Metamorfosis

LDS, 2020

.

Vega itu manusia atau peri dongeng, sih? Cantik sekali!” 

Semula berasal dari seorang tamu sajabisikan ini merembet cepat berhubung banyak yang setuju. Rigel menyesap koktail puas; pujian atas penampilan Vega hari ini sedikit banyak dialamatkan padanya juga. Sayap pada punggung perempuan itu, siapa yang menciptakan kalau bukan dirinya  Continue reading

Senandung dari Pesisir

LDS, 2019

.

Tuan, bidadari ini kasar tangannya

sepanjang hari menjalin jala,

tapi jika cuma membilas lelah,

hamba bisa.

.

Tuan, bidadari ini tak punya nyali,

melawan ombak pun hamba lari,

tapi jika cuma mengusir mimpi buruk,

hamba berani.

.

Tuan, bidadara dalam kurungan,

cantik meski terkekang, malang nian,

maka mari, hamba bukakan pintu dan kita terbang bersama camar-camar,

sudikah Tuan?

[]

Renhua

LDS, 2019

NCT Renjun x Everglow Yiren

.

Salju di perbatasan Baihu hari ini dileburkan tetes-tetes darah yang lambat laun menganak sungai. Bersama cairan pekat anyir itu, mengalir pula rintih putus asa dan pahitnya kekecewaan. Seluruhnya berasal dari satu raga yang berbalur luka.

“Sedikit lagi ….”

Memanfaatkan sisa tenaga dan lengan-lengan yang lemah, Huang Renjun menyeret tubuhnya. Jejak merah panjang mengenaskan rapat mengekori, tanda perjuangannya menuju istana Kaisar Baihu. Sayang, belum seberapa jauh berpindah,mendadak ia terbatuk. Sejumlah besar darah tertumpah lagi dari mulut dan ia pun tumbang. Yang sanggup dilakukannya sekarang hanya memalingkan wajah ke samping untuk menggapai beberapa penggal napas.

“Putri Yiren ….” Continue reading

Uisa

LDS, 2019

.

“Terima kasih banyak, Tuan Han Geon!”

Dengan wajah sumringah, seorang perempuan paruh baya menggendong cucunya keluar bilik berobat. Si bocah memang masih belum siuman, tetapi malam nanti, ia akan bugar sebugar-bugarnya, seolah tak pernah disambangi penyakit. Tentu saja; penyakit itu—sekalian darahnya—sudah diisap seorang pria seperempat abad yang tengah membersihkan noda merah di sudut bibir. Dia Han Geon, makhluk buas yang dulu ditakuti, kini hidup demi kesejahteraan para pasiennya biarpun harus digempur demam tinggi, kejang, dan muntah-muntah seusai ‘mengobati’.

Dia orang terakhir yang terjangkit Wabah Batu di Dongchun. Continue reading

Let Me Love You

Xiaojun WayV x Ran Wei SNH48 (Team X)

LDS. 2019

***

Saat angin musim semi berembus lembut bersama helai bebungaan ke dalam kelas dari jendela, tirai dan lembar-lembar buku paket akan ikut tertiup. Seiring pergerakannya, angin juga akan memainkan kuncir, menggulirkan pensil, dan mencolek ujung-ujung rok para siswi, tetapi bahkan setelah semua itu, ada satu orang yang masih sekaku patung batu. Dari tempatnya mengobrol dengan para gadis, Ran Wei sesekali mencuri pandang ke arah sosok tersebut: seorang pemuda yang seluruh badannya beku di bangku, kecuali tangannya yang terus menggerakkan pena, mengisi halaman buku catatannya. Pemuda itu sama sekali tidak terusik walaupun musim semi mencoba menyapa rambut ikal lebatnya.

Kehadiran Xiao Dejun merupakan enigma sekaligus paradoks. Continue reading