pertanyaan seputar WS yang masih mengganjal? Event ini bersentris ke kalian yang menjawab ‘yes‘ untuk banyak pertanyaan di atas.

Continue reading “Writers’ Secrets Second Event: Letter from You”

Alasan yang Disembunyikan

picture taken from here.

angelaranee©2017

.

“Some truths are better left untold, they said.

Because people prefer to believe in beautiful lies, rather than facing a painful reality.”

.

[peringatan]: Tulisan saya mengangkat topik yang cenderung sensitif bagi sebagian orang, mohon dibaca dan dipahami dengan bijak.

***

Continue reading “Alasan yang Disembunyikan”

Tickling Dragon Under the Illuminated Dawn: Hogwarts Express

Tickling Dragon Under the Illuminated Dawn © Fantasy Giver
Harry Potter © J.K. Rowling

“It matters not what someone is born, but what they grow to be.”

Continue reading “Tickling Dragon Under the Illuminated Dawn: Hogwarts Express”

Tickling Dragon Under the Illuminated Dawn: 2010 Quidditch World Cup

Tickling Dragon Under the Illuminated Dawn © Fantasy Giver
Harry Potter © J.K. Rowling

I don’t care if you fall off your broom as long as you catch the Snitch first.

Continue reading “Tickling Dragon Under the Illuminated Dawn: 2010 Quidditch World Cup”

Hujan Malam Itu

by Niswahikmah

sequel to Hujan Bulan November

 

Hujan lagi. November lagi. Rasanya waktu mudah sekali berlalu sehingga meninggalkan jejak abu-abu, hitam, putih, lantas abu-abu lagi. Terkadang berwarna pula karena satu-dua hal. Dulu perlu waktu sewindu untuk bisa bertemu lagi dengan sepasang mata elang itu, nama dada itu, dan hujan deras itu. Kini hanya perlu 365 hari saja untuk menghadapi kenyataan baru di hadapannya. Continue reading “Hujan Malam Itu”